● online
Antrean Haji Hingga Berpuluh Tahun, Harus Bagaimana?

Gambar: Ibadah Haji di Baitullah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ibadah haji merupakan ibadah yang sangat diimpikan oleh jutaan umat islam di seluruh dunia. Banyak diantara kaum muslim melakukan berbagai ikhtiar agar bisa melaksanakan ibadah ini.
Namun bagi umat islam di Indonesia, berhaji bukanlah sesuatu yang mudah. Selain biayanya yang cukup tinggi, waktu tunggu nya pun harus berpuluh-puluh tahun untuk bisa berangkat haji.
Akhirnya banyak yang khawatir hingga tidak sedikit calon jemaah haji memutuskan untuk beralih kepada ibadah umroh yang keberangkatannya lebih cepat ketimbang mendaftar haji yang waktu tunggu nya lama.
Buya Yahya menjelaskan bahwa seseorang tidaklah wajib langsung melaksanakan ibadah haji ketika ia telah mampu. Namun ia harus menggantinya dengan azam, yakni keinginan kuat dan tekad untuk berhaji meskipun belum bisa berangkat hari ini, bisa tahun berikutnya dan seterusnya, asalkan perkiraan harus panjang umur sampai disana.
“Haji itu tidak wajib langsung di saat dia mampu, tapi ia harus menggantinya dengan azam, azam itu berniat, tekad untuk haji, cuma belum hari ini,” jelas Buya

Gambar: Buya Yahya sedang menjawab pertanyaan jamaah mengenai berangkat haji yang harus menunggu berpuluh tahun
Salah satu bentuk nyata dari azam ini adalah mendaftar dan menabung untuk berangkat haji. Maka dari itu seseorang yang sudah mendaftar haji, artinya sudah ada azam dalam dirinya untuk haji, maka lanjutkanlah tabungan haji tersebut meskipun harus mengantri lama. Sebab dengan mendaftar dan menabung itu lah ia telah melaksanakan kewajibannya untuk berazam.
“Nabung adalah termasuk kedalam jenis azam. Ada orang yang sudah mendaftarkan haji, artinya dia sudah azam untuk haji, maka lanjutkan untuk tabungan haji,” imbau Buya
Apabila di pertengahan jalan ternyata seseorang yang telah mendaftar haji tersebut katakan meninggal dunia, maka ia tetap mendapatkan pahala haji berkat azam haji tersebut. Begitulah Maha Kasih nya Allah.
“Kalau ternyata di pertengahan jalan kita meninggal, ya sudah punya azam haji, sudah dapat pahala haji,” pesan Buya
Maka bagi yang sudah mampu jangan ragu untuk mendaftar haji meskipun antreannya lama, dan yang sudah mendaftar haji tidak usah mengalihkannya kepada umroh. Sebab ketika kelak ia bisa berhaji, maka otomatis kewajiban umroh nya juga akan tergugurkan. Berbeda ketika ia hanya melaksanakan umroh, kewajiban berhaji tetap tidak akan tergugurkan.

Gambar: Menabung
Kalaupun berkeinginan umroh sebelum haji maka hendaknya membuat program terpisah, jadi dua-duanya berjalan.
“Adapun masalah umroh anda buat program baru lagi semoga ada rezeki bismillah”
Semoga Allah Swt senantiasa menumbuhsuburkan kerinduan dalam hati kita untuk berangkat haji, dan memudahkan kita untuk berangkat kesana. Amiin
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tags: Al-Bahjah, Antrean Haji, Buya Yahya, Ibadah Haji
Antrean Haji Hingga Berpuluh Tahun, Harus Bagaimana?
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Takdir adalah ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Allah Subhanu wa Ta’ala. Ketentuan ini tidak ada yang bisa mengubahnya,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada setiap masa terdapat orang dengan karakter dan sifat khasnya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 dan surat Al-Hijr ayat 27 diterangkan, bahwa jin merupakan makhluk yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya
“Perempuan tidak perlu menuntut ilmu terlalu tinggi. Kalau ujung-ujungnya hanya mengurusi sumur, dapur, dan kasur.” Anggapan seperti itu harus diluruskan.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita mungkin pernah mendengar kalau di balik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita juga tahu kalau... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari Raya Iduladha adalah hari kegembiraan bagi umat Baginda Nabi Muhammad Saw dan sebentar lagi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pagi ini Sabtu, 23 Syawal 1444H/13 Mei 2023 Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah kembali menebar “jaring-jaring”... selengkapnya
Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Komunikasi... selengkapnya
Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000
Saat ini belum tersedia komentar.