Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Diposting pada 19 Maret 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 768 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan dua sistem raksasa akademik. Hal itu adalah Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Keduanya merupakan hal krusial yang menentukan nasib diri yang di dalamnya menguji nalar dan mentalitas. PSTS adalah sang pengukur pemahaman peserta didik di pertengahan semester, alih-alih dianggap sebagai “teaser” sebelum babak final. Sementara itu, PSAJ berperan sebagai “pintu keluar” yang menentukan apakah peserta didik layak melanjutkan perjalanan akademiknya atau harus kembali mengulang dalam panggung yang sama. Perlu diketahui, kedua ujian ini meskipun bernuansa akademik, tak ubahnya seperti episode sinetron: penuh ketegangan yang melampaui angan, dan terkadang menghadirkan plot twist yang mengejutkan.

PSTS dan PSAJ ini dilaksanakan di dalam kelas-kelas SMAIQu Al-Bahjah Pusat, dimulai dari hari Rabu, 5 Maret 2025 hingga Selasa, 18 Maret 2025. Kedua ujian ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMAIQu Al-Bahjah, dengan PSTS untuk kelas X dan XI, serta PSAJ untuk kelas XII. Dalam satu hari, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, meskipun ada hari tertentu yang hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal ini, mengingat bulan Suci Ramadan yang lebih banyak kegiatan ibadah, sehingga kegiatan akademik sedikit berkurang.

Beberapa peserta didik menghadapi ujian dengan penuh antusias, mengingat apa yang disampaiakan Guru Besar Buya Yahya dalam Mutiara Hikmahnya yang ke-50,

“Saat engkau merasa capek dan lelah dengan ujian yang Allah berikan kepadamu, itu pertanda kalau engkau semakin jauh dari pertolongan-Nya.”

Nasihat yang sering terdengar ini membangkitkan semangat para santri untuk berikhtiar dengan maksimal, baik dengan upaya ilmiah seperti mempelajari buku catatan, buku paket, dan menerapkan teknik menghafal yang telah diasah sejak lama. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan “metode spiritual”, mulai dari berdoa dengan khusyuk. Kedua hal ini─ikhtiar dan doa─merupakan pendidikan mengejar harapan yang senantiasa diajarkan dalam Islam. Dalam ujian ini, para guru pun bukan sekadar penonton, melainkan sutradara yang menentukan naskah soal sekaligus juri yang menilai hasil performa para peserta didik.

PSTS dan PSAJ juga menjadi ajang pembuktian bagi peserta didik yang memiliki keahlian dalam merangkai kata. Dalam soal esai, tak jarang para peserta didik merangkai kata-kata dengan begitu dramatis, khususnya mata peajaran bahasa Indonesia, sehingga terkadang guru yang mengoreksi harus berhenti sejenak untuk mencerna apakah ini merupakan jawaban ujian ataukah sebuah syair yang menghibur jiwa.

Ketika pengumuman hasil ujian tiba, momen ini menjadi puncak ketegangan bagi para peserta didik. Ada yang gembira sambil mengucap “alhamdulillah”, ada yang tertunduk lesu kehilangan semangat, dan ada juga yang sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi ujian perbaikan. Bagi mereka yang berhasil, dunia terasa begitu cerah, ditambah bulan Ramadan yang mencerahkan dunia.

Menjadi pemahaman yang bijak, bahwa PSTS dan PSAJ bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental. Harapan dari hasil ujian ini, para peserta didik mendapatkan nilai yang linier dari apa yang diupayakan, baik nilai berupa angka maupun nila-nilai kesabaran dalam mengahadapi ujian ini. Tak terlupakan, para guru yang senantiasa mengajarkan ihwal persiapan, strategi, daya juang, hingga keikhlasan di dalam menerima hasil. Sebuah pelajaran hidup yang lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas. Pada akhirnya, setelah semua ujian berlalu, para peserta didik akan kembali ke rutinitasnya, yakni sebagai santri SMAIQu Al-Bahjah yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta senantiasa meneladani sosok Rosulillah Salallahu ‘Alaihi Wassalam.

Penulis: Dhen Sigit Prayogo

Penyunting: Assyifa

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Kuliah Tak Menghalangi tuk Berkhidmah
6 Oktober 2021

Kuliah Tak Menghalangi tuk Berkhidmah PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI-Di penghujung senja pada sore hari, tanggal 5 Oktober 2021, menjelang selesainya jam khidmah.... selengkapnya

Mengantisipasi Kenakalan Anak di Era Modern: Mendidik dengan Kasih Sayang dan Ketegasan
30 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mendidik anak menjadi tantangan besar bagi orang tua di zaman sekarang. Tak sedikit orang tua mengalami kesulitan... selengkapnya

Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya
11 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cacian dan makian seringkali kita dapati dalam berbagai keadaan. Namun sejatinya, apakah hal itu layak untuk... selengkapnya

Komunikasi yang Baik, Kunci Hubungan yang Harmonis
8 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan rumah tangga, komunikasi bukan sekadar bertukar kata, tetapi juga berbagi hati dan pikiran. Komunikasi yang baik... selengkapnya

Pengaruh Shalat Terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Manusia
6 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era media sosial dan modernisasi saat ini, ada satu aspek yang sangat penting tetapi terkadang diabaikan di... selengkapnya

Teks Khutbah Iduladha 1446 H/2025 M
3 Juni 2025

Jadikanlah Iduladha saat ini adalah untuk memulai dengan sungguh-sungguh berjuang dan berkorban dengan apa pun yang kita miliki untuk meruntuhkan... selengkapnya

4 Tipe Manusia Saat Ditimpa Musibah, yang Terakhir Bikin Hati Tenang
12 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, musibah adalah bagian yang tidak bisa dihindari. Ada kalanya seseorang diuji dengan kehilangan, sakit, kesempitan rezeki,... selengkapnya

Peran Wanita Tangguh Dibalik Kisah Agung Ibadah Qurban
21 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering mendengar kisah agung disyariatkannya ibadah qurban. Namun tahukan bahwa di balik kisah agung tersebut ada peran... selengkapnya

(Puisi) Menjelang Pulang
26 Juli 2026

  1 Ketika Sudah Tiba Waktunya Ketika sudah tiba waktunya, tak ada lagi yang bisa ditunda, langkah yang dulu terasa... selengkapnya

Satu Hati di Al-Bahjah: Maulid dan Silaturahim Akbar Al-Bahjah 1445 Hijriah
18 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Alhamdulillah. Acara Maulid dan Silaturahim Akbar 1445 Hijriah Satu Hati di Al-Bahjah terselenggara pada 2 Rabi’ul... selengkapnya

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: