Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Diposting pada 1 Juni 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 908 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah sudut yang hening namun penuh makna, tepatnya di Jl. Pangeran Cakrabuana No. 179 Cirebon, berdirilah sebuah mercusuar peradaban bernama Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah. Sejak pertama kali memancarkan sinarnya pada 10 Januari 2010, lembaga ini terus menaburkan benih-benih keilmuan di ladang iman dan akhlak. Ia lahir bukan dari ruang hampa, melainkan dari rahim kerinduan umat terhadap pendidikan yang tak hanya mencerdaskan akal, tapi juga menenangkan kalbu.

Laksana pohon yang mulai bertunas, Al-Bahjah tak sekadar berdiri untuk dikenang. Ia tumbuh, menebar cabang, meneduhkan banyak insan. Dari Pondok Salafiyah, Pondok Tahfidz, hingga gema dakwah lewat RadioQu; setiap langkahnya adalah kidung yang menjawab panggilan zaman.

Berdirinya Jenjang Sekolah Laksana Mata Air yang Menghidupkan

Tahun 2013 menjadi gerbang kelahiran Sekolah Dasar Islam Qur’ani (SDIQu). Kehadirannya bagaikan hujan yang jatuh di tanah gersang. Masyarakat menyambutnya dengan tangan terbuka dan mata penuh harap. Hanya dalam satu tahun, 200 anak didik membanjiri 10 ruang kelas, membuktikan bahwa haus akan pendidikan yang menyatukan ilmu dan iman tak pernah surut.

Tak lama berselang, pada tahun 2014, SMPIQu Al-Bahjah menyusul hadir menjelma mentari yang memberikan sinar kehidupan bagi sesuatu yang sedang tumbuh. Di masa-masa anak belum terlalu sibuk dengan hiruk-pikuk dunia, Al-Bahjah memilih menanamkan hafalan Al-Qur’an, hingga jiwa mereka tumbuh dalam lantunan kalam Ilahi.

Dari Secercah Kolam Menjadi Samudra Pendidikan

Siapa sangka, sebermula kolam kecil kini SMPIQu Al-Bahjah menjelma samudra yang menjadi tempat berlabuhnya bahtera-bahtera besar yang mengarungi pendidikan nasional. Kini, lebih dari sepuluh cabang SMPIQu Al-Bahjah berdiri megah di berbagai penjuru, mengakar kuat dengan fondasi rohani dan menjulang tinggi dengan panji ilmu.

Tak hanya SMPIQu, angin peradaban pun bertiup ke jenjang yang lebih tinggi. SMAIQu Sekolah Menengah Atas Islam Qur’ani turut menapaki jejaknya. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, ia telah memiliki tiga cabang yang menjadi mercusuar pendidikan Qur’ani bagi remaja Qur’ani yang haus akan ilmu dan nilai-nilai kehidupan. Mereka dididik bukan hanya untuk cakap secara akademik, namun juga diasah jiwanya agar terpatri Al-Qur’an dalam laku hidup sehari-hari.

Transformasi luar biasa ini tak terlepas dari keistiqamahan sosok Buya Yahya, yang sejak awal menanamkan nilai bahwa pendidikan adalah ladang dakwah. Dalam catatan sejarahnya, tahun 2013 menjadi titik balik ketika Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah meresmikan SDIQu sebagai gerbang pertama pendidikan formal. Antusiasme masyarakat yang luar biasa menjadi bukti bahwa jalan ini adalah panggilan zaman.

Visi, Misi, dan Doa yang Menjelma Arah

Dengan visi: “Menjadi sekolah yang bisa menghadirkan pengemban Al-Qur’an yang berguna bagi diri, keluarga, dan bangsa”, Al-Bahjah melangkah tidak hanya dengan kurikulum, tapi juga dengan keikhlasan. Misi-misinya mengalir seperti sungai jernih:

  1. Membekali siswa dengan akhlak dan Qur’ani.
  2. Membiasakan hati mereka bersahabat dengan Al-Qur’an.
  3. Mengistiqamahkan shalat qiyamulail.
  4. Memberikan ilmu agama agar mereka bisa berjalan menapaki zaman tanpa kehilangan arah.
  5. Membersamai perkembangan dunia modern.

Harap dan Doa

Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, ia adalah taman rohani; tempat benih-benih manusia Qur’ani ditanam. Seperti yang dikatakan Imam Syafi’i: “Barang siapa yang tidak mencicipi pahitnya belajar, ia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.” Maka, Al-Bahjah adalah racikan manis-pahit pendidikan; disiplin yang lembut, ilmu yang berpeluk iman, dan teknologi yang bersujud pada wahyu.

Di tengah arus zaman yang deras, Al-Bahjah memilih menjadi bahtera bukan untuk melawan arus, tetapi untuk membawa jiwa-jiwa unggul menuju dermaga keberkahan. Ia tidak berambisi mencetak penguasa, tetapi pemimpin hati. Tidak sekadar menciptakan cendekiawan, tetapi cahaya bagi semesta.

 

Penulis: Husni A. Mubarok

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Beberapa Aturan Tak Tertulis Berikut Harus Ditulis Agar Diingat dan Dilakukan
18 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya

Hukum Memasang Kanopi Rumah yang Menjorok ke Tanah Milik Fasilitas Umum
16 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sekitaran kompleks perumahan, sering kita jumpai rumah yang di beberapa bagiannya berbatasan langsung dengan selokan kecil atau... selengkapnya

Memfotokopi atau Menyalin Buku yang Terdapat Hak Cipta, Bagaimana Hukumnya?
24 Mei 2023

Oleh: Sayyid Hasan Syafiq Shahab Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada dasarnya, siapapun yang mempunyai hak milik atas suatu barang, maka... selengkapnya

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga: Pandangan Bijak Hubungan Suami-Istri dan Peran Mertua
8 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya

Berbuka dengan Menu “Rasa Peduli”
7 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika kita asyik menikmati ifthar dengan hidangan berjejer di meja makan, nun jauh di sana saudara kita,... selengkapnya

Kemerdekaan Palestina Tanggung Jawab Bersama
4 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada hari Selasa tanggal 23 September 2025, Presiden Prabowo menyatakan sikapnya di depan Majelis Umum PBB untuk tetap... selengkapnya

Menjadi Pemuda Produktif ala Ashabul Kahfi
23 November 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa muda idealnya diisi dengan segala macam produktivitas. Namun, godaan dapat membawa masa muda menjadi sia-sia.... selengkapnya

Menyelami Manhaj sebagai Cahaya Dakwah dan Penebar Hikmah
28 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Manhaj dalam bahasa Arab, berarti jalan atau metode. Dalam konteks Islam merujuk pada metode memahami dan mengamalkan ajaran... selengkapnya

Cirebon Kebanjiran! Alarm bagi Kita untuk Lebih Peduli Lagi Terhadap Lingkungan
18 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bencana banjir yang melanda kota dan Kabupaten Cirebon pada 17 Januari 2025 kembali menyoroti krisis tata kelola... selengkapnya

Hafalkan 5 Rumus Ini Agar Mudah Memahami Darah Haid
5 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Darah haid bisa dikenali dengan mengetahui wawasan umum dan rumus haid. Wawasan umum darah haid sebagaimana sudah... selengkapnya

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: