Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Diposting pada 29 April 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 116 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati merupakan bagian sensitif dari diri manusia. Melaluinya kita bisa merasakan ketenangan, keindahan, dan kegembiraan hidup. Begitu juga sebaliknya, jika hati sudah sakit, kotor, dan dipenuhi penyakit hati, maka hidup kita akan penuh dengan kesusahan, kegundahan, dan kesendirian. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk bisa memilah segala hal yang dimungkinkan bisa masuk dan memengaruhi hatinya.

Selain sensitif, hati juga dapat menjadi cerminan dari diri manusia. Jika seseorang memiliki perilaku yang lembut, tutur kata yang indah, dan mudah berprasangka baik, maka itulah tanda bahwa hatinya baik. Hati yang baik akan membuat kita lembut dan teduh memandang dunia. Hati yang teduh membuat kita sulit untuk menemukan kekurangan orang lain. Semua itu terjadi karena hati kita telah terjaga. Namun, ketika hati telah kotor maka kita menjadi sulit untuk merasakan semua itu. Hati yang kotor menjadikan kita tidak tenang, sulit memandang orang lain dengan pandangan kasih sayang, mudah berkomentar buruk, dan gampang berburuk sangka.

Salah satu sebab hati kita mudah lelah dan kotor adalah kita suka membongkar aib dan kesalahan orang lain. Jika seseorang mempunyai perilaku seperti itu, maka pada hakikatnya dia telah memasukkan benih-benih penyakit ke dalam hatinya. Ketika perilaku tersebut sudah menjadi kebiasaan, maka dia akan memiliki mata yang suka mencari-cari kesalahan dan aib orang lain. Tidak ada satu pun yang terlewat dari pandangannya kecuali telah ternilai buruk. Jika saudaranya atau tetangganya mendapatkan keberkahan dan kelimpahan rezeki dari Allah, maka dia memandang semua itu sebagai sebuah kesalahan. Dia akan menganggap bahwa mereka tidak pantas mendapatkan semua itu, sebab baginya dialah orang yang paling berhak menerimanya. Bahkan kalaupun dia mendapatkan sedikit dari rezeki tersebut, dia akan menganggap bahwa itu adalah kewajiban dari saudara atau tetangganya. Hal tersebut tiada lain karena kita memiliki hati yang kotor. Tetapi, akan berbeda apabila kita memiliki hati yang bersih. Ketika mengetahui tetangga atau saudara mendapatkan keluasan rezeki dari Allah, maka kita akan mudah bahagia dengan kabar tersebut walaupun kita tidak mendapatkan sedikit pun dari rezeki yang mereka peroleh. Selain terhindar dari dosa, hati yang bersih akan membuat kita senang dan tenang dalam menjalani hidup.

Beriringan dengan semua itu, ketika kita tidak sengaja melihat kejelekan orang lain maka kita bisa mencontoh akhlak mulia yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alahi Wasallam. Sebuah akhlak yang membuat hati kita terjaga dari sebab-sebab penyakit hati. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh guru kita Buya Yahya,

“Jika kita melihat kejelekan seseorang, maka pastikan sebagai orang beriman bahwa Anda sedih sebab orang tersebut adalah umat Baginda Nabi Muhammad. Kalau kita tidak merasa sedih (melihat umat Baginda Nabi Muhammad) melakukan kejelekan, maka itulah tanda bahwa iman kita telah keropos.”

Baginda Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alahi Wasallam diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Atas dasar itulah, seharusnya sebagai umat Baginda Nabi Muhammad kita juga bisa menjadi rahmat bagi orang-orang di sekitar kita. Jika tidak merasa sedih dengan kesalahan yang dilakukan oleh umat Baginda Nabi Muhammad, maka kita harus bertanya pada diri sendiri, benarkah kita cinta kepada Rasulullah?

Jika kita cinta kepada Umat Baginda Nabi Muhammad, maka kita juga akan cinta kepada segala hal yang dicintai oleh Baginda Nabi Muhammad. Kita tahu bahwa Rasulullah sangat mencintai hambanya. Tidak ada satu pun dari kehidupan Rasulullah selain memikirkan kebaikan dan keselamatan umatnya. Karenanya, ketika kita tidak merasa sedih dan malah senang dengan kesalahan yang dilakukan orang lain, maka cinta kita adalah cinta yang palsu. Bahkan semua itu bisa menjadi tanda bahwa Baginda Nabi Muhammad tidak ada di dalam hati kita.

Oleh karena itu, mari kita menjaga diri kita dari segala hal yang bisa membuat hati kotor. Jika kita menemukan saudara atau orang yang ada di sekitar kita melakukan kesalahan, kita harus merasa sedih, dan berusaha mengingkari kesalahan yang telah dia lakukan. Setelah itu, mari kita ajak dia kembali kepada Allah dengan segala hal yang bisa kita usahakan. Bersamaan dengan itu, kita juga berusaha untuk menutupi kesalahan yang telah dia lakukan. Hati yang baik tumbuh karena kita sering memasukkan kebaikan ke dalam diri kita. Begitu juga sebaliknya, jika kita senang dekat dengan hal-hal yang kotor dan diharamkan oleh Allah maka itu akan menjadi sebab hati kita kotor.

Ingat! Salah satu ciri hati yang bersih adalah kita mudah berprasangka baik dengan orang lain. Akan tetapi, ketika hati kita telah kotor, untuk memandang orang lain dalam kebaikan pun akan sangat sulit oleh kita.

 

Penulis: Fahmi Sidik Marunduri

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Mukernas ke-3 Al-Bahjah, Buya Yahya: Evaluasi untuk Mencipta Inovasi
17 Agustus 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setiap organisasi selalu membutuhkan regenerasi demi keberlanjutan jalannya roda keorganisasian. Itulah yang juga dilakukan oleh Lembaga... selengkapnya

Urgensi Akhlak dalam Membangun Peradaban Islam: Telaah Nilai-Nilai Nabawi
18 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika kita menelusuri sejarah kejayaan Islam, salah satu fondasi utama yang menopang bangunan peradaban itu adalah akhlak. Rasulullah... selengkapnya

Jalan Terjal Muslimah Zaman Now
25 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua kalangan dapat merasakan dampak dari perkembangan zaman, tak terkecuali Muslimah. Tantangan Muslimah dalam menjalankan syariat di era... selengkapnya

SMAIQU Al-Bahjah Pusat Cirebon Borong Penghargaan dalam Ekspose Hasil Akreditasi 2023
6 Desember 2023

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Santri SMAIQu Al-Bahjah Pusat Cirebon borong penghargaan pada acara Ekspose Hasil Akreditasi 2023 yang digelar... selengkapnya

Merasa Air Kencing Menetes Saat Shalat, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya
4 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menghadapi perasaan ragu-ragu atau waswas saat melaksanakan shalat, terutama terkait najis seperti air kencing, sering kali menjadi... selengkapnya

Menjadi Pribadi yang Cerdas dalam Mengelola Keuangan
12 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di saat kita menaiki sebuah perahu, terkadang kita dihadapkan pada sebuah gelombang, angin yang kencang, hujan, terik yang... selengkapnya

Cara Atasi Overthinking dalam Islam
9 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Overthinking dapat diartikan sebagai kondisi di mana seseorang memberikan ruang terlalu banyak terhadap pikiran untuk berpikir secara terus-menerus... selengkapnya

Berbuka dengan Menu “Rasa Peduli”
7 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika kita asyik menikmati ifthar dengan hidangan berjejer di meja makan, nun jauh di sana saudara kita,... selengkapnya

Bijak Memilih Lingkungan: Menjauhi Majelis yang Tidak Bermanfaat
2 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita melihat berbagai macam perkumpulan yang terjadi di dalam masjid. Beberapa di... selengkapnya

Wanita Istimewa, Pancaran Kemuliaan Nabi Saw
22 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Nabi Muhammad Saw pernah menyebut bahwa wanita adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia. Wanita disebut sebagai perhiasan dunia karena... selengkapnya

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: