● online
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita
- RAMADHANIAT
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Lahir Sampai Diutus
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Isra Mi'raj Sampai W
- Oase Iman - Refleksi Problematika Umat
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Kekhalifahan, Keluarga Na
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA
- النجاح في تكملة المفتاح
Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lingkungan yang baik dan nyaman merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap orang. Apalagi di tempat tersebut sambil melakukan aktivitas harian seperti bekerja, belajar, dan lainnya. Lingkungan yang nyaman tersebut bisa tercipta karena terdapat ketenangan di dalam hati. Dan memiliki ketenangan hati bisa didapatkan dari sebuah lingkungan yang disebut pondok pesantren.
Pondok pesantren merupakan tempat santri/wasiat Nabi menimba ilmu dunia untuk bekal akhirat. Siang dan malam mereka senantiasa mempelajari dan mengamalkan ilmu yang dibawa serta diajarkan oleh Baginda Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Di dalamnya penuh keberkahan dari para santri yang mengaji kitab dan membaca/murajaah Al-Qur’an. Oleh karena itu, orang-orang yang bekerja/berjuang di dalamnya tentulah sangatlah beruntung. Sebab pekerjaan yang dilakukannya bernilai pahala. Tujuannya hanya semata mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan syafaat Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Setiap kebaikan yang dilakukan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir untuk dirinya, kedua orang tuanya, dan keturunannya.
Selain itu, secara langsung seorang pejuang bisa ikut mengaji kepada seorang Murobbi (guru). Mendapat pemahaman dari guru yang ilmunya bersanad dari guru-guru sebelumnya hingga sampai kepada Baginda Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Kekayaan ilmu yang dimiliki oleh seorang mursyid diyakini sebagai jalan keselamatan (wasilah) bagi murid-muridnya yang ikhlas dan ridha dalam berjuang. Ilmu (agama) itu jugalah yang diturunkan kepada para santri untuk diteladani. Para pejuang yang mengerti tentang arti Syafaat akan berlomba-lomba mengabdi semaksimal mungkin kepada gurunya dan para santri.
Terdapat sebuah kutipan Mutiara Hikmah dari Guru Mulia Buya Yahya yang berbunyi, “Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi”. Kutipan tersebut memiliki makna yang sangat dalam sekaligus menjadi peringatan kepada orang-orang yang berada di sebuah lingkungan yang serba berkecukupan ilmu. Bagaimana tidak, seseorang yang berada di lingkungan pesantren akan menerima limpahan ilmu dari seorang mursyid. Tentunya dengan catatan adanya niat yang lurus dan semangat dalam mendapatkan ilmu tersebut. Sebaliknya, istilah “Ayam Mati di Lumbung Padi” akan dialami oleh seseorang (yang menderita dan merugi,) karena rasa malas, tidak bersyukur, atau tidak tahu cara memanfaatkan kondisi. Padahal di tempat tersebut ia sedang berada di sebuah lumbung ilmu dan lumbung kebaikan.
Seorang pejuang hendaknya mengambil kesempatan sebanyak mungkin dari tempat mereka mencari nafkah dan mendapatkan keberkahan dari gurunya dengan cara giat dalam menghadiri kajian/majelis gurunya. Berkhidmah dengan maksimal kepada para santri, baik dalam bentuk transfer ilmu dan juga suri teladan dalam bentuk tindak tutur yang baik. Jangan sampai seorang pejuang menjadi “Ayam Mati di Lumbung Padi”. Berada di tempat yang penuh dengan keberkahan. Namun tidak bisa mengambil kesempatan karena rasa ego, angkuh, malas, atau sombong yang ada di dalam hatinya.
Oleh karena itu, segala kekotoran hati harus segera dibersihkan dalam diri. Berada di lingkungan pesantren seharusnya mendapat pahala dan ridha Allah, bukan mendapat dosa. Ambil kesempatan berkhidmah kepada guru dan kepada santri dengan maksimal dengan penuh keyakinan, bahwa suatu saat akan tiba hari pembalasan dan penghitungan amal, kita akan mendapatkan balasan dari kebaikan yang kita berikan. Semoga Allah mudahkan kita dalam melakukan amal jariyah yang kelak mengalir ke akhirat. Amin.
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Baru-baru ini aktivitas “cek khodam” ramai di media sosial, khususnya di live TikTok dan Instagram. Pengguna media... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada setiap masa terdapat orang dengan karakter dan sifat khasnya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ada pendapat yang mengatakan bahwa manusia pada dasarnya buruk sehingga dibutuhkan sejumlah syarat tertentu untuk mengubah keadaan alami... selengkapnya
Pada tahun-tahun tertentu, kita menemukan hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan apakah melaksanakan shalat Jumat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pulau Kalimantan menjadi tujuan safari dakwah Buya Yahya selanjutnya setelah sebelumnya Buya melakukan safari dakwah di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita dianjurkan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan di sebagian waktu dengan melakukan amalan kebaikan di waktu tersebut.... selengkapnya
Judul Buku : Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan dan Saat Macet Penulis : Buya Yahya Penerbit : Pustaka Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya
Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000
Saat ini belum tersedia komentar.