fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Cara Membuat Peta Konsep, Belajar Jadi Mudah

Cara Membuat Peta Konsep, Belajar Jadi Mudah

Diposting pada 2 April 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 307 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkah sahabat mendengar istilah peta konsep? Melalui artikel ini, penulis akan memberikan informasi mengenai apa itu peta konsep dan bagaimana cara membuatnya dengan harapan bisa diterapkan bagi sahabat semua. Peta konsep merupakan suatu model grafis yang memberikan informasi mengenai keterhubungan di antara konsep-konsep dalam suatu topik. Peta konsep pertama kali diperkenalkan oleh ahli bernama Joseph Novak. Pada awalnya peta konsep dibuat untuk mengatasi kesulitan belajar, di mana siswa tidak maksimal dalam memahami konsep-konsep pada suatu topik pembelajaran secara menyeluruh. Para ahli sepakat bahwa peta konsep memiliki beberapa kelebihan yaitu, (1) siswa dapat dilatihkan berpikir untuk dapat menghubungkan konsep-konsep dari materi yang dipelajarinya secara utuh, (2) siswa dapat mengorganisasi pengetahuannya dan memvisualisasikannya secara sistematis dan mendalam, (3) guru dapat merefleksikan sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang sudah dipelajarinya, (4) melatih keterampilan literasi dan bahasa. Berdasarkan hal tersebut, pembuatan peta konsep dapat melatih berbagai keterampilan berpikir siswa, salah satunya yaitu keterampilan berpikir sistem yang dibutuhkan di era sekarang (Agustina dkk, 2020).

Selanjutnya, bagaimana tahapan untuk membuat peta konsep? Terdapat empat tahapan umum dalam membuat peta konsep. Pertama, menentukan konsep-konsep yang terdapat pada topik yang sedang dibahas. Penentuan konsep-konsep dapat dilakukan dengan membuat draft awal terlebih dahulu. Salah satu caranya dengan menuliskan pada sticky note atau memberikan tanda-tanda menggunakan stabillo. Kedua, menyusun konsep-konsep yang telah dibuat ke dalam bentuk tingkatan hierarki dari konsep yang paling umum ke yang paling khusus dengan diawali key concept sebagai konsep utama yang berada di posisi puncak. Ketiga, menghubungkan konsep-konsep yang telah disusun menggunakan kata-kata penghubung (proposisi) dan garis penghubung. Keempat, mengecek kembali peta konsep yang sudah dibuat, apakah sudah sesuai sebelum dibuat dalam bentuk final. Pada saat ini pembuatan peta konsep dapat menggunakan bantuan aplikasi seperti software CmapTools, namun tetap pada tahapan pembuatannya memiliki prinsip yang sama. Berikut contoh peta konsep yang telah dibuat penulis mengenai topik sains sebagaimana latar belakang penulis sebagai guru IPA di sekolah.

 

Kemudian, berkaitan dengan pembelajaran di sekolah, bagaimana cara menilai peta konsep yang sudah dibuat oleh siswa? Untuk menilai peta konsep terdapat pedoman yang bisa digunakan. Pertama, untuk setiap hierarki atau tingkatan konsep-konsep yang disusun secara benar diberi skor 5. Kedua, untuk setiap proposisi yang disusun secara benar diberi skor 1. Ketiga, jika terdapat kaitan silang (cross-link) yang menunjukkan hubungan di antara dua konsep pada hierarki yang berbeda diberi skor 10 jika benar dan skor 2 jika salah. Kaitan silang ditunjukkan oleh garis putus-putus berwarna merah pada contoh peta konsep yang dibuat oleh penulis. Keempat, untuk setiap contoh pada peta konsep yang dibuat jika benar diberi skor 1. Baca buku-buku karya Buya Yahya dan perbaharui pengetahuan Anda setiap harinya. Kunjungi tautan berikut: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Dalam memberikan pemahan mengenai peta konsep kepada siswa, guru sebaiknya membuat peta konsep rujukan terlebih dahulu sebagai pedoman dalam menilai peta konsep yang dibuat siswa. Contoh format hasil penilaian peta konsep yang dibuat oleh penulis sebagaimana gambar di atas disajikan dalam tabel berikut.

Berdasarkan sudut pandang penulis, pembuatan peta konsep tidak hanya dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah saja. Peta konsep dapat juga digunakan untuk membantu berbagai pekerjaan di bidang lain, misalnya untuk merencanakan program kerja, menyusun strategi projek, dan lain-lain. Sebagaimana dinyatakan oleh Novak dan Canas (2006), bahwa peta konsep sebagai tools untuk merepresentasikan pengetahuan dapat juga digunakan pada berbagai sektor dalam kehidupan manusia. Penulis memberikan informasi cara mengimplementasikan peta konsep dalam pembelajaran sebagaimana profesi penulis sebagai guru IPA di sekolah. Pembelajaran menggunakan peta konsep ini dapat diintegrasikan pada berbagai model pembelajaran berdasarkan kreativitas dari guru, namun agar siswa dapat membuat peta konsep dengan baik, maka siswa perlu dilatih terlebih dahulu dengan cara membuat secara individu atau kelompok.

Penggunaan peta konsep dalam proses pembelajaran dapat dijadikan alternatif asesmen formatif dalam kurikulum merdeka. Hal ini dikarenakan pembuatan peta konsep dianggap efektif untuk mengetahui sejauh mana ketercapaian pemahaman siswa pada materi yang dipelajari dan dapat dijadikan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi pengetahuan awal siswa sebagaimana asesmen formatif dalam kurikulum merdeka yang dapat dilakukan di awal pembelajaran dan selama proses pembelajaran berlangsung. Kesimpulannya, pembelajaran menggunakan peta konsep sangat direkomendasikan untuk diterapkan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajarinya. Penulis juga berharap pembuatan peta konsep ini dapat diterapkan juga oleh sahabat semua pada berbagai bidang yang berbeda.

Penulis: Muhammad Ghilman Firdaus

Referensi :

Agustina, T.W., Rustaman, N.Y., Riandi, & Purwianingsih, W. 2020. Pendekatan STREAM (Science-Technology-Religion-Engineering-Arts-Mathematics) Membekalkan Kebiasaan Berfikir Mahasiswa. Edusains, 12 (2), 283-296.

Novak, J.D & Canas, A.J. 2006. The origins of the concept mapping tool and the continuing evolution of the tool. Information Visualization, 175-184.

Vanides, J., Yin, Y., Tomita, M., & Ruiz-Primo, M.A. (2005). Teaching Strategies. Using Concept Maps in The Science Classroom. Science Scope, 28 (8), 27-31.

 

Karya Tulis yang sudah terbit:

  1. Jurnal: Pemberdayaan Masyarakat di Masa COVID-19 melalui Program Swasembada dalam Rumah sebagai Penunjang Ketahanan Pangan, dipublish online di Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Google Scholar.
  2. Skripsi: Pengaruh Pendekatan STREAM (Science-Technology-Religion-Engineering-Arts-Mathematics) terhadap Literasi Sains Siswa pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh, dipublish secara online di Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan cetak di perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  3. Artikel: Belajar Biologi dengan Potensi Khas Daerah Kuningan, Simak Efektivitasnya, dipublish online di website Good News from Indonesia.
  4. Jurnal: Pembekalan Keterampilan Menulis Bahan Ajar IPA Berbasis STEM-R (Science-Technology-Engineering-Mathematic plus Religion) pada Mahasiswa Calon Guru, dipublish online di Google Scholar.
  5. Jurnal: The Skills Profile of Pre-Service Science Teachers in Writing STREM-Based (Science-Technology-Religion-Engineering-Mathematics) Science Teaching Materials, dipublish online di Google Scholar.
  6. Jurnal: Peningkatan Keterampilan Berfikir Kritis (KBKr) Melalui Pembelajaran Biologi Berbasis Keterampilan Proses Sains, dipublish online di Google Scholar.
  7. Artikel: Inovasi Pembelajaran di Sekolah menggunakan Pendekatan Science-Technology-Religion-Engineering-Arts Mathematics (STREAM), dipublish online di Pustaka Albahjah.

 

Jelajahi dunia ilmu dengan membaca buku-buku Penerbit Pustaka Al-Bahjah!

Dapatkan akses eksklusif ke beragam pengetahuan yang menginspirasi dari Penerbit Pustaka Al-Bahjah. Koleksi buku-buku karya Buya Yahya dan perdalam pengetahuan agama Anda. Dapatkan buku-buku terbaik kami dengan mengunjungi link Penerbit Pustaka Al-Bahjah sekarang juga!

Klik link: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Cara Membuat Peta Konsep, Belajar Jadi Mudah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Cara Membuat Peta Konsep, Belajar Jadi Mudah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: