● online
Peringatan Maulid Nabi dan Beramal pada Bulan Maulid, Ternyata…
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Memasuki bulan Maulid (Rabi’ul Awwal) tahun 1445 Hijriah ini, persiapan untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad Saw diselenggarakan di berbagai tempat. Semangat untuk membuktikan rasa cinta kepada Baginda Nabi Saw semakin tumbuh subur di dalam hati setiap pencinta Nabi Saw.
Adakah Anjuran Khusus untuk Memperingati Maulid Nabi?
Bagaimanakah anjuran dalam memperingati maulid Nabi Muhammad Saw ini? Buya Yahya menyampaikan,
“Anjuran untuk berbangga (atas lahirnya) Nabi ialah setiap saat. Bahkan jika kita setiap hari mengadakan gebyar perayan kelahiran Nabi yang maknanya syukur, tanda terima kasih kita kepada Allah Swt atas terlahirnya Nabi Saw, itu masih belum cukup.”
Kemudian, secara fitrah yang alami, bagi orang-orang yang di dalam hati mereka ada kecintaan dan kebanggaan kepada Baginda Nabi Muhammad Saw, pasti akan memiliki semangat yang lebih saat bulan kelahiran Nabi Saw tiba. Itu merupakan hal yang tidak bisa dibohongi oleh hati. Buya menyampaikan,
“Jika anjuran untuk berbangga dan memperingati kelahiran Nabi Saw sebagai tanda syukur setiap hari saja tidak cukup, maka secara otomatis tanpa ucapan dan tanpa perintah, saat bulan kelahiran Nabi Saw tiba pasti ada satu semangat lebih untuk merayakannya.”
Hal tersebut karena hati yang memiliki cinta dan rindu pasti akan terhubung kepada orang yang dicintainya saat menemui kenangan dan kesan tentangnya, baik itu dalam dimensi waktu ataupun tempat.
“Hati akan tersambung dengan zaman (waktu) dan makan (tempat) orang yang kita cintai. Misalnya, saat memasuki kota Madinah yang di situ pernah hadir Baginda Nabi Muhammad Saw, mustahil hati kita saat itu biasa saja. Kecuali memang tidak ada cinta. Begitulah saat menemui tempat, maka saat menemui waktu/masa pun sama,” jelas Buya.
Oleh karena itu, merasa gembira atas kelahiran Nabi Muhammad Saw tentu saja boleh dan tidak ada yang melarangnya. Cara mengekspresikan kegembiraan itu pun boleh dengan hal apa saja asal tetap dalam koridor keridhaan Allah Swt dan Rasul-Nya.
“Boleh ndak kita bergembira atas (kelahiran) Nabi? Ya boleh dong. Siapa yang melarang? Dengan cara apa? Dengan cara yang diridhai Allah dan Rasul-Nya. Contohnya apa? Membuat perayaan, makan bersama, dan lain sebagainya. Itu anjurannya setiap saat. Jika setiap saat aja boleh dan dianjurkan, apalagi di bulan maulid, tentu sangat boleh,” jelas Buya.
Buya juga menambahkan,
“Yang aneh adalah di hari selain bulan Maulid boleh, di bulan Maulid malah tidak boleh.”
Amalan yang Utama pada Bulan Maulid
Apa sajakah amalan-amalan pada bulan Maulid? Buya Yahya menyampaikan amalan pada bulan Maulid itu sama saja seperti bulan-bulan lainnya. Namun, Buya menambahkan bahwa segala amalan yang mubah jika diniatkan untuk menyambung hati dengan Rasulullah Saw maka amalan itu menjadi sunnah.
“Kaidah yang dikukuhkan para ulama ialah semua amalan mubah jika diniatkan untuk sambung hati kepada Nabi Muhammad Saw maka amalan itu menjadi sunnah. Apalagi amalan yang jelas-jelas Nabi anjurkan, seperti sedekah, silaturahim, dan pembacaan sejarah Nabi Saw dalam irama mengingat Nabi Saw. Sungguh, itu semua adalah kemuliaan dan penyuburan makna cinta kepada Nabi Muhammad Saw,” ungkap Buya.
Demikianlah penjelasan Buya Yahya tentang anjuran memperingati kelahiran Nabi Saw dan amalan pada bulan Maulid. Semoga kita semua dapat membuktikan cinta kita kepada Baginda Nabi Muhammad Saw.
Tidak lupa kami juga ingatkan kepada pembaca semua untuk ikut menghadiri acara Maulid dan Silaturahim Akbar Satu Hati di Al-Bahjah 1445 Hijriah yang insya Allah akan terselenggarakan pada:
Hari/tanggal: 17 September 2023 M./ 2 Rabi’ul Awwal 1445 H.
Waktu: Pukul 07.00 – 11.00 WIB.
Lokasi: LPD Al-Bahjah Pusat, Jalan Pangeran Cakrabuana No. 179 Sendang Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611.
Jangan lewatkan juga event bazar buku-buku karya Buya Yahya dengan harga spesial, khusus di bulan mulia untuk para pencinta Baginda Nabi yang hadir di acara ini. Adapun untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar acara ini, pembaca sekalian dapat mengunjungi akun Instagram @satuhatidi.albahjah atau media sosial Al-Bahjah.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV dan buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1.
Tags: Beramal pada Bulan Maulid, Bulan Maulid, Maulid dan Silaturahim Akbar Al-Bahjah 1445 H, Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah, Maulid Nabi, Maulid Nabi Muhammad, Nabi Muhammad Saw, Peringatan Maulid Nabi
Peringatan Maulid Nabi dan Beramal pada Bulan Maulid, Ternyata…
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Depresi dapat menimpa semua kalangan, baik kaum muda maupun tua. Fenomena yang merebak saat ini bahwa banyak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Make up atau kosmetik sudah menjadi kebutuhan dasar setiap wanita. Fitrah dari seorang wanita yang ingin tampil... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Liburan telah usai, sudah waktunya para santri kembali ke pondok untuk meneruskan perjuangan menuntut ilmu. Balik ke pondok... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masalah waswas kerap dihadapi banyak orang tanpa pandang bulu. Satu hal yang pasti menurut Imam Al-Ghazali, orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan salah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan ini dapat muncul di kalangan umat Islam, yakni tentang bagaimana Allah Subhanallahu wa Ta’ala menghukum hambanya.... selengkapnya
Oleh: Imam Abdullah, B.Sc. MA. Hukum Shalat Ied Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hukum melaksanakan shalat Ied adalah sunnah mu’akkadah, baik... selengkapnya
Makkah Di kejauhan jelajah terbentang luas, Di hati nurani, cinta tak terbatas. Perjalanan ke Makkah, tiada terlukiskan, Dalam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Overthinking dapat diartikan sebagai kondisi di mana seseorang memberikan ruang terlalu banyak terhadap pikiran untuk berpikir secara terus-menerus... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka sekalian, tak terasa Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai orang beriman, kita tentu harus bergembira... selengkapnya
Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000


Saat ini belum tersedia komentar.