● online
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Menunggu
Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa
Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli
Barangkali tap tip jiwa sama-sama bisu
Bukankah hidup memang tentang menunggu?
Dan keindahannya dilihat dari bagaimana cara kita menunggu?
Menunggu waktu dimana kisah kita kan didengar
Menunggu waktu dimana keluh kesah kita kan usai
Menunggu waktu dimana kita kan pulang
Ini bukan lagi perihal baru berapa lama kita tinggal
Bukan lagi perihal kita baru memulai atau telah usai
Bukan lagi perihal kita telah siap atau masih tergagap
Bukankah ini hanya sekadar persinggahan?
Persinggahan yang ditakdirkan agar kita membuat sebuah pilihan dan keputusan
Melalui jalan mana kita akan pulang?
Kisah seperti apa yang akan kita selesaikan?
Mampukah semuanya kita pertanggung jawabkan?
Duhai jiwa…
Akankah kamu mulai lupa?
Perjalanan nan panjang ini
Bukan sekadar canda gurau semata
Melainkan pilihan-pilihan yang harus selalu kamu ambil ibrahnya…
Bertuhankan Ego
Kerap kali aku amati, onggokan
manusia yang saling mencaci,
yang saling memaki,
yang saling mengasihi,
padahal sedang berpura-pura saling empati.
Seakan tak cukup,
mereka saling mengobral kepercayaan
Menggadaikan kewibawaan
Kemudian saling menjerat
habis-habisan.
Kupikir dunia mulai kacau tak karuan
Ego semakin diper-Tuhankan
Dan kita masih saling ogah-ogahan
Jangankan saling mengingatkan,
Sekadar senyum tulus pun kita enggan melakukan.
Oh tidak,
Kupikir dunia benar- benar hancur berantakan!
Tak ada senyuman,
tak ada gurauan,
tak ada pelukan.
Mati.
Kupikir dunia sudah mati.
Karena semua semakin tidak terkendali.
Kemudian aku menyesali;
kenapa tak sedari dulu kupakai hati?
Pulang
Bukan sekedar suka atau tidak suka
Bukan sekedar senang atau tidak senang
Juga bukan sekedar nikmat atau tidak nikmat
Pada proses ini,
Pada fase ini,
Kucoba dalami diriku sendiri,
Berkali-kali
Menyelam…
Menyelam..
Bahkan sesekali tenggelam.
Kutemukann diri dalam gelabah
Berkesudahan pada sumarah
Hilang sudah semua arah
Atmaku bak bersimbahkan darah
Dan lagi,
Lintang tak nampakkan keindahan
Tabir membentang di seluruh pandangan
Gemerlap melodi buana membancang
Atas semua adorasi yang seharusnya dilakukan
Oh, Tuhan
Harsaku telah hilang
Tak kutemui di semua sudut ruang
Pada suatu waktu aku terbayang,
Meminta pada-Mu untuk membawaku pulang
Aku…
Dan jalan yang tak berkesudahan
Penulis: Nur Aliyatul Hasanah
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: kumpulan puisi, nur aliyatul, Puisi, puisi islami, puisi religi
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hal yang harus dipahami terlebih dahulu adalah makna ta’aruf itu sendiri. Ta’aruf bukanlah kesepakatan untuk menuju kepada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bencana banjir yang melanda kota dan Kabupaten Cirebon pada 17 Januari 2025 kembali menyoroti krisis tata kelola... selengkapnya
“Kelak, mereka yang menjaga jalinan hubungan dengan Nabi Saw akan menyusul masuk surga bersama Nabi Saw,” Prof. Dr. Al-Habib Abdullah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan... selengkapnya
Menebar Jaring-Jaring Dakwah Buku Buya Yahya Menjawab Jilid 1 Kini Tersedia di Gramedia Jabodetabek PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS FLASH-Tim pemasaran Pustaka Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Haji menurut bahasa haji adalah bermaksud. Adapun menurut istilah fiqih haji adalah bermaksud (dengan sengaja) menuju Baitulharam (Ka’bah)... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pertumbuhan dunia teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengharuskan berbagai aspek melakukan penyesuaian, mulai dari regulasi, konten, dan tata... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban dalam Islam, setiap detik kita tidak boleh terlepas dari berbakti... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Era digital menuntun setiap orang untuk mengakses pelbagai informasi yang mudah dijangkau, tanpa terkecuali dan tanpa memerlukan... selengkapnya
Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500
Saat ini belum tersedia komentar.