● online
Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya Yahya, lebih baik memberikan santunan langsung ke rumah mereka, daripada mengumpulkan mereka dalam suatu acara atau undangan.
“Lebih baik Anda antarkan santunan ke rumah mereka. Bahkan, bisa jadi ketika Anda sampai di sana, Anda akan tersentuh oleh kondisi mereka yang sebenarnya. Bukan hanya sekadar kebutuhan makan, mungkin Anda akan melihat jendela rumah mereka yang rusak atau melihat adik-adik mereka yang tiga kecil-kecil tumbuh dengan keterbatasan.”
Buya Yahya bercerita tentang seorang haji yang baik hati. Beliau menyantuni anak yatim dengan mengundang mereka ke rumahnya. Namun, saat Buya Yahya mampir ke rumah haji tersebut, beliau menemukan bahwa tempat tinggal sang haji berada sangat jauh, hingga butuh waktu dua jam perjalanan pulang-pergi. Hal ini membuat Buya Yahya berpikir, betapa mahalnya waktu yang dihabiskan untuk berbelas kasih. Waktu dua jam PP bisa digunakan untuk mempersiapkan diri atau belajar.
Buya Yahya mengingatkan kita bahwa sebagai seorang pendidik, kita perlu memahami betapa berharganya waktu ini. Dua jam PP, empat jam per hari, merupakan waktu yang berharga dan seharusnya tidak sia-sia. Jika kita tidak bisa memberikan santunan dengan mengantarkannya langsung ke rumah mereka, mungkin lebih baik tidak mengundang mereka ke rumah kita.
Penting juga untuk tidak mengeksploitasi momen santunan kepada anak yatim sebagai ajang kesombongan atau pencitraan semata. Santunan seharusnya datang dari hati dengan ketulusan. Kita bisa menjadikan mereka seperti anak kita sendiri, merawat mereka dengan baik, dan mengajarkan mereka kepada Allah. Rasulullah SAW pun pernah bersabda bahwa dia akan menjamin hidup anak yatim yang diurus dengan baik di surga.
Sebagai penutup, Buya Yahya mengingatkan agar tidak merendahkan atau berprasangka buruk terhadap orang yang menyantuni anak yatim. Mungkin ada alasan khusus mengapa mereka mengundang anak yatim ke tempat tertentu. Yang penting, santunan itu datang dari hati dan tidak menimbulkan kesulitan bagi mereka yang disantuni.
Demikian tausiyah Buya Yahya tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Semoga kita semua dapat menjadi penyantun yang sejati, tulus, dan ikhlas dalam memberikan bantuan kepada mereka.
Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, kita tak pernah tahu kejutan apa yang akan datang esok hari. Kadang kita bersukacita, kadang juga... selengkapnya
Dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami memiliki kewajiban untuk memberi nafkah kepada istri dan keluarganya. Maksud dari kewajiban ini adalah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Perkembangan zaman yang semakin canggih menuntut masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan cepat. Kondisi ini ditandai dengan semakin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman terus berubah saban detik. Kini, kita berada pada zaman digital yang memungkinkan setiap orang terhubung hanya dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika anak sakit, orang tua akan pergi menemui dokter, pusat kesehatan, atau orang yang mengerti tentang kesehatan.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan salah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan akan segera datang, sudahkan kita mempersiapkan diri? Apa saja sebenarnya pesiapan yang harus kita lakukan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mahasiswa muslim menghadapi dilema ketika harus mengunjungi gereja untuk keperluan tugas kuliah. Dalam sebuah kesempatan, ia... selengkapnya
Hanya Engkau Sandaranku Hati terkoyak sunyi tanpa suara, Menadah luka dalam pelukan doa, Diamku adalah lautan sabar yang dalam,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya saat menjelaskan tafsir surah Maryam ayat satu sampai dengan ayat tujuh menyampaikan rumus terkabulnya... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000
Saat ini belum tersedia komentar.