● online
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita....
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami....
- المعين المبين....
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- النجاح في تكملة المفتاح....
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Peluang bagi Generasi Muslim

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara hidup manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Di satu sisi, perkembangan ini membuka peluang besar bagi akses informasi dan percepatan belajar. Namun di sisi lain, muncul tantangan serius dalam aspek pembentukan karakter generasi muda. Pendidikan karakter yang selama ini menjadi ruh dalam sistem pendidikan nasional kini menghadapi godaan budaya instan, konten negatif di media sosial, dan melemahnya interaksi tatap muka. Bagi masyarakat Muslim, tantangan ini menjadi semakin kompleks karena pendidikan karakter bukan hanya soal etika sosial, tetapi juga menyangkut nilai-nilai iman, adab, dan akhlak. Maka dari itu, dibutuhkan sinergi antara orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam menanamkan kembali nilai-nilai Islam yang kuat kepada anak-anak dan remaja di era digital ini.
Salah satu tantangan besar dalam pendidikan karakter di era digital adalah derasnya arus informasi yang tidak terbendung. Anak-anak dapat dengan mudah mengakses berbagai platform digital, dari YouTube hingga TikTok, tanpa adanya filter moral atau bimbingan. Banyak di antara mereka yang terpapar konten hedonis, kekerasan verbal, bahkan pornografi, yang dapat membentuk karakter yang jauh dari nilai-nilai Islam. Selain itu, peran keluarga sebagai madrasah pertama sering kali tergantikan oleh gawai. Ketika orang tua sibuk dengan pekerjaan, anak-anak justru tumbuh dengan pendidikan informal yang diperoleh dari dunia maya. Ini menjadi persoalan serius karena akan mencetak generasi yang cerdas secara teknologi namun rapuh secara spiritual. Maka perlu ada evaluasi dan penguatan peran keluarga dan sekolah dalam mendidik anak di tengah dunia digital yang semakin dominan.
Meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat, era digital juga membuka peluang besar bagi transformasi pendidikan karakter. Banyak platform dakwah dan pendidikan Islam yang kreatif bermunculan, seperti kanal YouTube islami, kelas online mengaji, hingga aplikasi belajar adab dan akhlak untuk anak-anak. Para pendidik dan dai seharusnya tidak hanya mengkritik fenomena digital, tapi aktif menciptakan konten alternatif yang berkualitas dan menarik.
Di sisi lain, kurikulum pendidikan di sekolah formal juga harus lebih adaptif, dengan memasukkan aspek karakter Islami secara kontekstual, bukan sekadar teori. Pendidikan karakter tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus menyatu dengan proses belajar mengajar sehari-hari. Dengan cara ini, anak-anak akan terbiasa menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata, bukan hanya dihafal dalam ujian.
Pendidikan karakter adalah jantung dari pembentukan generasi masa depan, terutama bagi masyarakat Muslim yang menjadikan nilai iman dan akhlak sebagai pondasi hidup. Di era digital ini, kita tidak bisa menghindari perubahan, tetapi kita bisa memanfaatkannya untuk memperkuat nilai-nilai yang kita anut. Sudah saatnya semua elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, hingga pemerintah, menyadari urgensi pendidikan karakter dan mengambil peran aktif dalam penguatannya. Mari menjadikan teknologi sebagai sarana dakwah dan pendidikan, bukan sebagai ancaman bagi akhlak generasi muda. Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan karakter tidak hanya bertahan di era digital, tetapi juga berkembang dengan lebih kuat dan relevan.
Daftar Pustaka
Kemendikbud. (2021). Panduan Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.
Nurcholish Madjid. (2000). Pendidikan Islam: Menggugah Kesadaran dan Membangun Tradisi. Jakarta: Paramadina.
Qardhawi, Yusuf. (2007). Pendidikan Islam dan Tantangan Zaman. Jakarta: Gema Insani.
Wahyudi, A. (2023). “Literasi Digital dan Pendidikan Akhlak.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(1), 50-64.
Zakiyah, D. (2020). “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter di Era Digital.” Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 145-160.
Penulis: Syariif Ahmad Ja’far Shoodiq
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Peluang bagi Generasi Muslim
Menunggu Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli Barangkali tap tip jiwa sama-sama... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi... selengkapnya
Rapat Koordinasi (Bahu-Membahu dengan Segala Potensi Diri untuk Nabi yang Dicintai) PUSTAKA AL-BAHJAH-FLASH BACK-Sebuah kegiatan akbar yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Islam, tata cara pengurusan jenazah memiliki aturan yang sangat jelas dan rinci. Namun salah satu pertanyaan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Prosesi pemotongan hewan qurban di masyarakat pada umumnya dilakukan oleh panitia qurban. Namun seringkali kita melihat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Alhamdulillah. Acara Maulid dan Silaturahim Akbar 1445 Hijriah Satu Hati di Al-Bahjah terselenggara pada 2 Rabi’ul... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Terdapat satu hadis Nabi Muhammad Sallahu ‘Alaihi Wassalam yang kurang lebih isinya orang beriman itu baik-baik saja keadaannya.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ceramah yang dibawakan oleh Buya Yahya di acara Uswatun Hasanah, beliau menegaskan berbuat baik kepada orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan. Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tak terasa kita telah memasuki penghujung bulan Ramadhan. Sebagian dari kita telah melewatinya dengan semangat beribadah... selengkapnya
Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000
Saat ini belum tersedia komentar.