Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya

Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya

Diposting pada 6 Maret 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.057 kali / Kategori:

Mungkin hidup ini berjalan tidak sesuai dengan pilihan kita, tetapi yakinlah kepada Allah Swt bahwa pilihan-Nya tidak akan pernah salah. Perjalanan takdir yang dijalani oleh setiap hamba, entah pahit maupun terjal tidak selalu bermakna buruk ketika semua itu disikapi dengan penuh keimanan, semuanya pasti akan berujung kepada kebaikan.

Keistimewaan seorang muslimah yang paling tampak adalah keimanan dan tawakalnya yang mendalam kepada Allah Swt. Ia berkeyakinan bahwa segala peristiwa yang terjadi berdasarkan takdir Allah Swt. Pun sebaliknya, apa yang bukan menjadi takdirnya tidak akan menimpanya.

Keistimewan keimanan dan ketawakalannya seorang muslimah, terabadikan pada kisah yang ada di dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash Ayat 7. Ayat ini mengisahkan seorang muslimah yang bernama Yukabidah, ialah seorang perempuan salehah yang menikah dengan laki-laki bernama Imran. Dari pernikahannya itu membuahkan tiga orang anak, yakni Maryam, Musa, dan Harun.

Pada saat itu, terdapat seorang pemimpin Mesir yang disebut Firaun menindas kaum Bani Israil. Suatu waktu Firaun bermimpi bahwa singgasana kerajaannya akan hancur oleh seorang anak laki-laki dari Bani Israil. Sehingga pada saat itu Firaun mengeluarkan perintah khusus kepada para tentaranya untuk membunuh setiap bayi laki-laki dari golongan Bani Israil.

Saat itu pula Yukabidah sedang mengandung kemudian akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki yang ia beri nama Musa. Pada kondisi yang tidak tenang itu, Allah Swt mengilhamkan kepada Yukabidah untuk menghanyutkan Musa kecil ke sungai Nil. Hingga akhirnya keranjang bayi Musa kecil yang hanyut terbawa arus sungai Nil itu ditemukan oleh Asiyah binti Muzahim, dan ia pun merwat Musa kecil hingga besar dan menjadi seorang Rasul.

Kisah muslimah yang penuh dengan keimanan dan ketawakalan lainnya juga tergambar jelas dari kisah Siti Hajar. Siti Hajar tatkala ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim a.s. dekat Baitul Haram di Makkah Mukarramah, di atas mata air zam-zam. Saat itu tidak ada seorang pun yang berada di Makkah, hanya ada Siti Hajar dan putranya Ismail yang masih disusuinya.

Suatu kondisi dan sikap yang sulit untuk bisa dipahami jika tanpa didasari dengan iman dan tawakal. Terbayang bagaimana keadaan seorang istri yang ditinggalkan oleh suami dengan anak yang masih disusuinya. Berada di tempat kosong tak berpenghuni, tidak ada tumbuhan, air, bahkah manusia. Nabi Ibrahim berangkat ke arah negeri Syam yang sangat jauh. Suaminya itu hanya meninggalkan sekantung kurma dan seguci air untuk keduanya.

Kemudian Siti Hajar berkata kepada Nabi Ibrahim a.s. dengan penuh ketegaran, rasa percaya, dan ketenangan.  “Apakah Allah Swt yang memerintahkanmu untuk melakukan ini?”

Nabi Ibrahim a.s. menjawab, “Benar”. Siti Hajar pun berkata penuh keridaan dan rasa aman, “Kalau begitu, Allah Swt tidak akan menelantarkan kami”

Kisah tersebut memberi suri teladan terbaik bagi perempuan muslimah tentang keimanan dan tawakalnya kepada Allah Swt. Jika bukan karena ketegaran iman yang memenuhi jiwa Siti Hajar dan bukan karena ketulusan rasa tawakalnya kepada Allah Swt yang menegarkan naluri dan perasaannya, ia tidak akan mampu menghadapi kondisi yang sangat sulit itu.

Dari kisah Yukabidah dan Siti Hajar kita bisa mengambil hikmah, benarlah bahwa Allah Swt tidak akan menetapkan takdir yang buruk, melainkan kita yang belum mengetahui takdir baik apa yang terjadi setelahnya. Mungkin kita merasa apa yang terjadi dalam kehidupan kita ini sangatlah buruk, tapi siapa yang tahu, bahwa Allah Swt sudah menyiapkan takdir terbaik di baliknya.

Kita sebagai manusia dalam menjalani kehidupan ini berkewajiban untuk bekerja keras menapaki jalan kebaikan, mengambil seluruh cara dan sarana untuk melakukan amal kebajikan untuk dunia dan akhirat, seraya bertawakal penuh dan menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt.

Maka jika saat ini kamu mungkin sedang menghadapi ujian dan masalah, cobalah untuk memperkuat tawakal dan yakin kepada Allah Swt sebagaimana makna indah kisah Yukabidah dan Siti Hajar. Karena kita hanyalah seorang hamba, maka pasrah bukan menjadi hal yang sia-sia, tapi penuh akan makna jika terus diiringi dengan takwa.

Penulis: Intan Puspitayana

Tags: , ,

Bagikan ke

Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Silaturahmi Open House Bersama Buya Yahya
20 April 2024

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dengan rahmat dan ridha Allah Swt, mari bergabung dalam silaturahmi istimewa di Al-Bahjah Blitar.... selengkapnya

Bulan Ramadan Bulan Berbahagia
26 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap kali menjelang Ramadan, sahabat Nabi Saw selalu bergembira menyambut kedatangannya. Kegembiraan itu terpancar di wajah dan... selengkapnya

Perjalanan Menuju Sebuah Perubahan yang Besar Memang Panjang dan Melelahkan
12 November 2024

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ... selengkapnya

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini
29 Juni 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap orang tua tentu berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan membawa keberkahan bagi keluarga.... selengkapnya

Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Waswas Keputihan karena Tidak Tahu Hukumnya? Ummi Fairuz Ar-Rahbini Menjawab
12 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keputihan kerapkali membuat para wanita menjadi waswas. Waswas yang menimpa seorang wanita terhadap keputihan ini disebabkan adanya... selengkapnya

Sering Dilupakan Orang, Buya Yahya Beberkan Hikmah Puasa Ramadan
25 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tak terasa saat ini kita sudah memasuki hampir setengah dari bulan Ramadan. Semoga Allah Swt menerima amalan-amalan... selengkapnya

Menebar Jaring-Jaring Dakwah Buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1 Kini Tersedia di Gramedia Jabodetabek
4 November 2021

Menebar Jaring-Jaring Dakwah Buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1 Kini Tersedia di Gramedia Jabodetabek PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS FLASH-Tim pemasaran Pustaka Al-Bahjah... selengkapnya

Batal Menikah Bukan Akhir Segalanya
21 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tidak semua yang telah direncanakan berjalan sesuai keinginan dan harapan. Termasuk dalam hal pernikahan. Pernikahan sebuah momen yang... selengkapnya

Kaum “J” Minggir Dulu, Beginilah Cara Memahami Bahasa Cinta Pasangan
18 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya

Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: