● online
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- Oase Iman - Refleksi Problematika Umat....
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- BUKU PENGANTAR BAHASA ARAB....
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan....
Musibah dan Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang dari Allah

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan, tidak ada manusia yang tidak mendapatkan musibah atau ujian. Baik musibah yang besar maupun kecil. Ada hal yang penting untuk kita perhatikan dalam menyikapi musibah tersebut, yaitu cara kita memandang dan memahami musibah. Musibah bukan sekadar kesulitan atau penderitaan, tetapi bisa menjadi tanda kasih sayang dan teguran dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Musibah sebagai Bentuk Kasih Sayang Allah
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan ujian kepada hamba-Nya sebagai bentuk kasih sayang dan cara untuk mengangkat derajat mereka. Dalam sebuah hadis disebutkan:
. . . وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ،
“Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan mengujinya.” (HR. Tirmidzi)
Ketika seorang mukmin mendapatkan musibah, ia harus berprasangka baik bahwa ujian tersebut adalah tanda bahwa Allah sedang mengangkat derajatnya. Dengan bersabar dan bertawakal, ia akan mendapatkan pahala besar dari Allah.
Musibah sebagai Penghapus Dosa
Musibah juga dapat menjadi penghapus dosa bagi seorang hamba. Jika seseorang mengalami sakit atau kesulitan, maka dosa-dosanya akan diampuni, sebagaimana sabda Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wassalam:
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu kelelahan, sakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, kecuali Allah akan menghapus sebagian dari dosa-dosanya karena hal itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itu, saat menghadapi musibah, seorang mukmin hendaknya bersyukur karena bisa jadi itu adalah cara Allah menghapus dosa-dosanya.
Musibah sebagai Tabungan Pahala di Akhirat
Bagi seorang mukmin, setiap musibah yang dihadapi dengan kesabaran akan menjadi tabungan pahala di akhirat. Musibah yang diterima dengan ikhlas akan membawa ganjaran besar di sisi Allah. Bahkan, seseorang yang meninggal dalam keadaan tertentu seperti tenggelam atau akibat bencana dapat dikategorikan sebagai mati syahid.
Musibah yang menimpa seseorang seharusnya dilihat dengan cara dan sudut pandang yang bijaksana:
- Untuk diri sendiri
Seorang mukmin boleh menganggap musibah yang menimpanya sebagai bentuk teguran dari Allah atas dosa-dosanya. Dengan demikian, ia akan semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan istighfar dan tobat.
- Untuk orang lain
Kita harus bersikap penuh adab dan tidak langsung menilai bahwa musibah yang menimpa orang lain adalah akibat dosa-dosa mereka. Sebaliknya, kita harus menghibur mereka dengan mengatakan bahwa Allah sedang mengangkat derajat mereka dan memberikan pahala atas kesabaran mereka.
Sebagai contoh, jika suatu daerah terkena bencana alam, kita tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa itu adalah akibat dosa penduduknya. Bisa jadi Allah sedang menguji mereka dan memberi kesempatan bagi mereka untuk meraih pahala yang lebih besar di sisi-Nya.
Musibah adalah bagian dari kehidupan yang harus kita hadapi dengan keimanan dan keteguhan hati. Kita harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah dan melihat musibah sebagai cara untuk semakin dekat dengan-Nya. Dengan kesabaran, tawakal, dan istighfar, setiap musibah akan menjadi jalan menuju penghapusan dosa, peningkatan derajat, serta tabungan pahala di akhirat.
Semoga kita semua diberikan keteguhan dalam menghadapi setiap ujian dari Allah dan selalu berada dalam lindungan serta kasih sayang-Nya. Amin.
Referensi: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Solahudin Al Ayyubi
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: hikmah musibah, hikmah ujian, kasih sayang allah, Musibah, ujian
Musibah dan Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang dari Allah
Karya : Ummi Fairuz Ar- Rahbini Lebih bagus dari mu ya Rasulullah Sungguh mata ini tak pernah melihatnya Lebih... selengkapnya
Sebentar lagi kita akan menyambut hari nan fitri, hari penuh keberkahan dan kebahagiaan. Untuk sampai pada hakikat fitri pada hari... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Masih dalam semangat memperingati 80 tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Al-Bahjah mengajak orang tua untuk menjadikan pendidikan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Agama Islam sering kali disebut agama rahmatan lil alamin, agama untuk keselamatan alam semesta. Tak pelak pula, Baginda... selengkapnya
Ketertiban dan Keamanan “Kecil di mata kita, tapi kalau sudah dinisbatkan kepada Nabi Muhammad akan menjadi besar” PUSTAKA AL-BAHJAH-SEKILAS INFO... selengkapnya
Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pulau Kalimantan menjadi tujuan safari dakwah Buya Yahya selanjutnya setelah sebelumnya Buya melakukan safari dakwah di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati merupakan bagian sensitif dari diri manusia. Melaluinya kita bisa merasakan ketenangan, keindahan, dan kegembiraan hidup. Begitu juga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam yang asing merupakan sebuah keniscayaan yang terjadi pada abad ke-21, abad di mana generasi Z, Alfa, dan... selengkapnya
Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTerkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000
Saat ini belum tersedia komentar.