Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Diposting pada 23 September 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.013 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Satu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang berarti ia tengah meneladani satu akhlak Nabi. Sebab, kebaikan dengan segala macam bentuknya adalah cerminan akhlak Nabi Muhammad Saw. Perlu diketahui, di antara jalan dibukanya pintu kebaikan adalah melalui orang yang membutuhkan kasih sayang. Tidak ada kenikmatan yang melebihi nikmat dibukanya pintu kebaikan oleh Allah Swt. Menjalankannya sama dengan mengundang nikmat yang paling besar. Sebaliknya, mengabaikannya sama dengan mengundang musibah yang paling besar pula. Seperti halnya dijauhkan dari ketaatan kepada Allah Swt.

Terkadang seseorang memandang nikmat begitu terbatas. Sebagai contoh, seseorang senang hanya jika mendapatkan uang. Nikmat yang sesungguhnya itu tidak sebatas kehidupan dunia saja. Akan tetapi nikmat yang dapat membawa pada rida Allah Swt, yang di antaranya dapat melakukan shalat, puasa, dan sedekah. Begitu juga dengan musibah, yang terkadang seseorang kurang memahaminya. Sakit bukanlah musibah yang sesungguhnya, meskipun kadang sakit yang dirasakan seseorang dapat menambah kedekatan dia dengan Allah Swt. Namun, musibah sesungguhnya bagi seseorang adalah di saat dicabut iman dari hatinya. Contohnya, seseorang diberi kesempatan shalat tapi tidak melakukannya, mendapati orang tua yang dekat tapi belum bisa berbakti, dan mendapati tetangga yang fakir tapi tidak tersentuh hatinya untuk menolong.

Banyaknya pelajaran dari Nabi Muhammad Saw tentang kasih sayang, satu di antaranya yaitu menyayangi khadim atau pembantu. Pembantu artinya orang yang diberi kemudahan oleh Allah Swt untuk membantu kita. Jika seorang majikan atau orang yang dibantu tidak berkasih sayang kepada pembantunya, artinya dia berbuat zalim.

Walaupun seolah-olah seorang majikan mempunyai kekuatan yang lebih daripada seorang pembantu, tetaplah dilarang untuk bersikap merendahkan, melainkan harus menghormati satu sama lain.

Seorang majikan tidak seharusnya membentak pembantunya. Jika ada majikan yang membentak pembantunya, mereka dapat menutup kesalahannya dengan melakukan hal-hal baik untuk pembantunya tersebut. Misalnya, seorang majikan yang pernah membentak pembantunya, ia menutupi kesalahan itu dengan membagikan pakaian baru. Harapannya, kebaikan yang menutupi kesalahan itu menjadi sebab dijauhkannya murka Allah Swt.

Majikan sebaiknya memberikan maaf kepada pembantunya yang melakukan kesalahan. Suatu ketika Nabi Muhammad Saw pernah melihat seorang budak menangis karena uang tuannya yang hilang. Kemudian budak tersebut diantar hingga dibantu menyampaikan kabar tentang uang yang hilang itu kepada tuannya oleh Nabi. Tuan dari budak itu pun gembira atas kedatangan Nabi, bahkan budak pun dimerdekakan.

Keteladanan dari Nabi beserta penjabarannya yang sekelumit ini diharapkan menjadikan setiap orang dapat mencintai khadim, artinya siapa pun dapat berkasih sayang kepada orang yang membantunya.

Memperbanyak kasih sayang artinya banyak kesempatan untuk kebaikan dibukakan. Belajar dan mengajarkan ilmu adalah tanda kasih sayang, yang bukan mustahil untuk dilakukan siapa saja yang rindu untuk mulia.

Perbanyak dan kembangan pengetahuan Anda melalui buku-buku karya Buya Yahya. Berikut koleksi buku-bukunya: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Penulis: Asti Dwi Sripamuji

Sumber: Official Youtube Ummi Fairuz Ar-Rahbini

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka dan Idealisasinya Menurut Para Ulama
16 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Delapan puluh tahun lalu, bangsa ini mengucapkan kata paling sakral dalam sejarahnya: merdeka. Kata itu lahir dari rahim... selengkapnya

Puisi Nur Robi: Sowan, Ustaz, dan Santri (Lama-Baru)
9 November 2025

Sowan Berjalan dengan lutut, berbaris rapi seperti kereta doa, di halaman rumah yang teduh oleh cahaya dan waktu. Kain sarung... selengkapnya

Prinsip dan Peran Dakwah dalam Menyeru Kebaikan dan Mencegah Kemungkaran
15 Februari 2025

Sumber gambar: https://minanews.net/jenis-juru-dakwah/ Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tanda ketulusan hati seorang Muslim adalah ketika merindukan saudara-saudaranya yang belum melakukan kebaikan, agar... selengkapnya

Kenapa Penetapan Awal Ramadan dan Syawal Kerap Berbeda?
11 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ada dua metode paling populer untuk menentukan awal bulan Hijriyah, yakni rukyat dan hisab. Perbedaan metode ini... selengkapnya

Pesan Buya Menjelang Maulid dan Silaturahim Akbar Satu Hati di Al-Bahjah 1445 H.
16 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Memasuki bulan Maulid tahun 1445 Hijriah ini, semangat merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw semakin memuncak di... selengkapnya

Pesan Perdamaian untuk Pemilu 2024
15 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Indonesia akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Pemilu sendiri merupakan sarana bagi rakyat... selengkapnya

Salah Kaprah Berbuka Puasa dengan yang Manis-Manis
18 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berbuka puasa bukan hanya prosesi melepas dahaga dan haus, tapi juga merupakan salah satu ibadah yang memiliki... selengkapnya

Terjadi Pelecehan Seksual, Apakah Korban Berdosa?
19 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita seringkali mendapatkan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang yang umumnya menimpa kaum perempuan.... selengkapnya

Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?
13 Januari 2025

Sering kali kita mendengar anjuran untuk membaca surah Al-Waqi’ah setelah Asar. Sebenarnya, apakah ini diperbolehkan dalam Islam? Mari simak penjelasannya... selengkapnya

Menyoal Rokok dan Perkembangan Fatwanya dari Masa ke Masa
17 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pembahasan mengenai hukum rokok selalu penting untuk disimak di tengah-tengah zaman yang terus berkembang. Para ulama terdahulu hidup... selengkapnya

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: