Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang

Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang

Diposting pada 14 Mei 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 127 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kali manusia pandai mengucapkan kata-kata manis kepada Allah. Kita merasa dekat saat membutuhkan pertolongan-Nya, rajin berdoa ketika hati sedang hancur, dan menangis saat hidup terasa berat. Namun ketika keadaan mulai membaik, perlahan kita kembali sibuk dengan dunia dan melupakan-Nya. Hingga akhirnya, saat ujian datang lagi, kita merasa menjadi korban dan diam-diam menyalahkan Allah, seolah Dia meninggalkan kita. Padahal, Allah tidak pernah pergi. Kasih sayang-Nya tetap ada, pintu ampunan-Nya tetap terbuka, dan pertolongan-Nya tidak pernah berhenti.

Mungkin selama ini bukan Allah yang menjauh, melainkan hati kita sendiri yang terlalu jauh untuk kembali mengingat-Nya. Terkadang, jatuh adalah cara Allah memanggil hamba-Nya untuk pulang. Saat hati mulai keras, iman mulai melemah, dan hidup terlalu dipenuhi urusan dunia, Allah menghadirkan ujian agar manusia kembali sadar bahwa hanya kepada-Nya tempat bersandar. Tidak semua jatuh adalah hukuman. Ada jatuh yang justru menjadi bentuk kasih sayang Allah untuk membersihkan hati, menggugurkan dosa, dan mengangkat derajat seorang hamba.

Bahkan setelah seseorang berhijrah dan berusaha menjadi lebih baik, cobaan tetap bisa datang. Sebab hijrah bukan berarti hidup langsung tanpa luka. Kadang Allah masih memberi ujian untuk membersihkan sesuatu di dalam diri kita dari kesombongan, ketergantungan pada manusia, atau hati yang belum sepenuhnya berserah. Luka-luka itu perlahan membentuk hati yang lebih lembut dan lebih dekat kepada Allah.

Di sinilah pentingnya tadabur dan tafakur. Tadabur membuat kita belajar merenungi ayat-ayat Allah, bukan hanya membacanya, tetapi memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan. Sementara tafakur mengajarkan kita untuk merenungi setiap kejadian hidup, setiap nikmat, dan setiap ujian sebagai tanda kebesaran Allah.

Kadang seseorang baru memahami hikmah sebuah luka setelah ia berhenti sejenak untuk bertadabur dan bertafakur. Dari sana, hati mulai sadar bahwa tidak semua yang menyakitkan berarti Allah membenci kita. Bisa jadi justru itu adalah cara Allah menarik kita kembali agar lebih dekat kepada-Nya.

Saat hati mulai belajar ikhlas, ada beberapa hal yang perlu kita sadari. Pertama, jangan merasa terlalu memiliki. Sebab semua yang ada di dunia hanyalah titipan Allah, dan suatu saat bisa kembali kepada-Nya. Kedua, percayalah bahwa ketika Allah mengambil sesuatu dari hidup kita, Dia mampu menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, meskipun saat ini kita belum memahaminya. Ketiga, jangan tergesa-gesa terhadap doa dan harapan.

Apa yang kita minta mungkin tidak langsung Allah berikan, bukan karena Dia tidak mendengar, tetapi karena Allah tahu waktu terbaik dan tahu kapan hati kita benar-benar siap menerimanya. Karena pada akhirnya, seberat apa pun ujian hidup, semua itu bisa menjadi jalan pulang bagi hati yang ingin kembali kepada Allah.

 

Penulis: Rozal Putra

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Pembelajaran Hidup dari Tukang Parkir yang Selalu Berdzikir
10 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Suatu Jumat pagi, saya pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur. Setelah saya memarkirkan motor di area bebas... selengkapnya

Di Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah, Founder Camp Sholawat Berikan Cara Bisa Istiqomah Sholawat Hingga Ribuan Setiap Hari, Mari Simak Tipsnya!
3 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada kegiatan Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah 1444 H kemarin, sangat banyak ilmu dan nasihat yang... selengkapnya

Bahaya Was-Was, dari Masalah Mental hingga Hukuman dari Allah
2 Oktober 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masalah waswas kerap dihadapi banyak orang tanpa pandang bulu. Satu hal yang pasti menurut Imam Al-Ghazali, orang... selengkapnya

Cara Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Tanpa Berkunjung ke Makkah
6 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak orang-orang muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Semua itu... selengkapnya

Apakah Tidur Membatalkan Wudhu? Buya Yahya Menjawab
29 November 2023

“Apakah tidur membatalkan wudhu?” Sebuah pertanyaan yang kerap masyarakat tanyakan, mengingat seringkali kita menjumpai jamaah yang tertidur saat akan melaksanakan... selengkapnya

Ketika Shalawat Dianggap Mengultuskan Nabi
17 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di tengah maraknya dakwah melalui media sosial, tidak jarang muncul perdebatan mengenai amalan-amalan dalam Islam, salah satunya adalah... selengkapnya

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 dan Bacaan Muraqqi Tarawih
18 Februari 2026

Berikut link jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H. untuk Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon: Imsakiyah Ramadan 1447 H. Bagi sahabat yang... selengkapnya

Event Organizer: Mendekorasi dengan Hati “Tanda Bukti” Kecintaan kepada Nabi ﷺ
9 Oktober 2021

Event Organizer: Mendekorasi dengan Hati “Tanda Bukti” Kecintaan kepada Nabi ﷺ PUSTAKA AL-BAHJAH-SEKILAS INFO MAULID  NABI MUHAMMAD-1443 H-Dari beberapa persiapan... selengkapnya

Kita Tidak Krisis Teknologi Tapi Krisis Akhlak
8 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita hidup di era modern, infrastuktur semakin maju, teknologi berkembang begitu pesat, dan segala informasi dengan... selengkapnya

Mengakhiri Derita Jomblo; Insan yang Hidupnya dalam Kesendirian di Setiap Keheningan Malam
13 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Fase menuju pernikahan menjadi momok mengerikan bagi para pemuda yang khawatir akan masa depannya. Akhir dari masa... selengkapnya

Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: