Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Diposting pada 29 September 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 713 kali

 

Menunggu

 

Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa

Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli

Barangkali tap tip jiwa sama-sama bisu

 

Bukankah hidup memang tentang menunggu?

Dan keindahannya dilihat dari bagaimana cara kita menunggu?

Menunggu waktu dimana kisah kita kan didengar

Menunggu waktu dimana keluh kesah kita kan usai

Menunggu waktu dimana kita kan pulang

 

Ini bukan lagi perihal baru berapa lama kita tinggal

Bukan lagi perihal kita baru memulai atau telah usai

Bukan lagi perihal kita telah siap atau masih tergagap

 

Bukankah ini hanya sekadar persinggahan?

Persinggahan yang ditakdirkan agar kita membuat sebuah pilihan dan keputusan

Melalui jalan mana kita akan pulang?

Kisah seperti apa yang akan kita selesaikan?

Mampukah semuanya kita pertanggung jawabkan?

 

Duhai jiwa…

Akankah kamu mulai lupa?

Perjalanan nan panjang ini

Bukan sekadar canda gurau semata

Melainkan pilihan-pilihan yang harus selalu kamu ambil ibrahnya…

 

Bertuhankan Ego

 

Kerap kali aku amati, onggokan

manusia yang saling mencaci,

yang saling memaki,

yang saling mengasihi,

padahal sedang berpura-pura saling empati.

 

Seakan tak cukup,

mereka saling mengobral kepercayaan

Menggadaikan kewibawaan

Kemudian saling menjerat

habis-habisan.

 

Kupikir dunia mulai kacau tak karuan

Ego semakin diper-Tuhankan

Dan kita masih saling ogah-ogahan

Jangankan saling mengingatkan,

Sekadar senyum tulus pun kita enggan melakukan.

 

Oh tidak,

Kupikir dunia benar- benar  hancur berantakan!

Tak ada senyuman,

tak ada gurauan,

tak ada pelukan.

 

Mati.

 

Kupikir dunia sudah mati.

Karena semua semakin tidak terkendali.

Kemudian aku menyesali;

kenapa tak sedari dulu kupakai hati?

 

Pulang

 

Bukan sekedar suka atau tidak suka

Bukan sekedar senang atau tidak senang

Juga bukan sekedar nikmat atau tidak nikmat

Pada proses ini,

Pada fase ini,

Kucoba dalami diriku sendiri,

Berkali-kali

Menyelam…

Menyelam..

Bahkan sesekali tenggelam.

 

Kutemukann diri dalam gelabah

Berkesudahan pada sumarah

Hilang sudah semua arah

Atmaku bak bersimbahkan darah

 

Dan lagi,

Lintang tak nampakkan keindahan

Tabir membentang di seluruh pandangan

Gemerlap melodi buana membancang

Atas semua adorasi yang seharusnya dilakukan

 

Oh, Tuhan

Harsaku telah hilang

Tak kutemui di semua sudut ruang

Pada suatu waktu aku terbayang,

Meminta pada-Mu untuk membawaku pulang

 

Aku…

Dan jalan yang tak berkesudahan

 

Penulis: Nur Aliyatul Hasanah

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Cara Perempuan Membatalkan Ta’aruf yang Baik
19 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hal yang harus dipahami terlebih dahulu adalah makna ta’aruf itu sendiri. Ta’aruf bukanlah kesepakatan untuk menuju kepada... selengkapnya

Cirebon Kebanjiran! Alarm bagi Kita untuk Lebih Peduli Lagi Terhadap Lingkungan
18 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bencana banjir yang melanda kota dan Kabupaten Cirebon pada 17 Januari 2025 kembali menyoroti krisis tata kelola... selengkapnya

Cara Masuk Surga Bersama Nabi Muhammad
22 September 2023

“Kelak, mereka yang menjaga jalinan hubungan dengan Nabi Saw akan menyusul masuk surga bersama Nabi Saw,” Prof. Dr. Al-Habib Abdullah... selengkapnya

Kajian Rutin Majelis Al-Bahjah Kembali Dibuka, Jangan Sampai Terlewat
4 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya

Mensyukuri Nikmat Ramadan
6 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan... selengkapnya

Menebar Jaring-Jaring Dakwah Buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1 Kini Tersedia di Gramedia Jabodetabek
4 November 2021

Menebar Jaring-Jaring Dakwah Buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1 Kini Tersedia di Gramedia Jabodetabek PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS FLASH-Tim pemasaran Pustaka Al-Bahjah... selengkapnya

Mengenal Hukum dan Keutamaan Haji sebagai Rukun Islam yang Kelima
23 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Haji menurut bahasa haji adalah bermaksud. Adapun menurut istilah fiqih haji adalah bermaksud (dengan sengaja) menuju Baitulharam (Ka’bah)... selengkapnya

Menghadapi Disrupsi Digital Perspektif Al-Qur’an dan Al-Hadits
8 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pertumbuhan dunia teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengharuskan berbagai aspek melakukan penyesuaian, mulai dari regulasi, konten, dan tata... selengkapnya

3 Cara Berbakti Kepada Orang Tua Saat Jauh dari Mereka
14 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban dalam Islam, setiap detik kita tidak boleh terlepas dari berbakti... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anak Terhindar Jeratan Judi Online
30 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Era digital menuntun setiap orang untuk mengakses pelbagai informasi yang mudah dijangkau, tanpa terkecuali dan tanpa memerlukan... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: