● online
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- DZIKIR HARIAN MAJELIS AL-BAHJAH....
- English Practice "Practice Makes Perfect" Intermed....
- BUKU PENGANTAR BAHASA ARAB....
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Lahir Sampai Diutus ....
Benarkah Menjadikan Pakaian Bekas sebagai Lap Bisa Menyempitkan Rezeki?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebagian masyarakat, terdapat anggapan bahwa menggunakan pakaian bekas sebagai kain lap dapat menyempitkan rezeki. Di antaranya menyebutnya sebagai “pamali”, sebuah larangan yang diwariskan secara turun-temurun tanpa penjelasan yang jelas. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan: apakah benar keyakinan tersebut memiliki dasar dalam ajaran Islam?
Pada dasarnya, dalam Islam, yang dapat menyempitkan rezeki bukanlah penggunaan suatu barang secara fungsional, melainkan sikap manusia terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah. Rezeki bisa menjadi sempit ketika seseorang tidak mensyukuri nikmat, menyia-nyiakan pemberian, atau menggunakan sesuatu secara tidak bijak. Dalam konteks pakaian, Islam mengajarkan agar seseorang menghargai apa yang dimilikinya. Jika seseorang memiliki pakaian yang masih layak pakai, maka sebaiknya tidak langsung dirusak atau dialihfungsikan menjadi lap. Pakaian tersebut masih bisa dimanfaatkan dengan cara yang lebih bermanfaat, seperti diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Bisa jadi, pakaian yang sudah tidak disukai oleh seseorang justru sangat berarti bagi orang lain.
Namun, jika pakaian tersebut memang sudah tidak layak digunakan, misalnya karena robek, rusak, atau tidak bisa dipakai lagi maka tidak ada masalah untuk memanfaatkannya sebagai kain lap atau keperluan lain. Dalam kondisi ini, justru penggunaan tersebut termasuk bentuk pemanfaatan yang baik, daripada membuangnya begitu saja. Kesalahpahaman sering muncul karena kebiasaan yang tidak terkontrol. Misalnya, jika seseorang terlalu mudah menjadikan pakaian sebagai lap, meskipun masih layak pakai, hal ini bisa menumbuhkan sikap meremehkan nikmat. Kebiasaan seperti inilah yang berpotensi mengarah pada sikap boros dan tidak bersyukur, yang pada akhirnya bisa berdampak pada keberkahan rezeki.
Selain itu, ada aspek pendidikan dalam keluarga yang juga perlu diperhatikan. Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat. Jika mereka terbiasa melihat orang tua menggunakan pakaian sebagai lap tanpa penjelasan, mereka bisa salah memahami dan meniru tindakan tersebut, bahkan terhadap pakaian yang masih bagus. Inilah sebabnya penting untuk memberikan contoh yang tepat serta penjelasan yang baik kepada anak-anak. Islam juga mendorong umatnya untuk memiliki kepedulian sosial. Pakaian yang masih layak sebaiknya dibersihkan, dirapikan, dan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan cara ini, selain menjaga nikmat, seseorang juga menumbuhkan rasa empati dan berbagi.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan dalam memberikan pakaian kepada orang lain. Tidak semua pakaian pantas untuk disumbangkan. Pakaian yang tidak menutup aurat atau mengandung unsur yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam sebaiknya tidak diberikan, karena dapat berdampak buruk bagi penerimanya. Dalam kasus seperti ini, lebih baik pakaian tersebut dialihfungsikan menjadi kain lap atau keperluan lain agar tidak menimbulkan mudarat.
Persoalan ini bukan terletak pada boleh atau tidaknya menjadikan pakaian sebagai lap, melainkan pada sikap dalam memperlakukan nikmat. Selama dilakukan dengan bijak yakni hanya pada pakaian yang memang sudah tidak layak maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Sebaliknya, yang perlu dihindari adalah sikap menyia-nyiakan dan meremehkan pemberian Allah. Karena sesungguhnya, keberkahan rezeki tidak ditentukan oleh hal-hal mistis seperti “pamali”, tetapi oleh bagaimana seseorang menghargai, menjaga, dan mensyukuri setiap nikmat yang telah diberikan kepadanya.
Penulis: Nur Robi Ari Saputra
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Benarkah Menjadikan Pakaian Bekas sebagai Lap Bisa Menyempitkan Rezeki?
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Bahjah (STAIBA) yang merupakan salah satu bagian dari Divisi Formal Yayasan Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ajaran Islam, setelah seseorang meninggalkan alam dunia, dia memasuki fase yang disebut sebagai alam barzakh, yakni... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang berpikir bahwa musibah yang terjadi merupakan sebuah azab yang diturunkan oleh Allah Suhanallahu wa Ta’ala,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap manusia pasti akan mengalami kematian dan sebagai umat Islam kita meyakini bahwa setelah kematian akan ada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Iduladha menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh mayoritas masyarakat di seluruh penjuru negeri. Tua-muda, kaya-miskin, pria-wanita semua berduyun-duyun... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Depresi dapat menimpa semua kalangan, baik kaum muda maupun tua. Fenomena yang merebak saat ini bahwa banyak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sedekah adalah salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh setiap Muslim, baik dirinya kaya maupun fakir. Dalam Islam... selengkapnya
Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bencana banjir yang melanda kota dan Kabupaten Cirebon pada 17 Januari 2025 kembali menyoroti krisis tata kelola... selengkapnya
Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000
Saat ini belum tersedia komentar.