● online
Langkah-Langkah Menulis Beserta Penjelasannya

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Siapa pun dapat menulis, tetapi tidak semua orang dapat menghasilkan tulisan yang baik. Sebab, menulis merupakan wujud keterampilan berbahasa yang terakhir setelah seseorang menguasai keterampilan mendengarkan, menyimak, dan membaca. Oleh karenanya proses kreatif ini harus dilakukan dengan serius. Setiap penulis harus melalui proses dan tahapan agar tulisan yang dihasilkan dapat sesuai dengan tujuannya, tidak terkecuali bagi pemula. Sebab, tulisan yang baik bukan selalu merupakan produk yang fenomenal, tetapi tulisan yang ditulis berdasarkan kemampuan menerapkan langkah-langkah menulis sehingga tulisannya dapat dimengerti dan diterima oleh pembaca. Berikut langkah-langkahnya.
- Persiapan Sebelum Menulis
Dalam menjalankan aktivitas apa pun, proses yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan dikarenakan adanya persiapan yang matang. Sama halnya dengan menulis, ketika seseorang mempersiapkan terlebih dahulu hal-hal yang dibutuhkan saat menulis maka niscaya proses menulisnya akan jauh lebih baik. Berikut hal-hal yang harus dilakukan dalam tahap persiapan sebelum menulis.
a. Tentukan Tujuan Menulis
Setiap tulisan harus memiliki tujuan, maka tujuan tersebut harus direncanakan dan ditetapkan ketika sebelum Anda menulis. Sebab, tujuan yang tidak ditetapkan sebelum menulis cenderung akan menghasikan tulisan yang keluar dari batasan-batasan. Akhirnya, tulisanmu tidak memiliki arah atau target yang ingin dicapai. Motif menulis bisa bermacam-macam, entah itu sifatnya untuk memberikan informasi, mengajak pembaca, memberikan edukasi, mempromosikan sesuatu atau lain sebagainya.
b. Penelitian/Riset
Penelitian atau riset mungkin terdengar dan dianggap hanya berlaku untuk tulisan-tulisan ilmiah. Tetapi inilah salah satu hal yang sering dilupakan penulis pada umumnya, yakni kurangnya riset yang dilakukan sebelum menulis. Maksud dari penelitian atau riset secara sederhana adalah melakukan proses konfirmasi atau pengecekan terhadap objek tulisannya.
Penting bagi penulis untuk menuliskan hal-hal yang ditulisnya dengan kebenaran fakta. Misalnya seseorang ingin menuliskan tentang kopi tetapi ia sama sekali belum pernah meminum kopi. Mana mungkin seseorang menuliskan tentang daerah pegunungan itu memiliki cuaca yang panas sedangkan pada kenyataannya adalah dingin. Kekeliruan tersebut disebabkan karena kekurangan penelitian atau riset yang dilakukan penulis sebelum menulis.
Pencarian penelitian atau riset dapat dilakukan dengan memperkaya pengalaman terhadap objek tulisannya. Artinya, apabila tujuan menulis tersebut untuk memberikan informasi terkait objek wisata, maka hendaknya kita mengunjungi atau mencari tahu terkait objek wisata tersebut terlebih dahulu. Satu hal yang dapat menyumbang bahan tulisan pada tahap ini juga adalah dengan memperbanyak membaca tulisan-tulisan yang berkaitan dengan apa yang akan kita tulis.
c. Pembuatan Kerangka Tulisan/Outline
Pada tahap menulis sering kali seseorang mengalami kebuntuan ketika akan menuliskan bagian berikutnya. Kebuntuan tersebut tentu menghambat proses menulis. Dampaknya tulisan yang dihasilkan menjadi melebar dan tidak berarah. Bahkan yang paling buruk bisa saja tulisan yang sudah dihasilkan tersebut dirombak kembali dari awal karena kesalahan pengorganisasian. Hal tersebut dapat diatasi dengan membuat kerangka tulisan sebelum menulis. Kerangka tulisan tersebut dapat berisi pokok-pokok pikiran yang akan ditulis dan dikembangkan pada tahap menulis nanti.
Kerangka tulisan dapat ditulis poin per poin atau berupa kalimat-kalimat singkat. Kerangka tulisan yang sudah ditentukan akan menjadi panduan seseorang ketika menulis. Pada saat penulisan, kerangka tulisan tersebut dapat bertambah atau berkurang sesuai dengan kebutuhan. Namun satu masalah yang sudah diselesaikan adalah penulis tidak akan mengalami kebingungan terhadap apa yang harus dituliskannya nanti.
- Tahap Penulisan
Setelah ketiga langkah sebelum menulis di atas dilakukan, langkah selanjutnya adalah penulisan draf tulisan. Tahap penulisan ini merupakan tahap lanjutan setelah tujuan menulis, penelitian/riset, dan penulisan kerangka tulisan dilakukan. Pada tahap ini juga dapat dikatakan sebagai tahapan pengembangan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan sebelum menulis.
Ketika melakukan tahap penulisan seseorang harus memiliki bahan-bahan yang cukup untuk dituliskan. Bahan-bahan tersebut dapat berupa catatan-catatan kecil di luar dari kerangka tulisan, pengalaman imajinasi yang dihasilkan dari proses membaca, mendengarkan lagu, menonton film, aktivitas sehari-hari, dan lain sebagainya. Pada proses penulisan inilah seseorang dituntut untuk kreatif dalam mencurahkan segala isi pikirannya.
Pada tahap penulisan ini jangan sesekali mencoba merevisi tulisanmu terlebih dahulu. Biarkan ide dan gagasanmu berkembang dan mengalir terus menerus dengan mengacu pada kerangka tulisan. Teknik ini disebut dengan teknik freewriting (menulis bebas). Adapun ulasan lengkapnya mengenai teknik ini dapat dibaca pada link berikut: https://pustakaalbahjah.com/blog/teknik-menulis-bagi-pemula-lupakan-eyd-dan-tanda-baca-freewriting
- Revisi
Langkah menulis yang terakhir adalah melakukan revisi terhadap tulisan yang sudah dibuat. Tahap ini tentu dilakukan ketika tulisanmu telah diselesaikan secara utuh. Artinya, Anda dapat membaca draf naskahmu dari awal dengan melakukan penyuntingan secara mendalam. Penyuntingan yang dimaksud yakni dimulai dari penyuntingan tata bahasa, tanda baca, ejaan, keselarasan dengan kerangka tulisan, kesesuaian dengan riset dan tujuan, dan lain sebagainya. Lakukan tahap ini sampai benar-benar tulisanmu tidak terdapat kesalahan.
Tahap revisi ini berkenaan dengan keterampilan kebahasaan seorang penulis. Namun, apabila Anda tidak memiliki keterampilan berbahasa seperti ejaan, tata bahasa, dan lain sebagainya, Anda dapat menyuruh orang lain untuk merevisinya. Pada jenis dan tujuan tulisan tertentu, Anda dapat menggunakan fasilitas-fasilitas penyuntingan yang disediakan oleh penerbit, lembaga, atau perseorangan. Setelah tahap ini selesai, maka tahap kreatif menulismu sudah selesai. Selanjutnya tulisanmu sudah layak untuk dipublikasikan.
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, menulis adalah keterampilan berbahasa yang terakhir setelah mendengarkan, menyimak, dan membaca. Oleh karenanya keterampilan menulis tidak bisa didapatkan secara instan. Namun meskipun demikian, semua orang dapat menulis dengan terus belajar dan belajar. Selamat menulis!
Penulis: Idan Syahid
Tags: Cara menulis, Langkah langkah menulis, Tahapan menulis, Tips Menulis
Langkah-Langkah Menulis Beserta Penjelasannya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi berbagai macam persoalan yang dialami manusia. Baik itu berupa masalah kehidupan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peradaban manusia berkembang begitu cepat di berbagai bidang, termasuk di bidang teknologi. Salah satu contoh perkembangan teknologi yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah atau cerita happy ending dalam sebuah hubungan, tetapi juga sebuah amanah dan ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah pagi yang syahdu, saat matahari masih malu-malu menyingkapkan sinarnya, halaman di sekolah PAUD Terpadu Al-Bahjah itu... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setiap rumah tangga pasti pernah mengalami permasalahan, sebab manusia adalah mahluk yang memiliki hawa nafsu sehingga... selengkapnya
Gemerlap Harlah Al-Bahjah: Bersinergi untuk Negeri, Bermanfaat untuk Ummat PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Tidak terasa tahun ini Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Seiring kilatnya perkembangan zaman, maka semakin banyak pula kemudahan-kemudahan yang didapat akibat evolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon- Kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu ikhtiar untuk mendapatkan ilmu. Namun bagaimana jika antara guru dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Beberapa hari yang lalu telah terjadi musibah besar yaitu kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur... selengkapnya
Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000
Saat ini belum tersedia komentar.