Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Mengenal dan Mengkaji Nafsu Muthmainnah

Mengenal dan Mengkaji Nafsu Muthmainnah

Diposting pada 9 Juli 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 47 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai manusia biasa yang punya banyak kekhilafan dan kekurangan, kita tentu sering bertolak belakang dengan hawa nafsu serta selalu berusaha melawan hal tersebut. Akan tetapi, tahukah kalian kalau ternyata tidak semua hawa nafsu itu buruk? Justru sebaliknya, ada nafsu yang berdampak positif terhadap diri kita serta menumbuhkan kecintaan kita kepada Sang Khaliq. Pada kesempatan kali ini, ada satu jenis nafsu pada manusia yang menarik untuk dikaji lebih lanjut, yang dikenal dengan sebutan Nafsu Muthmainnah.

Kajian mengenai nafsu muthmainnah adalah bagian dari kesejahteraan spiritual. Kesejahteraan spiritual merupakan kondisi yang mencerminkan perasaan positif, perilaku, pengetahaun dan pemahaman seseorang dalam hubungannya dengan diri sendiri, orang lain, hal-hal yang transenden dan alam.  Kesejahteraan spiritual akan menjadikan seseorang memahami identitas diri, keutuhan, kepuasan, kebahagiaan, kepuasan, keindahan, cinta kasih, rasa hormat, sikap positif, ketenteraman batin dan keselarasan hidup. Dan tujuan dan arah dalam menjalani kehidupan. Pandangan ini menekankan bahwa kesejahteraan spiritual juga menyangkut aspek-aspek psikologis dan sosial.

Dalam Al Qur’an, Nafs adalah kata yang biasa digunakan untuk merujuk pada hal-hal yang berhubungan dengan jiwa. Hal ini tercantum dalam QS. Ar Rad ayat 28 yang isinya adalah tentang hati yang tenang saat kita mengingat Allah. Dalam Tafsir al-Misbah, nafs muthmainah mengandung makna jiwa yang tenang. Yakni jiwa yang memiliki keyakinan yang kuat terhadap wujud atau janji dari Allah disertai dengan keikhlasan dalam beramal.

Bukan hanya itu, nafsu muthmainah juga mengandung makna jiwa yang senantiasa mendapat rahmat dari Allah, memiliki karakter yang tenang (muthmainah), ridha atas segala ketetapan Allah yang terjadi atas dirinya.

Menurut Ibnu Taimiyah sebagimana yang dikutip oleh Saputra, menjelaskan bahwa nafs mutmainah adalah jiwa senantiasa memiliki rasa cinta dan menginginkan kebaikan serta menbenci berbagai hal yang menimbulkan keburukan. Sementara dalam kitab Asbab Al-Takhallush Min Al-Hawa, Ibnu Qayyim Al Jauziyyah menerangkan bahwa definisi nafsu adalah kecondongan jiwa terhadap sesuatu yang selaras dengan keinginan seseorang.

Bukan hanya itu, ketika kita membaca juz 30, ada satu surah yang membahas tentang nafsu muthmainnah yaitu Al-Fajr ayat 27-30 :

يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ ٢٧ ارْجِعِيْٓ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ۚ ٢٨ فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ ٢٩ وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ ࣖࣖ ٣٠ ( الفجر/89: 27-30)

“Wahai jiwa yang tenang (27), kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai (28). Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku (29) dan masuklah ke dalam surga-Ku! (30)” (QS. Al-Fajr: 27-30)

Sayangnya, banyak santri di pondok pesantren mungkin hanya menghafal ayatnya saja tanpa mengkaji dan memahami maknanya secara utuh. Sebelum kita kaji lebih dalam mengenai ayat tersebut, alangkah baiknya apabila kita mengetahui pengertian dari nafsu muthmainnah terlebih dahulu.

Berdasarkan penuturan dari Ibnu Abbas bahwa nafsu muthmainnah adalah nafsu yang membenarkan ketuhanan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apabila seseorang telah merasakan kenikmatan ibadah dan tidak lagi punya perasaan cinta kepada hal-hal yang bersifat duniawi maka ia telah berhasil mendapatkan nafsu muthmainnah.

Dengan kata lain, manusia yang telah mendapatkan nafsu muthmainnah adalah golongan orang yang beruntung karena berhasil meraih puncak tertinggi sebagai hamba Allah. Allah menyediakan hadiah spesial berupa surga bagi orang yang telah berhasil menembus nafsu muthmainnah ke dalam jiwanya seperti yang tertuang dalam akhir ayat surah Al-Fajr di atas.

Referensi

https://journal.uinsi.ac.id/index.php/el-Buhuth/article/download/3523/pdf/.

 

Penulis: Ainun Mubin Misbah N.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Bagikan ke

Mengenal dan Mengkaji Nafsu Muthmainnah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Muslimah Istimewa dengan Tawakalnya
6 Maret 2024

Mungkin hidup ini berjalan tidak sesuai dengan pilihan kita, tetapi yakinlah kepada Allah Swt bahwa pilihan-Nya tidak akan pernah salah.... selengkapnya

Allah Bersumpah dengan Pena: Simbol Ilmu, Amal, dan Medium Peradaban
8 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Selembar kertas tampak sederhana, rapuh, bahkan sering terabaikan. Namun di balik kesederhanaannya, ia adalah saksi bisu perjalanan ilmu,... selengkapnya

Perbedaan Puasa Arafah Antara Indonesia dan Arab Saudi Tahun 1443 H
7 Juli 2022

Di tengah-tengah kaum muslimin Indonesia sedang ramai perbincangan mengenai perbedaan penetapan hari Raya Iduladha. Sebagian pihak mengikuti ketetapan pemerintah melalui... selengkapnya

Teks Khutbah Iduladha dan Muraqqi 1445 H Majelis Al-Bahjah
17 Juni 2024

  Berikut kami hadirkan teks khutbah Iduladha 1445 H/2024 M. Silakan mendownload dan menyebarkannya melalui tautan yang ada di bawah... selengkapnya

Hukum Shalat dengan Mata Terpejam
26 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Khusyuk adalah ruh dari shalat. Ia bukan sekadar posisi tubuh atau ekspresi wajah, tetapi keadaan hati yang fokus,... selengkapnya

Pejuang Rasulullah: Sebuah Intropeksi Diri
30 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua orang bisa mengajak orang lain kepada kebaikan dengan apa pun yang mereka miliki. Karena itu, setiap orang... selengkapnya

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial
20 September 2021

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Komunikasi... selengkapnya

Anda Gemar Membaca? Berikut Tips di Saat Membaca
30 Maret 2021

Anda Gemar Membaca? Berikut Tips di Saat Membaca Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya

Serba-Serbi Perayaan Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah, Ada Jamuan 12.000 Nampan “Toamul Barokah”, Bagaimana Proses Pembuatannya?
4 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Menjamu makan tamu adalah hal biasa, namun bagaimana jika yang dijamu jumlahnya mencapai puluhan ribu orang?... selengkapnya

Ilmu-Ilmu Pengetahuan Ini Terinspirasi dari Peristiwa Isra’ Mi’raj
28 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Islam memiliki banyak peristiwa penting yang berperan dalam perkembangan agama, salah satunya peristiwa Isra’ Mi’raj. Pada malam... selengkapnya

Mengenal dan Mengkaji Nafsu Muthmainnah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: