● online
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (1)

MALU
Aku malu pada bulan
Yang terangnya meluluhlantahkan gelapnya hatiku
Aku malu pada bintang
Yang indah kemerlapnya tak seujung kuku pun ada padaku
Aku malu pada burung
Yang kicauannya jauh lebih riuh dari do’aku
Aku malu pada hujan
Yang rintikannya jauh lebih deras dari dzikirku
Kendatipun demikian
Kau tak pernah biarkan diri ini sendirian
Alih-alih diabaikan…
Kau justru memberiku banyak kesempatan dan harapan
Sungguh,
Betapa tak tahu diri jika aku tetap tuli
Pada hal-hal yang sudah digemakan oleh bumi
Betapa tak tahu diri jika aku tetap bisu
Pada hal-hal yang sudah berdatangan satu per satu
Aku tersadar dan mencoba kembali
Meniti jalan yang telah kulalui
Tertegun kusadarkan diri
Ada niat yang harus kubenahi
AKU
Yaa Rabbii…
Sungguh aku adalah seburuk-buruknya perilaku
Sungguh aku adalah sehina-hinanya sikap
Sungguh aku adalah sebodoh-bodohnya perbuatan
Betapa akal dan hati lekas dikuasai setan
Betapa lidah dan bibir lekas dipeluk hasutan
Yaa Rabbii…
Tiada sebaik-baik penolong melainkan Engkau
Tiada sebaik-baik naungan melainkan Engkau
Sungguh,
Aku berlindung di bawah perlindungan-Mu
Atas segala cela yang memeluk raga
Atas segala dosa yang memenuhi jiwa
Atas segala aib yang tak terhitung jumlahnya
Yaa Rabbii…
Tiada kekurangan penciptaan-Mu atasku,
Melainkan aku merusaknya dengan kekufuran
Tiada kekurangan Nikmat-Mu atasku
Melainkan mataku buta perihal iman
Yaa Rabbii…
Ampuni aku
Berkahi aku
Rahmati aku
Tuntun aku di jalan-Mu
Hingga di sisi-Mu lah kembalinya aku
JANNAH
Semahal apa pun parfum di sini,
Akan kalah telak oleh abadinya keharumanmu
Seindah apa pun musik di sini,
Tak pernah menyamai indahnya gemericik telagamu
Jannah…
Tiada kesempurnaan melainkan Dia yang membuatmu ada
Jannah…
Indah,
Sangat indah
Tidaklah kujumpai kata-kata sesal melainkan salam indah yang terdengar
Jannah…
Aku rindu
Kuharap Dia memberi rahmat untukku
Agar dapat kuteguk al-kautsar milikmu itu
Sungguh,
Jiwa ragaku ditakuti bayang-bayang ketidaktahuan
Mengenai di mana tempatku berpulang
Jannah,
Tak ada pengharapan paling agung
Selain mengharap hadirmu dalam rindu yang tak terbendung
Tap tip di pertengahan malam
Banyak orang mendambamu
Mereka berdo’a dengan syahdu
Tak jarang paginya mata mereka bengkak akan penuhnya rindu atasmu
Sedangkan aku?
Apalah aku,
Di saat mereka berlomba-lomba menghamba
Aku justru lelap terpengkur dalam balutan dosa
Yaa Rabbii…
Kuberanikan diri memohon ampun
Atas segala dosa-dosa yang tak terhimpun
Yaa Rabbii…
Aku ingin
Sangat ingin
Menjadi penduduk jannah-Mu
Dan bertetanggaan dengan kekasih mulia-Mu
Yaa Rabbii…
Ampuni aku…
Ridhoi aku…
Penulis: Nur Aliyatul Hasanah beralamat di Sindang Laut Cirebon Timur
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (1)
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Seorang penulis hendaknya memperhatikan daya baca pembaca sasarannya. Dalam hal ini penulis harus menempatkan diri sebagai... selengkapnya
Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada beberapa kajian keagamaan yang sering bersileweran di media sosial, banyak di antaranya memberikan informasi mengenai kejadian-kejadian mengerikan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang berpikir bahwa musibah yang terjadi merupakan sebuah azab yang diturunkan oleh Allah Suhanallahu wa Ta’ala,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memasuki awal tahun, banyak orang memulai lembaran baru dengan semangat “hijrah” yang menggelora. Tentu, sebagai sesama Muslim, kita... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita mungkin pernah mendengar kalau di balik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita juga tahu kalau... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Memasuki bulan Maulid tahun 1445 Hijriah ini, semangat merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw semakin memuncak di... selengkapnya
Judul Buku: Fiqih Qurban Penulis: BuyaYahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Tebal Buku: ix+82 halaman Buku Fiqih Qurban Karya Buya Yahya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, banyak di antara kita yang memiliki utang, baik kepada individu maupun lembaga. Latar belakang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700
Saat ini belum tersedia komentar.