Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Bisakah Najis Berpindah?

Bisakah Najis Berpindah?

Diposting pada 26 September 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 1.842 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita seringkali mendengarkan dari para ulama, bahwa sebelum melaksanakan shalat hendaknya kita bersuci. Bahkan kita dianjurkan untuk memulai semua kegiatan sehari-hari dalam keadaan suci agar dinilai ibadah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu, selain meniatkan segala sesuatu karena Allah, mari kita selalu memulai kegiatan sehari-hari dalam keadaan suci. Adapun bersuci bisa dengan cara berwudu, tayamum bagi yang tidak menemukan air atau tidak boleh terkena air, dan mandi besar bagi yang berhadas besar.

Seperti yang kita ketahui, najis adalah sesuatu yang haram dimakan dan menjadi sebab batalnya shalat jika menempel di badan, pakaian, atau tempat shalat. Salah satu jenis najis yang sering kita jumpai adalah segala sesuatu yang keluar dari lubang depan dan lubang belakang, baik berasal dari manusia maupun binatang, kecuali air mani dari manusia dan binatang yang halal dimakan.

Sebagai contoh, di saat seseorang mengeluarkan air kecil dari lubang depan. Kita tahu dan paham, ketika seseorang selesai menuntaskan buang air kecil, maka saat dia ingin melaksanakan shalat, dia diharuskan untuk berwudu karena dirinya dalam keadaan tidak suci.

Namun terkadang yang membuat bingung sebagian masyarakat adalah najis yang ada di lantai atau sebuah tempat. Kemudian najis tersebut terinjak atau terkena pakaian saat kita akan menunaikan shalat. Lantas apakah najis tersebut bisa berpindah tempat, dari yang semula di lantai menjadi ke telapak kaki atau pakaian kita?

Untuk mengetahui hal tersebut, terlebih dahulu kita harus mengetahui syarat berpindahnya najis dari satu tempat ke tempat yang lain. Najis akan berpindah ke tempat yang lain jika najis atau sesuatu yang menyentuhnya dalam keadaan basah. Intinya keadaan basah bisa membuat najis pindah, entah yang basah itu adalah najisnya atau sesuatu yang mengenainya.

Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan dari kasus di atas, kita perlu melihat dan memahami dengan baik keadaan yang kita alami. Jika kita melihat bahwa kaki, pakaian, dan lantai yang terkena najis itu sama-sama kering, maka najisnya tidak berpindah. Karena najis hanya bisa berpindah kalau terkena bebasahan/sesuatu yang basah. Artinya, kalau lantai yang terkena najis itu basah atau sesuatu yang menginjak lantai itu basah, barulah najis berpindah. Akan tetapi, kalau lantai yang terkena najis itu telah kering dan sesuatu yang mengenai lantai itu juga kering, maka najis tidak pindah karena keduanya tidak basah.

Namun, jika kita melihat bahwa lantai itu basah dan belum disucikan dari najis, lalu terinjak oleh kita, maka najis berpindah dari lantai ke kaki kita. Begitu juga sebaliknya, jika lantai yang terkena najis dan belum disucikan itu kering, lalu terinjak oleh kaki atau tersentuh pakaian kita yang basah, maka najisnya juga berpindah dari lantai ke kaki atau ke pakaian. Karena salah satunya dalam keadaan basah. Sama halnya ketika kita menyenggol badan seekor anjing di pasar. Ketika kita dengan jelas dan pasti melihat bahwa badan anjing dan pakaian kita sama-sama kering, maka najis anjing tersebut tidak akan berpindah ke pakaian kita. Lantas bagaimana cara menyucikan lantai yang terkena najis tersebut, sedangkan najisnya sudah tidak kelihatan di permukaan lantai?

Hal pertama dan utama yang harus kita pahami adalah jangan waswas dengan najis kering di atas lantai. Sebab waswas membuat kita repot dan sulit untuk menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari. Agar kita tidak waswas, maka pastikan bahwa kita ingat dan mengetahui dengan mata kita sendiri kalau lantai tersebut memang terkena najis dan belum disucikan.

Kedua, kita melihat lantai itu kering. Tidak ada wujud fisik dari najisnya. Tidak berbau najis, maka keadaan najis di lantai tersebut dihukumi sebagai najis hukmiyah. Artinya, lantainya tetap dihukumi najis walau tidak ada fisik najisnya, tidak ada bau najisnya, atau tidak ada rasa najisnya.

Ketiga, jangan pernah dibersihkan dengan sesuatu yang basah sebelum disucikan, seperti dipel. Ketika kita mau menyucikannya, maka datangkan air terlebih dahulu ke lantai kering yang dihukumi najis tersebut. Caranya tuang air ke lantai yang terkena najis itu sampai tergenang di wilayah lantai itu saja. Ingat! Airnya cukup tergenang dan berada di lantai yang terkena najis, jangan diratakan ke semua lantai yang tidak terkena najis. Air bisa tergenang di lantai tertentu kalau kita hati-hati dan perlahan menuangkannya ke atas permukaan lantai yang diinginkan.

Keempat, setelah lantai yang terkena najis tergenang oleh air, maka lantai tersebut sudah suci dan bisa dibersihkan dengan kain kering.

Setelah kita mengetahui bahwa najis hanya bisa berpindah dalam keadaan basah atau terkena sesuatu yang basah, maka jangan mudah menduga kalau diri kita terkena najis. Perhatikan syarat pindahnya najis sebelum menduga bahwa kita terkena najis. Lebih dari itu, jangan pernah menunda menyucikan najis karena bisa menjadi sebab terkenanya waswas.

 

Penulis: Fahmi Sidik Marunduri

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Bisakah Najis Berpindah?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hakikat Ketakwaan
3 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Takwa merupakan inti dari perintah Allah Swt kepada hamba-Nya. Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ‘yang paling... selengkapnya

Kajian Rutin Majelis Al-Bahjah Kembali Dibuka, Jangan Sampai Terlewat
4 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya

Menyelami Manhaj sebagai Cahaya Dakwah dan Penebar Hikmah
28 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Manhaj dalam bahasa Arab, berarti jalan atau metode. Dalam konteks Islam merujuk pada metode memahami dan mengamalkan ajaran... selengkapnya

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur
19 Maret 2021

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya

Setan Dibelenggu Saat Ramadhan , Mengapa Masih Ada Orang Yang Berbuat Dosa?
27 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Ramadhan  merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan pengampunan. Pada bulan ini, umat Islam diberikan... selengkapnya

Terjadi Pelecehan Seksual, Apakah Korban Berdosa?
19 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita seringkali mendapatkan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang yang umumnya menimpa kaum perempuan.... selengkapnya

Sejatinya Allah Sudah Menentukan Takdir Kita, Haruskah Kita Tetap Berusaha?
22 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua yang terjadi di dunia ini tidak luput dari ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala (qadha) dan implementasinya (qadar).... selengkapnya

Banyak Orang yang Keliru, Inilah Makna Nuzulul Quran yang Sesungguhnya
7 April 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya Al-Quran. Buya Yahya menjelaskan bahwa terdapat empat macam Nuzulul Quran, yakni... selengkapnya

Di Kalimantan Barat, Buya Yahya Sampaikan Pesan Khusus Kepada Para Orang Tua
26 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pulau Kalimantan menjadi tujuan safari dakwah Buya Yahya selanjutnya setelah sebelumnya Buya melakukan safari dakwah di... selengkapnya

Agar Mahar Pernikahan Tidak Jadi Petaka
31 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya

Bisakah Najis Berpindah?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: