Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan

Diposting pada 24 Juni 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 565 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah Anda merasa jengkel saat melihat tingkah laku anak-anak yang menurut Anda aneh, tidak penting, bahkan dianggap mengganggu? Misalnya, mereka berlarian di dalam rumah, memainkan pintu tanpa henti, mengacak-ngacak pakaian, atau melakukan hal lainnya yang tidak baik. Kemudian kita memarahinya dengan melontarkan teguran yang keras, mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan, bahkan tidak jarang disertai hukuman fisik. Pernahkah kita merenung, tepatkah perlakuan yang seperti itu kepada mereka?

Jangan Samakan Anak dengan Orang Dewasa

Wahai Ibu, Bapak, Kakak, atau siapa pun yang dianggap dewasa, kita perlu sadar bahwa anak-anak belum memahami kehidupan seperti kita. Usia mereka baru seumur jagung, baru hitungan jari, mereka belum lama menghirup udara dunia. Mereka belum bisa menimbang baik maupun buruk seperti orang dewasa, apa lagi menyesuaikan diri dengan standar logika dan rasional kita.

Maka, tidaklah adil jika kita mengharapkan mereka langsung mengerti ketika kita menegurnya dengan keras, bahkan membentak, atau menyakitinya secara fisik. Memarahi anak karena ia melakukan sesuatu yang belum ia pahami sama saja dengan mengharapkan benih untuk menghasilkan buah. Artinya, mereka masih berada dalam masa pertumbuhan.

Gunakan Bahasa Anak-anak dalam Berbicara, Bukan Bahasa Emosi

Sering kali kita berbicara kepada anak-anak menggunakan bahasa orang dewasa: lugas, penuh logika, bahkan kadang menyalahkan. Padahal, anak-anak lebih mengerti bahasa cinta, bahasa kelembutan, dan pendekatan visual serta emosional. Mereka masih anak-anak, belum dewasa. Kita tidak perlu mempercepat waktu agar mereka lekas dewasa. Bagi mereka, kata “jangan” yang diucapkan dengan marah, tidak terlalu memiliki kekuatan pesan yang disampaikan dibandingkan dengan pelukan dan contoh nyata. Sekali lagi, mereka masih anak-anak, maka perlakukan mereka sebagai anak-anak bukan orang dewasa.

Alih-alih berkata, “Jangan lari-lari!” dengan nada tinggi, cobalah peluk dia dan katakan, “Sayang, yuk kita jalan pelan-pelan, biar nggak jatuh.” Perbedaan pendekatan semacam itu bisa menjadi jembatan yang membuat anak-anak merasa dimengerti, bukan dihakimi.

Pengalaman Masa Kecil Membentuk Masa Depan

Terlalu banyak anak yang tumbuh menjadi pribadi pemarah, tertutup, tidak percaya diri, atau bahkan trauma, karena mereka menyimpan luka masa kecil yang tidak pernah sembuh. Luka itu kadang tidak kasat mata, tetapi membekas. Luka itu berasal dari ucapan atau perlakuan kasar yang dulu dianggap remeh.

Masa kecil seharusnya menjadi masa yang bahagia, penuh permainan, tawa, dan rasa aman. Jika kita merampas itu semua karena emosi sesaat, sesungguhnya kita sedang melukai bagian paling berharga dari jiwa seorang manusia, masa kecilnya.

Masa Pertumbuhan adalah Waktu yang Tidak Akan Terulang

Secara biologis, masa kanak-kanak adalah periode pertumbuhan yang sangat aktif. Sel-sel tubuh mereka membelah dan berkembang pesat. Otak mereka menyerap informasi seperti spons, dan semua indera mereka sedang dioptimalkan fungsinya. Apa yang mereka lihat, dengar, rasakan, dan alami akan direkam kuat dalam memori, lalu membentuk kepribadian mereka kelak.

Karena itu, setiap pengalaman baik maupun buruk, akan berdampak besar pada masa depan mereka. Maka, mari isi masa pertumbuhan itu dengan kehangatan, bimbingan yang sabar, dan cinta yang konsisten.

Mari Hadirkan Hati, Bukan Ego

Menjadi orang dewasa bukan hanya tentang memiliki kuasa, tetapi tentang belajar mengendalikan diri. Anak-anak tidak butuh teriakan, mereka butuh pelukan. Mereka tidak paham amarah, tetapi mengerti kasih sayang. Mereka bukan objek pelampiasan emosi, tetapi amanah yang harus dijaga sebaik-baiknya.

Jika Anda pernah menyakiti anak dengan ucapan atau tindakan, jangan tunda untuk minta maaf. Bangun kembali jembatan cinta yang mungkin pernah retak karena masa kecil mereka hanya sekali.

Kita pernah melalui masa kanak-kanak layaknya mereka. Bagaimana didikan orang tua kita di masa lalu? Apabila orang tua kita dulu mendidik kita tanpa cinta, sekarang waktunya balas dendam terbaik terhadap didikan mereka dengan mendidik anak-anak kita dengan penuh cinta. Pada akhirnya kita sadar bahwa anak memiliki kehidupannya sendiri, kita sebagai orang tua hanya mendampingi dan membimbing mereka agar tidak salah tersesat dari jalan yang lurus.

Selebihnya kita serahkan kepada Allah.

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.” (QS. Al-Baqarah:156)

 

Referensi: Buku karya Widya Dwina Paramita seri Montessori

Penulis: Erna Septiana

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Bisakah Najis Berpindah?
26 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita seringkali mendengarkan dari para ulama, bahwa sebelum melaksanakan shalat hendaknya kita bersuci. Bahkan kita dianjurkan untuk memulai... selengkapnya

Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Kolaborasi dengan Musisi Hijrah, Buya Yahya Rilis Single Nasyid Terbaru ‘Lentera Kasih-Nya’, ini Liriknya
2 Januari 2022

  Pustaka Al-Bahjah–Dakwah merupakan tugas umat Baginda Nabi Saw. Semua orang mempunyai tugas untuk menyebarluaskan dakwah sesuai dengan keahlian serta... selengkapnya

PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH
17 Juli 2023

PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH Assalamu’alaikum Bagi kalian yang memiliki kemampuan dalam bidang Public Relations atau Editor Bahasa... selengkapnya

Belum Terlambat, Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Setara Puasa 1 Tahun
10 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Ini merupakan... selengkapnya

Mari Hadiri dan Syiarkanlah Maulid Akbar dan Peresmian Al-Bahjah Binangkit Tasikmalaya
27 Oktober 2022

Dalam rangka mewujudkan visi Al-Bahjah untuk membangun masyarakat berakhlak mulia, bersendikan Al-Qur’an dan Sunnah, LPD Al-Bahjah terus melebarkan sayap perjuangan... selengkapnya

Mokel Puasa Ramadan sebagai Bentuk Sabotase Biologis
6 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat Ramadan, ramai di media sosial unggahan konten yang menggunakan istilah mokel. Mokel adalah bahasa gaul yang berasal... selengkapnya

Selangkah Lebih Dekat dengan Kitab Ramadhaniat Karya Buya Yahya
22 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keutamaan bulan Ramadan benar adanya. Banyak hadis-hadis Nabi, kisah orang-orang saleh, dan berbagai riwayat yang telah menyebutkannya.... selengkapnya

Asal-Usul Jin dalam Perspektif Islam
10 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 dan surat Al-Hijr ayat 27 diterangkan, bahwa jin merupakan makhluk yang... selengkapnya

Antara Sound Horeg dan Suara Ulama
1 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Mengadakan perayaan dengan suara keras yang dihasilkan dari sepiker berdaya tinggi seakan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari... selengkapnya

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: