Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Diposting pada 26 Juni 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 1.916 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Prosesi pemotongan hewan qurban di masyarakat pada umumnya dilakukan oleh panitia qurban. Namun seringkali kita melihat panitia mendapatkan jatah daging qurban yang lebih banyak. Lantas bagaimanakah hukumnya?

Buya Yahya menjelaskan bahwasannya dalam syariat tidak ada ketentuan khusus mengenai proporsi pembagian daging hewan qurban. Namun alangkah baiknya jika pembagian daging hewan qurban dilakukan secara adil dan merata.

Baca Juga: Tukang Sembelih Kurban Tidak Boleh Diupah Dengan Daging Kurban, Begini Penjelasan Buya Yahya

Hal ini untuk menghindari adanya kecemburuan di antara masyarakat sebab dikhawatirkan ketika panitia qurban mendapatkan bagian daging hewan qurban lebih banyak, akan ada masyarakat yang tidak terima hingga bisa jadi semuanya berlomba menjadi panitia qurban.

“Pembagian daging qurban tidak ada ketentuan yang khusus. Akan tetapi dibagi rata itu adalah untuk menghindarkan dari kecemburuan, sebab sebagian orang itu melihat beda saja langsung marah,” jelas Buya.

Gambar: Buya Yahya sedang menjelaskan hukum daging qurban panitia lebih banyak

Adapun karena di Indonesia biasanya pembagian daging hewan qurban didasarkan kepala keluarga, maka lebih baik penentuan proporsi pembagian daging hewan qurban adalah dengan mempertimbangkan jumlah anggota keluarga dalam dalam satu keluarga. Apabila jumlah orang dalam satu keluarga ternyata banyak, maka alangkah baiknya jumlah daging hewan qurban nya pun lebih banyak.

“Bisa saja dibedakan misalnya dia keluarganya cuma satu, dikasih setengah kilo. Tapi ada keluarga fakir miskin anaknya sepuluh masa dikasih cuma setengah kilo. Jadi disesuaikan, sah disesuaikan,” jelas Buya

Baca Juga: Masih Ada Yang Suka Menjual Kulit Hewan Kurban? Ternyata Begini Hukumnya

Namun disamping itu Buya berpesan kepada semuanya untuk senantiasa menerima dan mensyukuri pemberian daging qurban dengan jumlah berapapun. Jangan sampai merasa iri kepada orang lain ketika jumlah daging yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Cuma kami imbau kepada siapapun yang menerima daging qurban, itu adalah rezeki berkah, nggak perlu ngiri deh sama yang lainnya,” pesan Buya.

Photo the top view of giving of sacrificial meat on eid aladha isolated by white background

Gambar; Daging Kurban

Maka disini yang sangat dituntut untuk adil adalah panitia qurban. Jangan sampai panitia membagikan daging qurban menggunakan hawa nafsu yang akhirnya menimbulkan kecemburuan dan kedengkian di antara masyarakat.

“Intinya adalah bebas, tapi ingat kita harus menggunakan rasa, bukan sekedar membagi. Disaat kita membagi dengan cinta dan kasih sayang itu yang menjadikan  cara membaginya pun pasti benar nanti,” pungkas Buya

Semoga Allah Swt menghindarkan kita dari sifat dzalim kepada sesama, dan menumbuhsuburkan kasih sayang dan cinta dalam hati kita. Serta Allah Swt permudah untuk bequrban. Amiin.

Sumber: Tausyiah Buya Yahya pada chanel Youtube Al-Bahjah TV

 

Agar ibadah kurban kita semakin sempurna sesuai dengan tuntunan Baginda Nabi Muhammad Saw, Pustaka Al-Bahjah menyediakan Buku Silsilah Fiqih Praktis Qurban yang disusun oleh Buya Yahya. Buku yang sangat praktis dan mudah dipahami ini sangat kami rekomendasikan untuk khususnya bagi Pengurus Masjid dan Tokoh Masyarakat, maupun masyarakat umum.

Klik Untuk Memesan!

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Hari Arafah: Momentum Koreksi Diri, Panjatan Doa, dan Pengharapan
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Definisi dan penamaan Hari Arafah beberapa ulama berbeda pendapat. Sebagian ulama mengatakan Arafah diambil dari kata i’tiraf yang... selengkapnya

Teks Khutbah Idulfitri 1447 H
14 Maret 2026

Selamat Idulfitri 1447 H. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita hamba yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,... selengkapnya

Merawat Hati di Tengah-Tengah Gempuran Teknologi Informasi
11 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati memiliki dua pintu utama, yaitu mata dan telinga. Segala informasi yang diterima hati melalui mata dan telinga... selengkapnya

Sunah Nabi Saw Ini Jadi Resep Utama dalam Beretika Plus Menyehatkan
9 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam bermasyarakat, keharmonisan bertetangga dengan menerapkan kehidupan bersosial sangatlah dibutuhkan. Jika bertetangga tanpa mengutamakan etika yang baik,... selengkapnya

Alam Barzakh: Kenikmatan dan Siksa bagi Ruh dan Jasad
2 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ajaran Islam, setelah seseorang meninggalkan alam dunia, dia memasuki fase yang disebut sebagai alam barzakh, yakni... selengkapnya

Khutbah Idulfitri 1445 H
9 April 2024

Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya

Problem Moral dan Masa Depan Bangsa
19 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Wajah moral anak bangsa belakangan ini tampaknya kian bopeng. Banyak pemberitaan yang membuat kita menitikkan air mata.... selengkapnya

Sejatinya Allah Sudah Menentukan Takdir Kita, Haruskah Kita Tetap Berusaha?
22 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua yang terjadi di dunia ini tidak luput dari ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala (qadha) dan implementasinya (qadar).... selengkapnya

Kajian Rutin Majelis Al-Bahjah Kembali Dibuka, Jangan Sampai Terlewat
4 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: