fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Diposting pada 8 April 2022 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 597 kali

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ketika sedang berpuasa, khususnya di bulan suci Ramadhan, hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam adalah waktu berbuka puasa. Namun masih banyak yang tidak tahu bahwa di dalam berbuka puasa, sebenarnya terdapat berbagai keutamaan serta kesunnahan yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.

Dalam hal ini, Buya Yahya selaku Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah dalam program tausiyah Daqiiqoh Ramadhan menyampaikan, hal pertama yang harus dipahami bahwa berbuka puasa itu sendiri adalah sunnah. Dan dari kesunnahan tersebutlah kemudian di dalamnya mengandung kesunnahan-kesunnahan lainnya.

“Berpuasa bukanlah dalam rangka menyiksa diri, akan tetapi dalam rangka kita patuh kepada perintah Allah Swt. Sehingga bersegera dalam berbuka puasa, itu sunnah. Oleh karena itu, jika sudah waktunya berbuka, hendaknya jangan sampai ditinggalkan,” tutur Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya juga menjelaskan, ketika adzan Maghrib sudah berkumandang, keutamaan makanan untuk berbuka atau untuk membatalkan puasa, adalah disunnahkan dengan kurma yang basah, yang masih segar.

“Dan di antara kesunnahan berbuka, diupayakan berbuka dengan kurma yang segar. Jika tidak ada, bisa dengan kurma seadanya. Atau jika tidak ada juga, bisa dengan air atau dengan yang manis-manis. Artinya, jangan langsung makan yang berat-berat (nasi) dulu,” lanjut Buya.

Sumber Gambar: https://www.tianlustiana.com

Kendati demikian, kalaupun kita ingin langsung memakan menu yang berat (makanan pokok) juga sebenarnya diperbolehkan, akan tetapi hendaknya jangan sampai perut kita dibuat kaget. Sebab kita bisa menunda hal itu setelah melakukan shalat Maghrib.

Lebih lanjut lagi, dalam kesunnahan berbuka puasa yang lainnya, Buya Yahya juga memberikan nasihat yang indah,

“Ketika waktu berbuka tiba, kita bisa berbagi makanan kepada orang lain untuk berbuka. Hal itu juga kesunnahan sebagai bentuk kepedulian untuk menyambung hati dan kasih dengan orang lain,” tutup Buya.

Itulah keutamaan dan kesunnahan dalam berbuka puasa. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan lagi ibadah di bulan suci Ramadhan dengan keindahan dan cinta melalui kesunnahan-kesunnahan yang diajarkan oleh Rasulullah Saw agar selalu diberi keberkahan oleh Allah Swt.

Semoga kita termasuk ke dalam golongan umat yang beruntung di bulan suci Ramadhan. Semoga sampainya Ramadhan kepada kita menjadi sebab makin indahnya hubungan kita dengan Allah Swt, Rasulullah Saw, dan umat manusia secara keseluruhan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (SP/RU)

Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat di: https://www.youtube.com/watch?v=on08W1ACKR4

Tags: , ,

Bagikan ke

Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: