● online
Heboh! Gurun Tandus Di Arab Menghijau Disebut Pertanda Kiamat, Begini Penjelasan Buya Yahya

Pustaka Al-Bahjah – Pengguna media sosial dihebohkan dengan fenomena alam yang terjadi di Arab Saudi. Pasalnya, negeri yang terkenal dengan gurun tandusnya tersebut mendadak menjadi hijau. Padahal pemandangan tersebut tidak biasa terjadi di Negeri Penghasil Minyak Bumi terbesar di dunia tersebut.
Menghijaunya Arab Saudi tersebut menuai berbagai komentar nyeleneh dari warganet. Ada yang mengagumi dan takjub atas pesona dari pemandangan tersebut, serta tak sedikit yang menghebohkannya karena dikaitkan dengan tanda-tanda akan terjadinya kiamat. Postingan-postingan mereka memperlihatkan sebuah foto daratan Arab yang membentang hijau seraya menuliskan hadis tentang tanda akan terjadinya kiamat tersebut.
Hadis yang dikaitkan mereka tentang salah satu tanda akan terjadinya kiamat tersebut yakni hadis yang diiriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwasanya Nabi Muhammad Saw pada suatu waktu bersabda, “Hari kiamat tidak berlaku hingga tanah Arab menjadi subur makmur kembali dengan padang-padang rumput dan sungai-sungai.” (HR Muslim)

Sumber Gambar: Al-Bahjah TV
Hebohnya akan fenomena tersebut kemudian menjadi pertanyaan yang diajukan oleh salah satu jamaah, pada hari Ahad (15/01/2023) dalam majelis Al-Bahjah yang rutin dilaksanakan setiap Sabtu dan Ahad pagi di LPD Al-Bahjah, Cirebon. Buya Yahya menanggapi, bahwa hari kiamat akan tiba dengan sebuah tanda-tanda itu memang benar adanya, tetapi jika sampai menimbulkan kehebohan yang berlebih, apalagi kehebohannya sampai melalaikan terhadap apa yang seharusnya lebih penting kita perhatikan.
“Apakah kita sudah siap menghadapi kematian di mana kematian tersebut merupakan kiamat kita sendiri? Dengan iman, taqwa, meminta maaf kepada sanak saudara, menjauhi kedzaliman, berhenti berbuat dosa, dan seterusnya. Itu yang lebih penting untuk kita hadirkan, bukan kita heboh urusan itu.”
Kehebohan tersebut harus kita sikapi dengan bijak dan penuh kesadaran, bahwa tidak hanya mengenai menghijaunya Negeri Arab semata yang dapat mengingatkan kita akan hari kiamat, tetapi kedzaliman-kedzaliman yang setiap hari ada dan dekat dengan kita pun mesti kita sadari serta mengingatkan kita pada hari kiamat. Sebagaimana yang kemudian Buya Yahya sampaikan.
“Sebenarnya ini hanyalah kepiawaian orang untuk mengangkat topik tersebut agar menjadi viral saja, kalau kita sadari ada anak kurang ajar sama ibu, suami membunuh isteri, dan seterusnya itu termasuk tanda-tanda kecil kiamat sugra.”
Ada pun mengenai terjadinya kiamat kubra, tidak harus dikhawatiran kapan waktunya. Kita sebagai orang beriman cukup menyakininya dan terus meningkatkan keimanan kita. Menyakini akan terjadinya kiamat berarti menyadari penuh akan bekal yang harus dipersiapkan selama di dunia ini dengan melakukan amal-amal kebaikan.
“Hari kiamat adalah suatu hari yang harus kita yakini akan tiba, hanya sebatas itu, yakin! Adapun waktunya telah Allah sembunyikan. Tidak usah mikir-mikir kiamat hancurnya semesta kapan akan terjadi, yang terpenting adalah memikirkan kiamatmu sudah jelas akan tiba. Kita semuanya akan mati. Ayo siap-siap, besok mati, besok kiamat sugro, kiamat kita akan tiba… Ayo kita siapkan diri untuk kiamatkita sendiri, dengan amal-amal kita. Itu yang terpenting.”

Selain pentingnya kesadaran akan hari kiamat tersebut, baik kiamat kubra (besar) maupun kiamat sugra (kecil) seperti halnya kematian kita. Menghijaunya beberapa wilayah di Arab Saudi harus dilihat dalam beberapa aspek. Salah satunya menurut pendapat ahli. Beberapa ahli di antaranya menyebutkan, fenomena tersebut terjadi karena curah hujan di Arab Saudi yang cukup tinggi pada bulan awal bulan Januari. Curah hujan itu terjadi hampir terus-menerus dalam durasi panjang. Akibatnya, beberapa daerah di Arab Saudi mengalami kesuburan yang cukup drastis. Alhasil lanskap dan lembah Dua Kota Suci menjadi hijau di tengah pasokan air hujan yang terus menerus. Namun, diperkirakan lanskap akan kembali tandus kembali setelah musim hujan reda.
Dari uraian di atas, ada benang merah yang dapat kita simpulkan dan menjadi pegangan, bahwa menghijaunya tanah Arab tidak semata-mata menjadi tanda mutlak kiamat akan terjadi. Fenomena tersebut justru harus mengantarkan kita untuk semakin sadar dan senantiasa meningkatkan keimanan.
Wallahua’lam bisshawab.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tags: Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, Tanda-tanda Kiamat Gurun Menghijau
Heboh! Gurun Tandus Di Arab Menghijau Disebut Pertanda Kiamat, Begini Penjelasan Buya Yahya
Lima Tiang Ada lima tiang Tiang itu berdiri kokoh Kokoh karena selalu dijaga Dijaga dan dilestarikan Tiang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menghadapi perasaan ragu-ragu atau waswas saat melaksanakan shalat, terutama terkait najis seperti air kencing, sering kali menjadi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keistimewaan bagi umat Islam di pelbagai belahan penjuru bumi karena setiap amalan ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Siapa yang tidak mengenal kucing? Hewan yang satu ini terkenal menggemaskan dan menjadi salah satu hewan favorit... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Fenomena stres dan depresi bukanlah hal baru dalam kehidupan manusia. Namun pada zaman modern dengan tekanan hidup yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sabar dan syukur merupakan dua kata yang umum diucapkan, namun pada hakikatnya sangat sulit untuk dipraktikkan. Lisan... selengkapnya
Tuhanku, Adakah Rencana Lain? Tuhanku, adakah ini kisah yang Kau tulis di langit? Saat langkah lain melesat, aku diam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 dan surat Al-Hijr ayat 27 diterangkan, bahwa jin merupakan makhluk yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjelang hari raya, sering kita jumpai praktik penukaran uang baru di tempat-tempat tertentu. Banyak orang menukarkan uang dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rubath Nurul Musthofa menyambangi Pondok Pesantren Al-Bahjah pada Kamis 19 Dzulhijjah 1444 H atau bertepatan dengan... selengkapnya
Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.