Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Rumah yang Menenangkan adalah Tempat Pertama Anak Belajar Akhlak

Rumah yang Menenangkan adalah Tempat Pertama Anak Belajar Akhlak

Diposting pada 13 Mei 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 44 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Anak tidak hanya tumbuh dari makanan yang ia makan atau sekolah tempat ia belajar. Anak juga tumbuh dari suasana yang setiap hari ia rasakan di rumahnya sendiri. Dari nada suara yang ia dengar, dari cara ayah dan ibunya berbicara, atau dari bagaimana sebuah keluarga menghadapi masalah.

Sering kali orang tua berharap anak menjadi pribadi yang lembut, sopan, dan berakhlak baik. Namun tanpa disadari, rumah justru dipenuhi bentakan, sindiran, dan pertengkaran. Padahal, anak adalah peniru terbaik. Mereka mungkin tidak memahami seluruh masalah orang tuanya, tetapi mereka merekam semua perilaku yang mereka lihat.

Ketika seorang anak terbiasa mendengar caci maki atau melihat orang tuanya saling merendahkan, perlahan hal itu memengaruhi kesehatan mental dan cara berpikirnya. Anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang mudah marah, sensitif, bahkan kehilangan rasa hormat kepada orang tuanya sendiri. Pertengkaran yang dianggap biasa oleh orang dewasa ternyata dapat menjadi luka yang menetap dalam hati anak.

Rumah yang tidak sehat bukan hanya rumah yang kekurangan harta, tetapi rumah yang kehilangan ketenangan. Rumah yang di dalamnya orang-orang saling meninggikan ego, mudah membentak, dan sulit saling memahami. Ada pula rumah yang tampak tenang, tetapi setiap penghuninya sibuk dengan dunia masing-masing. Ayah dengan pekerjaannya, ibu dengan kesibukannya, anak dengan handphone di tangannya. Mereka tinggal bersama, tetapi kehilangan kedekatan dan komunikasi.

Dalam ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa mendidik anak agar mudah patuh tidak cukup hanya dengan nasihat atau aturan. Anak membutuhkan lingkungan yang indah dan penuh kasih sayang. Keharmonisan antara ayah dan ibu menjadi pemandangan pertama yang membentuk hati anak. Saat anak melihat orang tuanya saling menghormati dan berbicara dengan lembut, ia belajar tentang cinta dan akhlak tanpa harus banyak diajarkan.

Sebaliknya, kebiasaan marah-marah justru menanamkan contoh buruk dalam diri anak. Bentakan yang terus diulang akan dianggap sebagai cara wajar untuk menyelesaikan masalah. Akibatnya, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mudah melampiaskan emosi kepada orang lain.

Karena itu, membangun rumah yang sehat perlu dimulai dari hal-hal sederhana. Meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak, mengurangi penggunaan handphone saat bersama keluarga, dan menjaga tutur kata kepada pasangan adalah bentuk pendidikan akhlak yang nyata. Anak tidak selalu membutuhkan hadiah mahal. Kadang mereka hanya membutuhkan perhatian, pelukan, dan suasana rumah yang membuat mereka merasa aman.

Kehangatan keluarga tidak selalu tercipta dari kemewahan. Duduk bersama, bercengkerama setelah magrib, makan tanpa sibuk dengan layar handphone, atau sekadar saling bertanya tentang hari yang dilalui dapat menjadi kenangan indah bagi anak-anak. Dari momen sederhana itulah rasa cinta dan kedekatan tumbuh.

Pada akhirnya, rumah adalah sekolah pertama bagi seorang anak. Sebelum mengenal dunia luar, anak lebih dahulu belajar dari suasana rumahnya sendiri. Mereka belajar tentang kasih sayang dari cara orang tuanya saling memperlakukan. Mereka belajar tentang penghormatan dari tutur kata yang mereka dengar setiap hari.

 

Disadur dari ceramah Buya Yahya: Youtube Al-Bahjah TV

 

Penulis: Rozal Putra

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Rumah yang Menenangkan adalah Tempat Pertama Anak Belajar Akhlak

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Surat Cinta Untukmu Ya Rasulallah
1 Maret 2023

Karya : Ummi Fairuz Ar- Rahbini   Lebih bagus dari mu ya Rasulullah Sungguh mata ini tak pernah melihatnya Lebih... selengkapnya

Semarak Maulid Nabi Muhammad 1444 H, LPD Al-Bahjah Gelar Bazar dan Expo Maulid
29 September 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Penyelenggaraan maulid dan silaturahmi akbar di LPD Al-Bahjah, Cirebon tinggal tiga hari lagi. sebagai upaya untuk... selengkapnya

Mahar Hasil Utang, Boleh Sih Tapi….. 
30 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Mahar merupakan sesuatu yang harus dipenuhi oleh calon pengantin laki-laki ketika hendak menikah. Namun bagaimana jika... selengkapnya

Keseruan Market Day PAUD Al-Bahjah: Cerdas Berwirausaha Sejak Dini ala Rasulullah
25 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah pagi yang syahdu, saat matahari masih malu-malu menyingkapkan sinarnya, halaman di sekolah PAUD Terpadu Al-Bahjah itu... selengkapnya

Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya
11 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cacian dan makian seringkali kita dapati dalam berbagai keadaan. Namun sejatinya, apakah hal itu layak untuk... selengkapnya

4 Tipe Manusia Saat Ditimpa Musibah, yang Terakhir Bikin Hati Tenang
12 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, musibah adalah bagian yang tidak bisa dihindari. Ada kalanya seseorang diuji dengan kehilangan, sakit, kesempitan rezeki,... selengkapnya

Tafsir Alam: Ketika Alam Tak Lagi Diam
16 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini telah terjadi berbagai bencana yang terjadi di negeri ini, terutama longsor dan banjir. Menurut berbagai sumber... selengkapnya

Kemudahan Shalat Saat Mudik
18 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat sedang mudik dengan perjalanan yang panjang dan lama. Seorang pemudik terkadang meninggalkan shalat dengan berbagai alasan. Ini... selengkapnya

Sinergi Dakwah untuk Umat antara Pustaka Al-Bahjah dan Dar Al-Kutub Islamiah
28 September 2021

Sinergi Dakwah untuk Umat antara Pustaka Al-Bahjah dan Dar Al-Kutub Islamiah PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Dalam rangka meningkatkan kualitas, mutu, dan memperluas jejaring... selengkapnya

Multaqo Al-Bahjah dan Kisah Ahli Neraka yang Selamat Karena Persahabatan
23 Maret 2022

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Sebagai bentuk sarana mempererat tali silaturahmi ‘temu kangen’ keluarga besar Al-Bahjah dan para alumni, Ahad 17... selengkapnya

Rumah yang Menenangkan adalah Tempat Pertama Anak Belajar Akhlak

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: