Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Diposting pada 19 Maret 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 732 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan dua sistem raksasa akademik. Hal itu adalah Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Keduanya merupakan hal krusial yang menentukan nasib diri yang di dalamnya menguji nalar dan mentalitas. PSTS adalah sang pengukur pemahaman peserta didik di pertengahan semester, alih-alih dianggap sebagai “teaser” sebelum babak final. Sementara itu, PSAJ berperan sebagai “pintu keluar” yang menentukan apakah peserta didik layak melanjutkan perjalanan akademiknya atau harus kembali mengulang dalam panggung yang sama. Perlu diketahui, kedua ujian ini meskipun bernuansa akademik, tak ubahnya seperti episode sinetron: penuh ketegangan yang melampaui angan, dan terkadang menghadirkan plot twist yang mengejutkan.

PSTS dan PSAJ ini dilaksanakan di dalam kelas-kelas SMAIQu Al-Bahjah Pusat, dimulai dari hari Rabu, 5 Maret 2025 hingga Selasa, 18 Maret 2025. Kedua ujian ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMAIQu Al-Bahjah, dengan PSTS untuk kelas X dan XI, serta PSAJ untuk kelas XII. Dalam satu hari, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, meskipun ada hari tertentu yang hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal ini, mengingat bulan Suci Ramadan yang lebih banyak kegiatan ibadah, sehingga kegiatan akademik sedikit berkurang.

Beberapa peserta didik menghadapi ujian dengan penuh antusias, mengingat apa yang disampaiakan Guru Besar Buya Yahya dalam Mutiara Hikmahnya yang ke-50,

“Saat engkau merasa capek dan lelah dengan ujian yang Allah berikan kepadamu, itu pertanda kalau engkau semakin jauh dari pertolongan-Nya.”

Nasihat yang sering terdengar ini membangkitkan semangat para santri untuk berikhtiar dengan maksimal, baik dengan upaya ilmiah seperti mempelajari buku catatan, buku paket, dan menerapkan teknik menghafal yang telah diasah sejak lama. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan “metode spiritual”, mulai dari berdoa dengan khusyuk. Kedua hal ini─ikhtiar dan doa─merupakan pendidikan mengejar harapan yang senantiasa diajarkan dalam Islam. Dalam ujian ini, para guru pun bukan sekadar penonton, melainkan sutradara yang menentukan naskah soal sekaligus juri yang menilai hasil performa para peserta didik.

PSTS dan PSAJ juga menjadi ajang pembuktian bagi peserta didik yang memiliki keahlian dalam merangkai kata. Dalam soal esai, tak jarang para peserta didik merangkai kata-kata dengan begitu dramatis, khususnya mata peajaran bahasa Indonesia, sehingga terkadang guru yang mengoreksi harus berhenti sejenak untuk mencerna apakah ini merupakan jawaban ujian ataukah sebuah syair yang menghibur jiwa.

Ketika pengumuman hasil ujian tiba, momen ini menjadi puncak ketegangan bagi para peserta didik. Ada yang gembira sambil mengucap “alhamdulillah”, ada yang tertunduk lesu kehilangan semangat, dan ada juga yang sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi ujian perbaikan. Bagi mereka yang berhasil, dunia terasa begitu cerah, ditambah bulan Ramadan yang mencerahkan dunia.

Menjadi pemahaman yang bijak, bahwa PSTS dan PSAJ bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental. Harapan dari hasil ujian ini, para peserta didik mendapatkan nilai yang linier dari apa yang diupayakan, baik nilai berupa angka maupun nila-nilai kesabaran dalam mengahadapi ujian ini. Tak terlupakan, para guru yang senantiasa mengajarkan ihwal persiapan, strategi, daya juang, hingga keikhlasan di dalam menerima hasil. Sebuah pelajaran hidup yang lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas. Pada akhirnya, setelah semua ujian berlalu, para peserta didik akan kembali ke rutinitasnya, yakni sebagai santri SMAIQu Al-Bahjah yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta senantiasa meneladani sosok Rosulillah Salallahu ‘Alaihi Wassalam.

Penulis: Dhen Sigit Prayogo

Penyunting: Assyifa

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Kembali kepada Allah sebagai Solusi Depresi?
24 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Fenomena stres dan depresi bukanlah hal baru dalam kehidupan manusia. Namun pada zaman modern dengan tekanan hidup yang... selengkapnya

Terkuak! Buya Yahya dan Ippho Santosa Bongkar Rahasia Bisnis Sahabat Nabi, Ternyata Para Sahabat Itu…
8 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya bersama Ippho Santosa menggelar kajian yang bertajuk “Gebyar Dakwah Nabi Muhammad Saw Sebagai Pedagang:... selengkapnya

Komunikasi yang Baik, Kunci Hubungan yang Harmonis
8 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan rumah tangga, komunikasi bukan sekadar bertukar kata, tetapi juga berbagi hati dan pikiran. Komunikasi yang baik... selengkapnya

Menjadi Muslimah Modern dengan Syar’i
22 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman terus berubah saban detik. Kini, kita berada pada zaman digital yang memungkinkan setiap orang terhubung hanya dengan... selengkapnya

3 Hal Yang Membuat Orang Tua Bahagia di Alam Kubur
24 Juni 2023

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kepergian orang tua untuk selama-lamanya tentu selalu meninggalkan kesedihan dan duka yang mendalam. Penyesalan seringkali... selengkapnya

Menata Hati: Persiapan dan Bekal untuk Menyambut Bulan Ramadan
21 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan akan segera datang, sudahkan kita mempersiapkan diri? Apa saja sebenarnya pesiapan yang harus kita lakukan... selengkapnya

Mengukur Derajat Sabar dan Syukur, Mana yang Lebih Luhur?
30 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sabar dan syukur merupakan dua kata yang umum diucapkan, namun pada hakikatnya sangat sulit untuk dipraktikkan. Lisan... selengkapnya

Teks Khutbah Iduladha 1446 H/2025 M
3 Juni 2025

Jadikanlah Iduladha saat ini adalah untuk memulai dengan sungguh-sungguh berjuang dan berkorban dengan apa pun yang kita miliki untuk meruntuhkan... selengkapnya

Menjadi Pribadi yang Cerdas dalam Mengelola Keuangan
12 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di saat kita menaiki sebuah perahu, terkadang kita dihadapkan pada sebuah gelombang, angin yang kencang, hujan, terik yang... selengkapnya

Mengenal Ilmu Tasawuf; Membersihkan Hati dan Menjernihkan Jiwa Serta Membangun Akhlak dan Adab
17 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saudaraku sekalian, sebagai orang yang beriman kita telah mengenal rukun Islam dan rukun iman yang telah masyhur.... selengkapnya

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: