Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » 5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat

Diposting pada 18 Juli 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.225 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seseorang diibaratkan sebagai rumah yang harus memiliki pondasi dalam hidupnya. Jika rumah tidak memiliki pondasi atau pondasi tersebut tidak kuat, dapat dipastikan rumah tersebut akan roboh. Begitu pula manusia harus memiliki pondasi dalam beragama. Maka dari itu berpegang teguh dengan agama dan menegakkan sendi-sendinya merupakan landasan dan sumber bagi setiap kekuatan.

Buya Yahya menjelaskan, bahwa pondasi aqidah umat muslim salah duanya yakni, mencintai keluarga Nabi Muhammad Saw. dan mencintai sahabat Nabi Muhammad Saw. Jika salah satu atau bahkan dua pondasi aqidah tersebut tidak ada dalam diri umat muslim, dapat dipastikan bahwa orang tersebut keluar dari golongan Ahlussunnah wal Jama’ah.

Pada zaman saat ini, banyak saudara semuslim yang terpecah-belah. Ada golongan yang keluar dari golongan Ahlussunnah wal Jama’ah, ada golongan yang tidak mementingkan syari’at Nabi Muhammad Saw.

Maka dari itu, Imam Junaid Al-Baghdadi seorang imam Ahlussunnah wal Jama’ah berkata sudah semestinya seorang muslim mengikatkannya dalam kehidupan sehari-harinya kepada Al’Qur’an dan sunah (hadis Rasulullah). Selaras dengan itu, Al-Imam Al-Ghazalie juga menjelaskan betapa pentingnya seseorang mengawali langkahnya dengan menyempurnakan syari’at.

Ada juga ulama yang mengilustrasikan syari’at sebagai bahtera, tarekat sebagai lautan, dan hakikat sebagai mutiara. Sederhananya, seseorang tidak akan menemukan mutiara kecuali di dasar laut, dan ia tidak akan bisa sampai ke laut kecuali dengan bahtera.

Dari sini dapat kita pahami bahwa bagaimana seseorang bisa dianggap sampai kepada Allah Swt. jika syariat-syariat Allah Swt. dilanggar? Maka dari itu kita sebagai umat muslim harus memiliki lima identitas dalam beraqidah sebagai tolok ukur keselamatan manusia di dunia dan di akhirat seperti yang diajarkan oleh guru kita Buya Yahya. Kelima identitas itu adalah; 1) Islam; 2) Ahlussunnah wal Jama’ah; 3) Asy’ariyah/Maturidiyah (mengikuti Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi); 4) Sufiyah; 5) Bermadzhab (mengikuti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’ie, dan Imam Ahmad bin Hanbal dalam bidang fiqih).

Semoga kita semua senantiasa digolongkan kepada orang-orang yang memegang teguh syariat Allah Swt. Amin.

 

Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin

Refrensi:

  1. Terjemah Maraqi Al-Ubudiyah Syarah Bidayatul Hidayah karangan Syekh Muhammad Nawawie Banten
  2. Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Mengenal dan Mengkaji Nafsu Muthmainnah
9 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai manusia biasa yang punya banyak kekhilafan dan kekurangan, kita tentu sering bertolak belakang dengan hawa nafsu serta... selengkapnya

Menyoal Cadar: Antara Syariat dan Budaya
26 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Isu mengenai cadar selalu menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan, terlebih bagi anak-anak muda yang baru mengetahui... selengkapnya

Menyulam Pahala dalam Setiap Masakan
22 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tahukah kamu bahwa setiap aktivitas sehari-hari bisa menjadi ladang pahala, termasuk memasak? Allah Swt memberikan banyak kesempatan... selengkapnya

Buya Yahya Memberikan Peringatan Agar Hati-Hati di Bulan Syawal
22 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadan, kemudian kita masuk pada bulan Syawal. Ramadan sering disebut sebagai bulan... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)
23 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali... selengkapnya

(Teks Khutbah Jumat) Kekuatan Iman dan Cinta
23 Juli 2026

Di antara kesempurnaan pada diri manusia yaitu Allah memberikan anugerah berupa akal dan hati. Dengan akal, manusia mampu berpikir, merenung,... selengkapnya

Launching Buku: Oase Iman “Refleksi Problematika Umat”
1 Oktober 2022

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kemeriahan rangkaian maulid dan silaturahmi akbar Al-Bahjah 1444 H kian terasa menjelang hari puncak, besok Ahad,02... selengkapnya

4 Tipe Manusia Saat Ditimpa Musibah, yang Terakhir Bikin Hati Tenang
12 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, musibah adalah bagian yang tidak bisa dihindari. Ada kalanya seseorang diuji dengan kehilangan, sakit, kesempitan rezeki,... selengkapnya

Tanda-Tanda Jodoh yang Cocok Menurut Al-Qur’an
22 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana tanda-tanda jodoh menurut Al-Qur’an? Apa yang membuat seseorang bisa disebut sebagai jodoh yang... selengkapnya

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: