● online
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- Buku Aqidah - Hadits Jibril....
- English Practice "Practice Makes Perfect" Low Begi....
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami....
- المعين المبين في تعلم العرب....
- BUKU PENGANTAR BAHASA ARAB....
- Kitab Taqlid Wa Talfiq....
PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan dua sistem raksasa akademik. Hal itu adalah Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Keduanya merupakan hal krusial yang menentukan nasib diri yang di dalamnya menguji nalar dan mentalitas. PSTS adalah sang pengukur pemahaman peserta didik di pertengahan semester, alih-alih dianggap sebagai “teaser” sebelum babak final. Sementara itu, PSAJ berperan sebagai “pintu keluar” yang menentukan apakah peserta didik layak melanjutkan perjalanan akademiknya atau harus kembali mengulang dalam panggung yang sama. Perlu diketahui, kedua ujian ini meskipun bernuansa akademik, tak ubahnya seperti episode sinetron: penuh ketegangan yang melampaui angan, dan terkadang menghadirkan plot twist yang mengejutkan.
PSTS dan PSAJ ini dilaksanakan di dalam kelas-kelas SMAIQu Al-Bahjah Pusat, dimulai dari hari Rabu, 5 Maret 2025 hingga Selasa, 18 Maret 2025. Kedua ujian ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMAIQu Al-Bahjah, dengan PSTS untuk kelas X dan XI, serta PSAJ untuk kelas XII. Dalam satu hari, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, meskipun ada hari tertentu yang hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal ini, mengingat bulan Suci Ramadan yang lebih banyak kegiatan ibadah, sehingga kegiatan akademik sedikit berkurang.
Beberapa peserta didik menghadapi ujian dengan penuh antusias, mengingat apa yang disampaiakan Guru Besar Buya Yahya dalam Mutiara Hikmahnya yang ke-50,
“Saat engkau merasa capek dan lelah dengan ujian yang Allah berikan kepadamu, itu pertanda kalau engkau semakin jauh dari pertolongan-Nya.”
Nasihat yang sering terdengar ini membangkitkan semangat para santri untuk berikhtiar dengan maksimal, baik dengan upaya ilmiah seperti mempelajari buku catatan, buku paket, dan menerapkan teknik menghafal yang telah diasah sejak lama. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan “metode spiritual”, mulai dari berdoa dengan khusyuk. Kedua hal ini─ikhtiar dan doa─merupakan pendidikan mengejar harapan yang senantiasa diajarkan dalam Islam. Dalam ujian ini, para guru pun bukan sekadar penonton, melainkan sutradara yang menentukan naskah soal sekaligus juri yang menilai hasil performa para peserta didik.

PSTS dan PSAJ juga menjadi ajang pembuktian bagi peserta didik yang memiliki keahlian dalam merangkai kata. Dalam soal esai, tak jarang para peserta didik merangkai kata-kata dengan begitu dramatis, khususnya mata peajaran bahasa Indonesia, sehingga terkadang guru yang mengoreksi harus berhenti sejenak untuk mencerna apakah ini merupakan jawaban ujian ataukah sebuah syair yang menghibur jiwa.
Ketika pengumuman hasil ujian tiba, momen ini menjadi puncak ketegangan bagi para peserta didik. Ada yang gembira sambil mengucap “alhamdulillah”, ada yang tertunduk lesu kehilangan semangat, dan ada juga yang sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi ujian perbaikan. Bagi mereka yang berhasil, dunia terasa begitu cerah, ditambah bulan Ramadan yang mencerahkan dunia.
Menjadi pemahaman yang bijak, bahwa PSTS dan PSAJ bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental. Harapan dari hasil ujian ini, para peserta didik mendapatkan nilai yang linier dari apa yang diupayakan, baik nilai berupa angka maupun nila-nilai kesabaran dalam mengahadapi ujian ini. Tak terlupakan, para guru yang senantiasa mengajarkan ihwal persiapan, strategi, daya juang, hingga keikhlasan di dalam menerima hasil. Sebuah pelajaran hidup yang lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas. Pada akhirnya, setelah semua ujian berlalu, para peserta didik akan kembali ke rutinitasnya, yakni sebagai santri SMAIQu Al-Bahjah yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta senantiasa meneladani sosok Rosulillah Salallahu ‘Alaihi Wassalam.
Penulis: Dhen Sigit Prayogo
Penyunting: Assyifa
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron
Kuliah Tak Menghalangi tuk Berkhidmah PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI-Di penghujung senja pada sore hari, tanggal 5 Oktober 2021, menjelang selesainya jam khidmah.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mendidik anak menjadi tantangan besar bagi orang tua di zaman sekarang. Tak sedikit orang tua mengalami kesulitan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cacian dan makian seringkali kita dapati dalam berbagai keadaan. Namun sejatinya, apakah hal itu layak untuk... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan rumah tangga, komunikasi bukan sekadar bertukar kata, tetapi juga berbagi hati dan pikiran. Komunikasi yang baik... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era media sosial dan modernisasi saat ini, ada satu aspek yang sangat penting tetapi terkadang diabaikan di... selengkapnya
Jadikanlah Iduladha saat ini adalah untuk memulai dengan sungguh-sungguh berjuang dan berkorban dengan apa pun yang kita miliki untuk meruntuhkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, musibah adalah bagian yang tidak bisa dihindari. Ada kalanya seseorang diuji dengan kehilangan, sakit, kesempitan rezeki,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering mendengar kisah agung disyariatkannya ibadah qurban. Namun tahukan bahwa di balik kisah agung tersebut ada peran... selengkapnya
1 Ketika Sudah Tiba Waktunya Ketika sudah tiba waktunya, tak ada lagi yang bisa ditunda, langkah yang dulu terasa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Alhamdulillah. Acara Maulid dan Silaturahim Akbar 1445 Hijriah Satu Hati di Al-Bahjah terselenggara pada 2 Rabi’ul... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Ukuran: 14 x 21 cm Tebal buku: 144 Halaman Sesungguhnya syariat Islam adalah syariat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 149.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.