● online
5 Tanda Orang Akan Bahagia di Dunia dan Akhirat

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kebahagiaan adalah harapan setiap manusia. Akan tetapi, kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari kesenangan dan keberhasilan di dunia, melainkan juga dari keselamatan serta kenikmatan yang abadi di akhirat. Para ulama salaf telah menjelaskan berbagai tanda yang menunjukkan bahwa seseorang sedang menuju kebahagiaan tersebut.
Dalam sebuah ceramah, Ummi Fairuz Ar-Rahbini mengutip nasihat Dzun Nun Al-Mishri Rahimahullah tentang ciri-ciri hamba yang Allah kehendaki mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
- Mencintai Orang-Orang Saleh Meski Ia Belum Menjadi Orang Saleh
Salah satu tanda kebaikan dalam hati adalah tumbuhnya rasa cinta kepada orang-orang yang taat kepada Allah. Mungkin seseorang masih banyak kekurangan. Ibadahnya belum sempurna. Ilmunya belum banyak. Namun ketika hatinya merasa senang melihat orang-orang yang rajin beribadah, mencintai para ulama, dan menghormati orang-orang saleh, itu merupakan pertanda baik. Rasulullah bersabda bahwa seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya. Karena itu, mencintai orang-orang saleh merupakan harapan besar agar kelak dikumpulkan bersama mereka di akhirat.
- Selalu Berusaha Mendekat dengan Orang Saleh
Tidak cukup hanya mencintai dari kejauhan. Orang yang akan bahagia juga memiliki keinginan untuk berada di lingkungan yang baik. Ia senang menghadiri majelis ilmu, bergaul dengan orang-orang yang mengingatkannya kepada Allah, dan belajar dari mereka yang lebih baik darinya.
Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan seseorang. Semakin dekat seseorang dengan orang-orang yang saleh, semakin besar peluangnya untuk tertular semangat ibadah dan akhlak yang baik.
- Senang Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup sekaligus penyejuk hati. Orang yang diberi kebahagiaan oleh Allah akan memiliki kecenderungan untuk dekat dengan Al-Qur’an. Ia merasa tenang ketika membacanya. Ia rindu untuk membuka mushaf. Bahkan ketika belum memahami seluruh maknanya, ia tetap menikmati kebersamaan dengan kalam Allah. Hati yang hidup akan selalu mencari makanan ruhani, dan salah satu makanan terbaik bagi hati adalah Al-Qur’an.
- Senang Bangun Malam untuk Beribadah
Bangun malam bukan perkara mudah. Saat sebagian besar manusia terlelap, seorang hamba meninggalkan kenyamanan tidurnya untuk berdiri menghadap Rabb-nya. Tidak harus lama. Tidak harus banyak. Namun adanya keinginan untuk bangun malam, berdoa, beristighfar, atau melaksanakan shalat tahajud merupakan tanda bahwa Allah sedang menarik hatinya untuk lebih dekat. Di waktu malam yang sunyi, seorang hamba dapat mencurahkan segala isi hatinya kepada Allah tanpa gangguan dan tanpa kepura-puraan.
- Senang Duduk Bersama Ahli Ilmu
Tanda kebahagiaan lainnya adalah rasa senang berada di majelis ilmu. Orang yang hatinya hidup tidak mudah bosan mendengarkan nasihat, kajian, atau pembahasan agama. Ia menyadari bahwa ilmu adalah cahaya yang akan membimbing langkah hidupnya. Duduk bersama ahli ilmu bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperbaiki hati, meluruskan niat, dan mengingatkan kita tentang tujuan hidup yang sebenarnya.
Kelima tanda ini bukanlah ukuran kesempurnaan seseorang. Justru banyak orang yang masih penuh kekurangan namun memiliki tanda-tanda tersebut dalam dirinya. Jika kita menemukan salah satunya dalam hati kita, bersyukurlah kepada Allah. Itu bisa menjadi pertanda bahwa Allah sedang membuka jalan menuju kebahagiaan yang hakiki.
Dan jika sebagian tanda itu belum ada, jangan berkecil hati. Mintalah kepada Allah agar menumbuhkan kecintaan kepada orang-orang saleh, Al-Qur’an, ibadah malam, dan majelis ilmu. Sebab kebahagiaan dunia dan akhirat berawal dari hati yang terus diarahkan untuk dekat kepada-Nya. Boleh jadi kita belum menjadi orang shalih, tetapi ketika hati kita mencintai jalan kesalehan dan orang-orang yang menempuhnya, itu adalah kabar gembira yang patut disyukuri.
Referensi: Youtube Ummi Fairuz Ar Rahbini
Penulis: Athaya Dinda Haniyah
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
5 Tanda Orang Akan Bahagia di Dunia dan Akhirat
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat fardhu merupakan sebuah kewajiban seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun, termasuk saat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah segala kesibukan dan dinamika kehidupan, shalat harus tetap menjadi prioritas utama. Dari terbitnya fajar hingga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Niat jangan dientengkan apa lagi disepelekan. Sebab, niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam melakukan apa pun,... selengkapnya
Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Komunikasi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dikisahkan ada seorang sahabat bernama Mush’ab bin Umair. Pada suatu waktu, ia dipilih oleh Rasulullah untuk melakukan tugas... selengkapnya
DOA AKHIR TAHUN بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اللّٰهُمَّ لَكَ الْـحَمْدُ أنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، ولَكَ الْحـَمْدُ لَكَ مُلْكُ... selengkapnya
Asmaraloka Malam ini aku tuangkan puisi rinduku dalam sepucuk surat Kutitipkan ia kepada angin malam agar senantiasa mengecup... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Takdir adalah ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Allah Subhanu wa Ta’ala. Ketentuan ini tidak ada yang bisa mengubahnya,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Prof. Dr. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, guru Buya Yahya, berkesempatan memberikan pesan-pesan mulia penuh hikmah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan. Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget,... selengkapnya
Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000 Rp 95.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDi antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.