Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Jangan Main Api dengan Masa Lalu

Jangan Main Api dengan Masa Lalu

Diposting pada 28 Juni 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 605 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali merasa kehilangan saat harus memutus hubungan dengan seseorang yang dulu pernah dekat, bahkan sangat spesial. Rasa rindu, ingatan indah, dan kenangan manis kerap kali muncul kembali, meski status kita hari ini sudah sangat berbeda. Ada yang beralasan ingin tetap bersilaturahmi, menjaga hubungan baik, bahkan menganggapnya sebagai “saudara”. Tapi, benarkah itu murni silaturahmi, atau ada rasa yang belum selesai.

Bahaya menyimpan rasa di balik kata “tidak ada apa-apa”. Jika seseorang berkata “kami tidak ada apa-apa”. Namun dalam hati merasa kehilangan, gelisah, dan kacau karena menjauh dari seseorang yang dulu dekat, itu adalah tanda bahwa masih ada rasa yang tersisa. Ini bukan silaturahmi murni, ini adalah perasaan yang belum selesai. Dan jika hal ini dipelihara, maka bahayanya sangat besar, apalagi jika sudah punya pasangan halal, seperti suami atau istri.

Salah satu jebakan paling halus dari setan adalah menghias hubungan masa lalu yang sebenarnya haram─pacaran atau hubungan cinta sebelum menikah─dengan kenangan indah. Di masa itu tidak ada tanggung jawab, tidak ada konflik rumah tangga, semua terasa menyenangkan. Maka ketika seseorang sudah menikah dan menghadapi dinamika rumah tangga, lalu teringat masa lalu yang “indah”, dia mulai membandingkan. Inilah celah yang sangat berbahaya!

Banyak kasus rumah tangga hancur hanya karena reuni, percakapan ringan mengulik hubungan masa di media sosial, atau sekadar sapa yang berlanjut menjadi komunikasi intens. Hati mulai terbawa, kenangan lama bersemi kembali dan akhirnya muncul godaan untuk “kembali pada yang dulu”. Padahal, yang dulu itu bukanlah hubungan yang halal, melainkan hubungan yang dibungkus nafsu, bukan tanggung jawab.

Jika kalian benar-benar ingin menjaga hati, menjaga rumah tangga, dan menjaga keberkahan, jawaban terbaik adalah: hindari komunikasi yang tidak perlu. Apalagi jika kalian tahu bahwa diri kalian masih lemah, masih merasa kehilangan, dan masih berharap. Itu bukan silaturahmi, itu adalah celah masuknya setan. Biarlah hubungan itu berlalu. Doakan saja dia dari jauh, doakan pula diri kalian agar diampuni dan dikuatkan. Itu sudah cukup.

Menjaga hubungan masa lalu dengan niat silaturahmi, padahal hati belum selesai adalah tindakan yang sangat berisiko. Jika kalian ingin tenang, ingin rumah tangga kalian tetap indah, jangan main-main dengan masa lalu. Kuatkan iman, tutup rapat pintu-pintu fitnah, dan fokuslah pada pasangan halal yang telah Allah anugerahkan. Karena sesungguhnya, keindahan yang sejati bukanlah dari kisah cinta lama, tapi dari cinta yang terus dijaga dan dirawat dalam ikatan halal.

Referensi: Youtube Al-Bahjah TV

Penulis: Solahudin Al Ayyubi, S.Sos.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Jangan Main Api dengan Masa Lalu

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya
6 Maret 2024

Mungkin hidup ini berjalan tidak sesuai dengan pilihan kita, tetapi yakinlah kepada Allah Swt bahwa pilihan-Nya tidak akan pernah salah.... selengkapnya

Amanah dalam Berutang, Hak-Hak Pemberi Pinjaman, dan Adab yang Seharusnya Dijaga oleh Kedua Belah Pihak
22 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Utang piutang adalah salah satu bentuk muamalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, kegiatan ini... selengkapnya

Tukang Sembelih Kurban Tidak Boleh Diupah Dengan Daging Kurban, Begini Penjelasan Buya Yahya
14 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat hari raya kurban tiba, banyak terjadi salah kaprah diantara tukang sembelih kurban yang menjadikan daging... selengkapnya

Resensi Buku Oase Iman: Agar Arah Langkah Tidak Salah
22 Juni 2026

Judul                             : Oase Iman Refleksi Problematika Umat “Sebuah Upaya Menuju Perubahan dengan Keindahan dan Cinta” Penulis                         : Buya... selengkapnya

AB Voice: Dakwah Melalui Musik
1 Oktober 2021

AB Voice: Dakwah Melalui Musik PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI- Alhamdulillah Pustaka Al-Bahjah, Rabu (29-09-2021) kedatangan tamu yang sangat spesial. Beliau adalah Kang... selengkapnya

Shalat dalam Keadaan Mengantuk: Tetap Shalat atau Ditunda?
3 Oktober 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengantuk adalah sifat manusia yang dapat dialami oleh setiap orang. Rasa kantuk ini bisa disebabkan oleh berbagai... selengkapnya

Menilik Program Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah
24 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kehadiran ayah dalam kehidupan anak memang sangatlah penting. Selama ini pengasuhan anak di Indonesia sering kali lebih banyak... selengkapnya

Haid Sudah Bersih di Pagi Hari, Namun Tidak Niat dan Sahur, Bagaimana Puasanya?
20 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya

Berita Pahit Bunuh Diri: Merangkul para Ibu yang Dilanda Pilu
15 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Beberapa hari terakhir ini, berita pilu tentang seorang Ibu yang melakukan bunuh diri bersama anak-anaknya ramai diperbincangkan di... selengkapnya

Buya Yahya Memberikan Tanggapan Mengenai Jenazah Mualaf yang Dikremasi
24 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Islam, tata cara pengurusan jenazah memiliki aturan yang sangat jelas dan rinci. Namun salah satu pertanyaan... selengkapnya

Jangan Main Api dengan Masa Lalu

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: