Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan

Diposting pada 22 Februari 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 955 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak luput dari yang namanya komunikasi. Baik itu dengan pasangan, keluarga, teman kerja, dan orang-prang di sekitar kita. Namun, sering kali komunikasi menjadi tidak sehat karena salah satu pihak atau bahkan keduanya sulit menerima nasihat dari orang lain. Padahal, sebuah nasihat bisa menjadi bentuk perhatian, kasih sayang, atau cara seseorang membantu kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Setiap manusia memiliki sisi emosi yang sensitif, terutama wanita yang lebih peka dan perasa. Banyak istri yang merasa tersinggung ketika dinasihati oleh suaminya. Tidak hanya istri, suami pun sering kali menolak nasihat dari istrinya karena ego dan gengsi yang tinggi. Namun, ironisnya, mereka justru lebih mudah menerima nasihat dari teman, sosial media, atau bahkan dari orang yang tidak mereka kenal.

Ada salah satu surat yang sudah lebih dari cukup untuk menjadi petunjuk hidup dalam segala kebaikan, khususnya dalam memperbaiki diri untuk menjaga hubungan yang sehat, yaitu surat Al-Ashr:

وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.” (Q.S Al- Ashr: 1-3)

Dalam surat Al-Ashr, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kabar penting bahwa terdapat kunci kebahagiaan. Siapa pun kita, tidak akan meraih kebahagiaan tanpa memahami dan mengamalkan pesan dalam surat ini, baik dalam kehidupan pribadi, hubungan keluarga, maupun pertemanan. Jika kita menghadapi masalah dalam hubungan, merasa sulit mencapai kesuksesan, atau mengalami kesulitan dalam memperbaiki diri, maka sudah sepatutnya kita merenungkan ayat ketiga dari Surat Al-‘Ashr. Ayat ini menjelaskan alasan mengapa seseorang sulit meraih kebahagiaan atau membangun hubungan yang harmonis. Kunci kebahagiaan pun terletak pada ayat ketiga surat Al-Ashr yaitu beriman, beramal saleh atau berbuat baik, serta memiliki kelapangan dada dalam menerima nasihat, kritik, dan saran dari orang lain.

Ada sebuah hadis yang indah maknanya, “Nasihat itu adalah barang yang hilang dari orang yang beriman.” Artinya, ketika kita kehilangan sesuatu yang berharga, lalu setelah beberapa hari seseorang menemukannya dan mengembalikannya kepada kita, secara spontan kita pasti akan merasa bahagia, terharu, dan berterima kasih. Begitu pula dengan nasihat, bagi orang yang bijaksana dan berakal, nasihat ibarat barang berharga yang ditemukan kembali. Oleh karena itu, seharusnya kita menerima nasihat dengan lapang dada dan mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah menasihati kita.

Nasihat bukanlah bentuk kebencian atau kejahatan. Jika seseorang benar-benar membenci kita, mereka tidak akan peduli. Ibarat nasihat itu adalah barang kita yang hilang, pasti orang yang membenci kita tidak akan mengembalikan barang yang kita hilangkan, walaupun mereka menemukannya.

Belajarlah untuk mengubah mindset tentang nasihat yang diberikan kepada kita, terutama dalam hubungan dengan pasangan. Anggaplah apa yang diucapkan pasangan kita sebagai bentuk kasih sayang, jangan menganggapnya sebagai sebuah penghinaan. Fokuslah pada isi dan pesan yang disampaikan, bukan pada siapa yang memberikannya.

Jika suatu nasihat terasa tidak sesuai dengan perasaan atau pemikiran kita, terimalah dengan lapang dada dan jadikan sebagai bahan renungan, bukan sebagai sesuatu yang harus langsung ditolak. Ingatlah pesan yang sering disampaikan oleh guru kita Buya Yahya: jadilah pribadi yang mudah mengingatkan dalam kebaikan serta mudah diingatkan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung dalam kebaikan.

 

Penulis: Assyifa

Penyunting: Idan Sahid

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: ,

Bagikan ke

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Shalat Ditegakkan tetapi Kemungkaran Terus Dilakukan? (Dilihat dari Sudut Pandang yang Berbeda)
16 Maret 2021

Orang yang melaksanakan shalat pasti akan terhindar dari perbuatan jahat, keji dan mungkar. Sebaliknya, orang yang tidak melaksanakan shalat akan... selengkapnya

Penjelasan Buya Yahya Tentang Hukum Permainan Capit Boneka
14 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Belakangan ini permainan mesin capit boneka marak sekali di masyarakat, banyak diantaranya yang berbondong-bondong memainkan mesin... selengkapnya

Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya
3 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada suatau ketika di zaman Nabi Muhammad Saw, terdapat keistimewaan bagi kaum laki-laki untuk senantiasa dekat kepada... selengkapnya

Hukum Sedekah Tapi Punya Utang yang Sudah Jatuh Tempo
6 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, banyak di antara kita yang memiliki utang, baik kepada individu maupun lembaga. Latar belakang... selengkapnya

Bagan Mahram Laki-Laki dan Perempuan
17 Maret 2026

Sering kali tanpa disadari kita berjabat tangan, bersalaman, bahkan berinteraksi dengan lawan jenis tanpa mengetahui apakah ia termasuk mahram atau... selengkapnya

Hukum Cat yang Menghalangi Anggota Wudu: Apakah Shalatnya Sah?
1 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Wudu merupakan syarat sah shalat yang harus dipenuhi setiap Muslim. Tanpa suci dari hadas besar maupun kecil, maka... selengkapnya

Peristiwa-Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban
16 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan salah... selengkapnya

Cara Perempuan Membatalkan Ta’aruf yang Baik
19 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hal yang harus dipahami terlebih dahulu adalah makna ta’aruf itu sendiri. Ta’aruf bukanlah kesepakatan untuk menuju kepada... selengkapnya

Khutbah Idulfitri 1445 H
9 April 2024

Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya

Kaum “J” Minggir Dulu, Beginilah Cara Memahami Bahasa Cinta Pasangan
18 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: