Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Agar Tidak Sama Dengan Kaum Yahudi, Berikut 3 Cara Berpuasa Asyura

Agar Tidak Sama Dengan Kaum Yahudi, Berikut 3 Cara Berpuasa Asyura

Diposting pada 25 Juli 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 855 kali / Kategori:

Free photo a small bowl of dates next to a handful on marble background. high quality photo

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Puasa 10 Muharram atau puasa asyura merupakan puasa sunnah yang sangat dikukuhkan oleh Baginda Nabi Saw. Namun pada awal-awal adanya syariat ini, puasa asyura menjadi pertanyaan yang mengganjal di antara para sahabat sebab ibadah puasa pada tanggal 10 muharram ini juga dilakukan oleh umat yahudi.

Bukankah Baginda Nabi sendiri yang melarang umat islam untuk menyerupai orang Yahudi? Begitulah kira-kira yang ada di benak para sahabat saat mendengar seruan ini.

Buya Yahya menjelaskann bahwa keganjalan hati para sahabat atas seruan dari Baginda Nabi Saw untuk berpuasa asyura pada 10 Muharram  ini sama sekali bukan bermaksud mereka ingkar kepada Baginda Nabi Saw, namun karena sahabat khawatir menyerupai kaum Yahudi.

“Apa jawaban Baginda Nabi Saw? “Kalau aku masih punya umur sampai tahun depan, aku akan puasa tanggal sembilannya” Dan Nabi tidak sampai tahun depan” jelas Buya

Perkataan Baginda Nabi Saw tersebut dipahami oleh para ulama bahwa ajaran kita harus berbeda dengan agama lain. Tanggal 10 Muharram tetap berpuasa, namun agar mendapat kesunnahan di atas kesunnahan maka harus ditambah dengan tanggal 9 Muharram nya agar berbeda dengan orang Yahudi.

Namun Buya menjelaskan bahwa meskipun tanggal 9 Muharram nya kita tidak sempat berpuasa, maka kita bisa berpuasa pada pada tanggal 10 dan 11 Muharram nya.

Kemudian jika tanggal 10 Muharram nya terlanjur berpuasa namun tanggal 11 nya nya tidak sempat berpuasa, maka bisa mengambil satu hari di sepanjang bulan Muharram.

“Jadi cara berbeda dengan orang yahudi itu ada 3 caranya, yang pertama tanggal 10 plus tanggal 9, yang kedua tanggal 10 plus tanggal sebelas, yang ketiga tanggal 10 plus tanggal kapan saja pokoknya di bulan muharram agar berbeda dengan orang yahudi” jelas Buya

Namun jika ternyata pada akhirnya tidak sempat menambah satu hari pun puasa tambahan dari tanggal 10 Muharram, maka yang terpenting adalah niat dalam untuk berbeda dengan orang Yahudi.

“Setelah berniat puasa tanggal 10 ternyata sakit terus menerus, ya sudah niat yang penting,” jelas Buya

Kesimpulannya adalah meskipun seandainya kita hanya melaksanakan puasa pada tanggal 10 Muharram nya, namun ini tetap menjadi kesunnahan, bukan meniru orang Yahudi, karena disyariatkan oleh Baginda Nabi Saw berdasarkan wahyu.

“Itu bukan sunnah Yahudi lagi bukan, karena dikukuhkan oleh Nabi Muhammad dengan wahyu tentunya,” pungkas Buya

Semoga Allah menghindarkan kita dari pemahaman yang salah dan mempermudah kita untuk melaksanakan puasa Asyura. Amiin

Sumber: Tausyiah Buya Yahya di Chanel Youtube Al-Bahjah TV

Tags: , , ,

Bagikan ke

Agar Tidak Sama Dengan Kaum Yahudi, Berikut 3 Cara Berpuasa Asyura

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan
23 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjalani hidup yang harmonis merupakan impian semua orang dan untuk menuju hidup yang harmonis tentunya harus dengan usaha,... selengkapnya

Orang Tua Juga Bisa Durhaka kepada Anak
24 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam Islam, relasi orang tua dan anak sering dibahas dalam kerangka birr al-walidayn, yang menekankan kewajiban anak untuk... selengkapnya

Kekuatan Lantunan Azan: Sebuah Kisah Nyata
28 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari itu, kelelahan menyelimuti tubuhku setelah seharian penuh bergulat dengan berbagai tugas dan kewajiban. Rasanya tak ada... selengkapnya

Apa Itu Nikah Batin dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
26 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan sering kali disebut sebagai ibadah terpanjang dalam hidup. Mengandung makna bahwa pernikahan dilakukan dari mulai akad sampai... selengkapnya

Kabar Gembira! Sayyidi Syeikh Dr. Muhammad Ba’athiyah Tiba di Al-Bahjah Hari Ini
30 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan
28 Maret 2021

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya

Keterampilan Sains sebagai Bekal Anak dalam Menghadapi Tantangan Zaman
2 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada saat ini teknologi terus berkembang pesat seiring berkembangnya zaman. Negara-negara maju terus bersaing dalam menciptakan teknologi yang... selengkapnya

Dahsyatnya Keberkahan dalam Pengabdian
9 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah sekian lama bekerja di sebuah instansi, saya memutuskan resign, kemudian mencoba peruntungan dengan melamar di beberapa lembaga... selengkapnya

Euforia Hijrah Instan dan Risikonya Tanpa Fondasi Ilmu yang Kokoh
6 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memasuki awal tahun, banyak orang memulai lembaran baru dengan semangat “hijrah” yang menggelora. Tentu, sebagai sesama Muslim, kita... selengkapnya

Tanpa Akhlak, Peradaban Islam Bisa Apa?
13 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin meletakkan akhlak sebagai fondasi utama peradaban. Akhlak bukan hanya pelengkap ajaran agama, melainkan... selengkapnya

Agar Tidak Sama Dengan Kaum Yahudi, Berikut 3 Cara Berpuasa Asyura

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: