Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Diposting pada 29 September 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 552 kali

 

Menunggu

 

Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa

Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli

Barangkali tap tip jiwa sama-sama bisu

 

Bukankah hidup memang tentang menunggu?

Dan keindahannya dilihat dari bagaimana cara kita menunggu?

Menunggu waktu dimana kisah kita kan didengar

Menunggu waktu dimana keluh kesah kita kan usai

Menunggu waktu dimana kita kan pulang

 

Ini bukan lagi perihal baru berapa lama kita tinggal

Bukan lagi perihal kita baru memulai atau telah usai

Bukan lagi perihal kita telah siap atau masih tergagap

 

Bukankah ini hanya sekadar persinggahan?

Persinggahan yang ditakdirkan agar kita membuat sebuah pilihan dan keputusan

Melalui jalan mana kita akan pulang?

Kisah seperti apa yang akan kita selesaikan?

Mampukah semuanya kita pertanggung jawabkan?

 

Duhai jiwa…

Akankah kamu mulai lupa?

Perjalanan nan panjang ini

Bukan sekadar canda gurau semata

Melainkan pilihan-pilihan yang harus selalu kamu ambil ibrahnya…

 

Bertuhankan Ego

 

Kerap kali aku amati, onggokan

manusia yang saling mencaci,

yang saling memaki,

yang saling mengasihi,

padahal sedang berpura-pura saling empati.

 

Seakan tak cukup,

mereka saling mengobral kepercayaan

Menggadaikan kewibawaan

Kemudian saling menjerat

habis-habisan.

 

Kupikir dunia mulai kacau tak karuan

Ego semakin diper-Tuhankan

Dan kita masih saling ogah-ogahan

Jangankan saling mengingatkan,

Sekadar senyum tulus pun kita enggan melakukan.

 

Oh tidak,

Kupikir dunia benar- benar  hancur berantakan!

Tak ada senyuman,

tak ada gurauan,

tak ada pelukan.

 

Mati.

 

Kupikir dunia sudah mati.

Karena semua semakin tidak terkendali.

Kemudian aku menyesali;

kenapa tak sedari dulu kupakai hati?

 

Pulang

 

Bukan sekedar suka atau tidak suka

Bukan sekedar senang atau tidak senang

Juga bukan sekedar nikmat atau tidak nikmat

Pada proses ini,

Pada fase ini,

Kucoba dalami diriku sendiri,

Berkali-kali

Menyelam…

Menyelam..

Bahkan sesekali tenggelam.

 

Kutemukann diri dalam gelabah

Berkesudahan pada sumarah

Hilang sudah semua arah

Atmaku bak bersimbahkan darah

 

Dan lagi,

Lintang tak nampakkan keindahan

Tabir membentang di seluruh pandangan

Gemerlap melodi buana membancang

Atas semua adorasi yang seharusnya dilakukan

 

Oh, Tuhan

Harsaku telah hilang

Tak kutemui di semua sudut ruang

Pada suatu waktu aku terbayang,

Meminta pada-Mu untuk membawaku pulang

 

Aku…

Dan jalan yang tak berkesudahan

 

Penulis: Nur Aliyatul Hasanah

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Khutbah Hari Raya Idul Fitri 1444 H
20 April 2023

Sebentar lagi kita akan menyambut hari nan fitri, hari penuh keberkahan dan kebahagiaan. Untuk sampai pada hakikat fitri pada hari... selengkapnya

Gemerlap Harlah Al-Bahjah: Bersinergi untuk Negeri, Bermanfaat untuk Ummat
3 September 2021

Gemerlap Harlah Al-Bahjah: Bersinergi untuk Negeri, Bermanfaat untuk Ummat   PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Tidak terasa tahun ini Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah... selengkapnya

Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman
30 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Senyuman merupakan sebuah hal lumrah dalam kehidupan manusia. Senyum mencerminkan rasa senang dan bahagia terhadap sesuatu... selengkapnya

Cara Meraih Keutamaan Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid
25 March 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik dari seribu bulan, malam yang penuh... selengkapnya

Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata
15 July 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada setiap masa terdapat orang dengan karakter dan sifat khasnya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai... selengkapnya

5 Keutamaan Menunaikan Shalat Tepat Waktu
7 May 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah segala kesibukan dan dinamika kehidupan, shalat harus tetap menjadi prioritas utama. Dari terbitnya fajar hingga... selengkapnya

Tip Bagi Kamu yang Sering Bosan Saat Membaca Buku
15 December 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – “Buku adalah jendela dunia.” Ungkapan tersebut sering kali menjadi kata motivasi bagi seseorang agar selalu membaca... selengkapnya

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
28 August 2021

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin... selengkapnya

SMAIQU Al-Bahjah Sukses Laksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)
25 February 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –PKKS merupakan proses evaluasi yang dilakukan oleh pengawas sekolah yang tak lepas dari koordinasi dengan dinas pendidikan.... selengkapnya

Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka
30 July 2023

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: