Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan

Diposting pada 19 Juli 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 717 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa segalanya bermula dari satu titik kecil yang tak terlihat; pikiran. Pikiran adalah benih dari segala ucapan dan perbuatan. Apa yang kita tanam dalam pikiran, itulah yang akan tumbuh dan membentuk perilaku kita, baik atau buruk. Hal ini sejalan dengan pepatah lama, “Watch your thoughts, they become words; watch your words, they become actions…”

Pikiran: Awal dari Segalanya

Psikologi modern menyebutkan bahwa manusia memiliki lebih dari 6.000 pikiran setiap harinya (Queen’s University, 2020). Pikiran-pikiran inilah yang kemudian membentuk persepsi kita terhadap dunia, termasuk terhadap diri sendiri dan orang lain. Jika seseorang memiliki pola pikir positif, ia cenderung melihat dunia dengan optimisme, penuh harapan, dan kasih sayang.

Dalam Islam, hal ini diperkuat oleh sabda Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasalam:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa kalian dan tidak pula harta kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

Hati yang bersih tentu dipenuhi dengan pikiran-pikiran yang jernih dan baik. Maka dari itu, menjaga pikiran adalah langkah awal dalam membentuk karakter.

Dari Pikiran ke Perkataan

Apa yang terlintas dalam pikiran, lambat laun akan turun ke mulut menjadi perkataan. Sering kali, tanpa sadar kita mengucapkan sesuatu yang sebenarnya sudah lama kita pikirkan. Inilah mengapa penting untuk menanamkan pikiran yang bersih dan konstruktif agar ucapan kita pun menjadi refleksi dari hal yang baik.

Perkataan yang baik bukan hanya mencerminkan isi hati, tetapi juga bisa menjadi sumber kebaikan bagi orang lain. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar).” (QS. Al-Isra: 53)

Sebaliknya, pikiran yang negatif akan mengarahkan lidah pada ghibah, fitnah, bahkan caci maki. Jika dibiarkan, ini akan menular menjadi kebiasaan yang membentuk lingkungan sosial yang toksik.

Perkataan Menjadi Perbuatan

Lidah memang tak bertulang, tetapi ia mampu menggerakkan tubuh untuk bertindak. Apa yang sering diucapkan akan tertanam kuat dalam alam bawah sadar. Ini dijelaskan dalam teori psikologi yang disebut dengan Self-fulfilling Prophecy; ketika seseorang terus mengatakan sesuatu (baik positif maupun negatif), maka ia secara tak sadar akan bertindak sesuai dengan apa yang ia yakini atau katakan.

Contohnya, seseorang yang terus berkata “Saya bodoh” akan kehilangan kepercayaan diri dan berhenti mencoba. Sebaliknya, orang yang membiasakan berkata “Saya bisa belajar” akan terdorong untuk terus mencoba dan berkembang.

Membangun Rantai Kebaikan

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membangun rantai kebaikan yang dimulai dari pikiran yang baik, dilanjutkan dengan ucapan yang lembut dan positif, hingga akhirnya membentuk perbuatan yang terpuji.

Dalam konteks spiritual dan pendidikan, ini sejalan dengan konsep tazkiyatun nafs—penyucian jiwa, yang menekankan pentingnya menjaga hati dan pikiran sebagai awal dari amal saleh. Seorang guru, orang tua, atau pemimpin sangat perlu memahami ini agar bisa menanamkan karakter baik sejak dini, bukan hanya melalui aturan, tetapi dengan membentuk cara berpikir yang benar.

Kita adalah apa yang kita pikirkan. Pikiran yang baik akan melahirkan kata-kata yang membangun, dan dari sana lahir perbuatan yang menebar manfaat. Maka, mari jaga pikiran kita agar rantai kebaikan ini terus berjalan dan menular ke sekeliling kita.

 

Penulis: Husni Mubarok

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Bolehkah Syair dan Berpuisi dalam Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya
27 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Syair atau puisi merupakan untaian kata-kata yang dibuat seseorang dan berisi ungkapan isi hati, pikiran, atau perasaan... selengkapnya

2 Hari Jelang Pemilu, Buya Yahya Beri Pesan Sebelum Memilih
12 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pemilu menjadi ajang pesta demokrasi sekaligus medium aktualisasi hak dan kewajiban politik seluruh warga negara. Agar pemilu... selengkapnya

Review Buku – Oase Iman
20 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buku “Oase Iman: Refleksi Problematika Umat” merupakan salah satu buku terbaru karya Buya Yahya. Tidak seperti... selengkapnya

Menghadapi Depresi Berat, Bolehkah Bunuh Diri?
1 November 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Manusia terkadang mengalami depresi berat yang sulit untuk diselesaikan. Reaksi setiap orang dalam menghadapinya berbeda-beda, ada... selengkapnya

Puisi-Puisi Mochammad Lutfi Azis
11 Agustus 2024

  Asmaraloka   Malam ini aku tuangkan puisi rinduku dalam sepucuk surat Kutitipkan ia kepada angin malam agar senantiasa mengecup... selengkapnya

Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah
12 Juli 2025

  Hijrah Cahaya   Tahun Baru Hijriah terbit seperti fajar keemasan, Menghadirkan harapan dalam tiap getar jiwa yang lapang. Hijrah... selengkapnya

Di Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Buyut, Buya Yahya Ikut Bernyanyi Bersama Sayyid Husein Al-Haddar
28 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ada pemandangan langka pada acara Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Buyut Minggu (27/11/2022). Sayyid Husein Haidar... selengkapnya

Kita Tidak Krisis Teknologi Tapi Krisis Akhlak
8 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita hidup di era modern, infrastuktur semakin maju, teknologi berkembang begitu pesat, dan segala informasi dengan... selengkapnya

Dengan Zakat Urusan Kita Akan Dimudahkan, Begini Niatnya
8 April 2024

Zakat, salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting, bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang... selengkapnya

Agar Tidak Merugi di Sepuluh Hari Awal Bulan Haji
20 Juni 2023

Oleh: Ustadz Maulid Johansyah (Dewan Asatidz LPD Al-Bahjah) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriah.... selengkapnya

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: