● online
Batal Menikah Bukan Akhir Segalanya

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tidak semua yang telah direncanakan berjalan sesuai keinginan dan harapan. Termasuk dalam hal pernikahan. Pernikahan sebuah momen yang dinanti dengan doa, harapan, dan mimpi. Pernikahan itu bisa saja batal dalam sekejap. Namun, batal menikah bukan berarti kamu gagal, apa lagi sampai berpikir bahwa takdirmu telah ditolak Allah. Bisa jadi, justru itu cara Allah menyelamatkanmu dari sesuatu yang tak kamu ketahui.
Ada banyak kisah pernikahan yang dimulai dengan megah, tapi berakhir dengan luka dan perceraian. Maka, jika sebuah pernikahan dibatalkan sebelum ijab terucap, itu bisa jadi bentuk kasih sayang Allah. Mungkin bukan karena kamu tak pantas, tapi karena dia memang bukan yang terbaik untukmu.
Seperti yang disampaikan oleh Ummi Fairuz Ar-Rahbini dalam video motivasinya, “Alhamdulillah masih belum menikah sudah batal ya, artinya itu lebih baik daripada sudah nikah tiba-tiba bercerai.”
Saat rencana indah runtuh, jangan biarkan kecewa mengalahkan keyakinanmu kepada Allah. Karena batal menikah bukan berarti Allah tidak mencintaimu. Justru karena Allah mencintaimu, maka Ia tidak membiarkanmu terikat dengan yang salah. Ia ingin menyiapkan takdir yang lebih baik, lebih tenang, lebih indah, lebih sesuai untuk hatimu yang sedang tumbuh dalam ketaatan.
Yakinlah, Allah Maha Kaya. Jika satu pintu tertutup, Dia bisa membuka pintu-pintu lain yang lebih indah, lebih sesuai dengan doa-doamu yang pernah kamu panjatkan di sepertiga malam.
Setiap ujian adalah undangan untuk mendekat kepada Allah. Maka jangan biarkan hati terbenam dalam luka. Gunakan masa-masa setelah batal menikah ini untuk mengenal dirimu, memperbaiki hubunganmu dengan Allah, dan menata kembali tujuan hidupmu. Barangkali inilah saatnya kamu menemukan bahwa cinta sejati bukan dimulai dari manusia, tapi dari hubungan yang kuat dengan Sang Pencipta.
Jika kamu sedang melalui masa sulit karena pernikahan yang batal, ketahuilah bahwa air mata yang kamu teteskan di hadapan Allah tidak akan sia-sia. Mungkin belum sekarang, tapi nanti kamu akan melihat betapa Allah menyusun skenario yang jauh lebih indah dari yang pernah kamu bayangkan.
Jadi jangan menyerah. Jangan merasa kurang. Jangan menyalahkan diri sendiri. Tetap semangat untuk menjalankan aktivitasmu saat ini. Batal menikah bukanlah akhir tapi itu awal dari jalan baru yang Allah pilihkan, agar kamu bisa bahagia dengan cara yang lebih mulia.
Referensi: Instagram Ummi Fairuz Ar-Rahbini
Penulis: Assyfa
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Batal Menikah Bukan Akhir Segalanya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sulit khusyu dalam shalat merupakan salah satu masalah yang seringkali dialami oleh setiap muslim. Meski shalat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Masih dalam semangat memperingati 80 tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Al-Bahjah mengajak orang tua untuk menjadikan pendidikan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Agama Islam merupakan ajaran yang menjunjung tinggi kedudukan nilai keadilan, kemanusiaan, kemulian, dan kesetaraan. Sejak datangnya Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan akan segera datang, sudahkan kita mempersiapkan diri? Apa saja sebenarnya pesiapan yang harus kita lakukan... selengkapnya
Anda Gemar Membaca? Berikut Tips di Saat Membaca Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kemeriahan rangkaian maulid dan silaturahmi akbar Al-Bahjah 1444 H kian terasa menjelang hari puncak, besok Ahad,02... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah kembali membuka kesempatan dan peluang kepada anda untuk berjuang bersama kami dalam menebarkan risalah dakwah Rasulullah Saw. Pustaka... selengkapnya
Judul Buku : Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan dan Saat Macet Penulis : Buya Yahya Penerbit : Pustaka Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ada seorang kawan yang ingin dicarikan pendamping. Berbagai cara ditempuhnya untuk menemukan pujaan hati. Meminta bantuan kepada sanak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buku “Oase Iman: Refleksi Problematika Umat” merupakan salah satu buku terbaru karya Buya Yahya. Tidak seperti... selengkapnya
Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000
Saat ini belum tersedia komentar.