● online
Perjalanan Menuju Sebuah Perubahan yang Besar Memang Panjang dan Melelahkan

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
…“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Q.S. Ar-Ra’d: 11)
Terdapat berbagai macam manusia yang dapat menerima sebuah petunjuk. Ada yang cukup hanya dengan satu isyarat. Ada yang memerlukan penjelasan dengan lemah lembut, ada yang tidak memedulikan kecuali dengan teguran dan kemarahan. Ada pula yang tidak memerlukan itu semua─hatinya tertutup dan mengeras menerima seruan kebaikan─dan dia termasuk dalam golongan setan.
Layaknya dalam menulis buku, perlu ada proses panjang sebelum sampai ke lembaran terakhir. Berbagai kendala dan rintangan harus dihadapi agar sampai pada tahap penyelesaian. Namun yang pasti kita tidak akan bisa menyelesaikan lembaran terakhir jika seandainya kita tidak sedikit pun memulai di lembaran pertama.
Setiap permulaan itu sifatnya dekat dan sederhana. Ia seperti goresan pena pertama pada lembaran buku kosong, diambil dan digunakan untuk membuat sebuah coretan. Lalu berakhir dengan kata-kata yang tersusun, dan jadilah kalimat-kalimat yang indah sampai akhirnya menjadi sebuah buku yang akan dibaca oleh orang.
Setiap permulaan itu dekat dan sederhana, seperti satu langkah awal dalam pendakian sebuah gunung yang berakhir dengan ribuan langkah, bahkan jutaan langkah yang membawa kepada sebuah tujuan. Tujuan itu mungkin jauh, namun ia tetap berawal dengan satu permulaan yang sangat dekat dan sederhana. Jika yang satu langkah itu masih terasa berat, ringankanlah ia dengan setengah langkah. Tidak masalah, yang penting mulailah melangkah. Hanya dengan cara itu kita berpeluang untuk sampai pada akhir dan tujuan yang diharapkan.
Setiap permulaan itu dekat dan mudah untuk dilakukan. Ia semudah memasang niat yang baik pada waktu pagi, yang membangkitkan semangat sehingga pekerjaan selesai dan berakhir dengan senyuman ikhlas pada malamnya. Banyak kesuksesan yang berawal dari niat yang sederhana, namun dilakukan dengan sungguh-sungguh. Bahkan niat sangat menentukan apakah pekerjaan itu membawa kebaikan di dunia atau sampai ke akhirat.
Permulaan itu sederhana, sesederhana mengawali sesuatu yang baik dengan mengucapkan bismillah. Tidak ada lidah yang tak mampu mengucapkannya, walaupun sederhana tapi ia sangat berharga. Ia mampu membuka pintu rahmat, menghalang tipu daya setan, mencukupkan segala kekurangan serta mengandung keberkahan dari sebuah tindakan.
Mulailah dengan diri sendiri karena itulah yang paling dekat. Setelah itu baru kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat. Tidak masalah jika terasa sulit, setidaknya kita sudah memulainya untuk diri sendiri. Itu sebuah permulaan yang baik, jika kita memulainya dengan orang lain bisa jadi kita tidak berhasil. Jika berhasil pun itu milik orang lain sedangkan kita tidak mendapatkan apa-apa.
Lihatlah ke depan, ke arah perubahan yang kita inginkan. Namun jangan lupa untuk mengawalinya dengan langkah pertama. Tidak ada seorang pun yang sampai ke tempat yang ia inginkan hanya dengan satu langkah saja. Banyak langkah yang harus dilewati, terkadang dalam melangkah banyak sekali cobaan dan ujian, bahkan terkadang terjatuh dan tak berdaya. Jangan menyerah, bangun, dan hadapilah semua rintangan itu hingga sampai ke tempat yang ingin dituju.
Perjalanan menuju sebuah perubahan yang besar memang panjang dan melelahkan, namun lupakan untuk sementara waktu. Mulai saja dengan yang dekat. Hidup kita pun ada tahapannya mulai dari A-Z. Ikuti saja tahapan-tahapan itu, jika kita sabar insyaallah kita akan sampai juga. Mungkin banyak rintangan yang harus kita lalui dalam perjalanan menuju Z, namun kendatipun demikian semua itu tidak akan bisa kita lakukan jika tidak memulainya dari A.
Sahabatku, mulailah dan jangan pernah menunda walau sesaat, Allah Swt tidak hanya melihat apa yang ingin kita dapatkan. Akan tetapi Allah Swt juga ingin melihat usaha apa yang telah kita lakukan. Mulailah dengan hati yang ikhlas, lakukanlah dengan kesabaran serta akhirilah dengan rasa syukur. Hanya dengan itu yang dapat menghantarkan kita kepada keberhasilan dunia dan keberhasilan akhirat.
Penulis: Abdurrohim Harahap S.Th.I., M.Us.
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Perjalanan Menuju Sebuah Perubahan yang Besar Memang Panjang dan Melelahkan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Divisi Media dan Dakwah Al-Bahjah mengadakan tasyakuran gedung media baru yang berdiri megah di kawasan kompleks yayasan... selengkapnya
PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH Assalamu’alaikum Bagi kalian yang memiliki kemampuan dalam bidang Public Relations atau Editor Bahasa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada sebagian masyarakat indonesia, terdapat sebuah keyakinan bahwa bulan Suro atau Muharram adalah bulan keramat. Pada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan, selain melakukan amalan-amalan yang biasa dilakukan di bulan-bulan lainnya,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kita jumpai tulisan di media massa yang penulisnya tidak memiliki latar belakang bahasa atau jurnalistik. Mengapa bisa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam upaya menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan melanjutkan sinergitasnya, Pondok Pesantren Al-Bahjah Pusat mengukuhkan pengasuh baru. Acara... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bagi orang yang belum paham, ketika bepergian mungkin saja beranggapan bahwa shalat normal seperti biasa, tanpa jamak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ada dua metode paling populer untuk menentukan awal bulan Hijriyah, yakni rukyat dan hisab. Perbedaan metode ini... selengkapnya
Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.