Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi

Diposting pada 25 Februari 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 163 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lingkungan yang baik dan nyaman merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap orang. Apalagi di tempat tersebut sambil melakukan aktivitas harian seperti bekerja, belajar, dan lainnya. Lingkungan yang nyaman tersebut bisa tercipta karena terdapat ketenangan di dalam hati. Dan memiliki ketenangan hati bisa didapatkan dari sebuah lingkungan yang disebut pondok pesantren.

Pondok pesantren merupakan tempat santri/wasiat Nabi menimba ilmu dunia untuk bekal akhirat. Siang dan malam mereka senantiasa mempelajari dan mengamalkan ilmu yang dibawa serta diajarkan oleh Baginda Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Di dalamnya penuh keberkahan dari para santri yang mengaji kitab dan membaca/murajaah Al-Qur’an. Oleh karena itu, orang-orang yang bekerja/berjuang di dalamnya tentulah sangatlah beruntung. Sebab pekerjaan yang dilakukannya bernilai pahala. Tujuannya hanya semata mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan syafaat Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Setiap kebaikan yang dilakukan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir untuk dirinya, kedua orang tuanya, dan keturunannya.

Selain itu, secara langsung seorang pejuang bisa ikut mengaji kepada seorang Murobbi (guru). Mendapat pemahaman dari guru yang ilmunya bersanad dari guru-guru sebelumnya hingga sampai kepada Baginda Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasalam.  Kekayaan ilmu yang dimiliki oleh seorang mursyid diyakini sebagai jalan keselamatan (wasilah) bagi murid-muridnya yang ikhlas dan ridha dalam berjuang. Ilmu (agama) itu jugalah yang diturunkan kepada para santri untuk diteladani. Para pejuang yang mengerti tentang arti Syafaat akan berlomba-lomba mengabdi semaksimal mungkin kepada gurunya dan para santri.

Terdapat sebuah kutipan Mutiara Hikmah dari Guru Mulia Buya Yahya yang berbunyi, “Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi”. Kutipan tersebut memiliki makna yang sangat dalam sekaligus menjadi peringatan kepada orang-orang yang berada di sebuah lingkungan yang serba berkecukupan ilmu. Bagaimana tidak, seseorang yang berada di lingkungan pesantren akan menerima limpahan ilmu dari seorang mursyid. Tentunya dengan catatan adanya niat yang lurus dan semangat dalam mendapatkan ilmu tersebut. Sebaliknya, istilah “Ayam Mati di Lumbung Padi” akan dialami oleh seseorang (yang menderita dan merugi,) karena rasa malas, tidak bersyukur, atau tidak tahu cara memanfaatkan kondisi. Padahal di tempat tersebut ia sedang berada di sebuah lumbung ilmu dan lumbung kebaikan.

Seorang pejuang hendaknya mengambil kesempatan sebanyak mungkin dari tempat mereka mencari nafkah dan mendapatkan keberkahan dari gurunya dengan cara giat dalam menghadiri kajian/majelis gurunya. Berkhidmah dengan maksimal kepada para santri, baik dalam bentuk transfer ilmu dan juga suri teladan dalam bentuk tindak tutur yang baik. Jangan sampai seorang pejuang menjadi “Ayam Mati di Lumbung Padi”. Berada di tempat yang penuh dengan keberkahan. Namun tidak bisa mengambil kesempatan karena rasa ego, angkuh, malas, atau sombong yang ada di dalam hatinya.

Oleh karena itu, segala kekotoran hati harus segera dibersihkan dalam diri. Berada di lingkungan pesantren seharusnya mendapat pahala dan ridha Allah, bukan mendapat dosa. Ambil kesempatan berkhidmah kepada guru dan kepada santri dengan maksimal dengan penuh keyakinan, bahwa suatu saat akan tiba hari pembalasan dan penghitungan amal, kita akan mendapatkan balasan dari kebaikan yang kita berikan. Semoga Allah mudahkan kita dalam melakukan amal jariyah yang kelak mengalir ke akhirat. Amin.

 

Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
AWAL KU MENGENALMU
16 Maret 2024

  Tak pernah terbayangkan namamu sejak awal diingatanku, Tak pernah sedikit pun terbesit sosokmu di dalam pikiranku, Karena nama dan... selengkapnya

Perihal Toleransi dan Permohonan Doa Lintas Agama
26 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam konteks masyarakat plural seperti Indonesia, diskusi mengenai batas toleransi dalam hubungan antaragama terus menjadi perhatian akademik, teologis,... selengkapnya

Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren, Rubath Nurul Musthofa Sambangi LPD-Al-Bahjah
10 Juli 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rubath Nurul Musthofa menyambangi Pondok Pesantren Al-Bahjah pada Kamis 19 Dzulhijjah 1444 H atau bertepatan dengan... selengkapnya

Mari Hadiri dan Syiarkanlah Maulid Akbar dan Peresmian Al-Bahjah Binangkit Tasikmalaya
27 Oktober 2022

Dalam rangka mewujudkan visi Al-Bahjah untuk membangun masyarakat berakhlak mulia, bersendikan Al-Qur’an dan Sunnah, LPD Al-Bahjah terus melebarkan sayap perjuangan... selengkapnya

(Cerpen) Di Antara Titik dan Koma
17 Januari 2026

HUJAN turun pelan sejak sore, seperti sengaja menunda reda. Tidak deras, tidak pula berhenti. Butirannya jatuh satu-satu di atas atap... selengkapnya

Masyaallah, Ditengah Guyuran Hujan Deras, Para Jamaah Aceh Tetap Antusias Hadiri Majelis Buya Yahya
15 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tabligh Akbar dalam rangkaian Safari Dakwah Buya Yahya di Aceh, Selasa 20 Jumadil Ula 1444 H/13... selengkapnya

Cara Memakai Cincin Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad Saw
26 November 2024

Salah satu bentuk kesunahan yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan cincin. Tidak hanya sebagai perhiasan dan alat... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah
18 September 2024

  Dzikrullah Luasnya bumi terhampar Indahnya langit terbentang Megahnya pegunungan kokoh ditinggikan Matahari pun dihangatkan   Apalagi yang perlu diragukan?... selengkapnya

Mengaplikasikan Makna Transendental Al-Qur’an bagi Pemuda pada Era Digital
29 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi berbagai macam persoalan yang dialami manusia. Baik itu berupa masalah kehidupan,... selengkapnya

Inilah 6 Golongan yang Kekal di Neraka
3 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Neraka adalah tempat kesengsaraan yang digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai balasan bagi orang-orang yang berdosa. Penghuni neraka ini... selengkapnya

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: