● online
Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)

(Bagian terakhir dari dua tulisan)
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dengan semakin gencarnya arus informasi di media sosial, Muslimah harus melek literasi. Pandai dalam memilah dan memilih informasi mana yang akurat dan bermanfaat, serta yang utama adalah sesuai dengan syariat. Banyak dari Muslimah yang sekadar mengikuti tren yang viral padahal membahayakan aqidah.
Jangan sampai media sosial hanya sebagai hiburan yang melenakan hingga melalaikan kewajiban. Sebagai ikhtiar, Muslimah bisa membuat jadwal kapan menggunakan media sosial dan kapan berpuasa untuk meninggalkan dahulu media sosial. Porsi bersama Al-Qur’an semestinya lebih diperbanyak daripada bersama dengan media sosial.
Benteng Kedua: Konsep Tradisional, Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Muslimah tidak dapat berjuang sendirian di tengah zaman yang arus perkembangannya semakin deras ini. Muslimah juga membutuhkan lingkungan yang mendukung sebagai benteng pertahanan. Lingkungan yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar adalah benteng sekaligus sistem hidup yang dibutuhkannya. Misalnya, saling berlomba membuat konten kebaikan, saling menebarkan ilmu, atau juga saling berkomentar mengingatkan jika ada yang tidak sesuai syariat. Indahnya jika nuansa dalam bermedia sosial seperti ini. Muslimah terjaga, pandangan laki-laki dapat terjaga, kekerasan juga kemaksiatan pun dapat terminimalisir.
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَلَوْءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرَهُمُ الْفَاسِقُونَ
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”. (QS. Ali Imron/3 :110)
Tidaklah mudah memang ber-amar ma’ruf nahi munkar di tengah zaman seperti saat ini. Akan tetapi bukan berarti tidak bisa, selagi kesadaran itu masih ada, maka lingkungan yang masih menjaga tradisi konservatif terhadap nilai-nilai baik akan terus tumbuh, termasuk andilnya pihak yang memiliki otoritas. Peran negara sangat menentukan kokohnya benteng-benteng bagi Muslimah secara khusus dan umumnya bagi para perempuan. Negara harus andil besar di dalam regulasi penggunaan media sosial dan penerapan sanksi hukum bagi yang para pelaku kejahatan media sosial.
Negara maju seperti Singapura dan Korea begitu perhatian terhadap penggunaan media sosial. Hukuman yang dijatuhkan juga tidak setengah-setengah. Masyarakatnya menjadi jera dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Seharusnya, negeri dengan mayoritas Muslim lebih dari itu. Sebab ketaatan kepada Allah menjadi landasannya bukan sekadar rasa kemanusiaan atau kebaikan yang seremonial. Di dalam syariat Islam itu semua sudah sangat lengkap. Persoalannya adalah tinggal menerapkannya dalam bingkai kebhinekaan ini.
Butuh perjuangan besar untuk mengedukasi masyarakat dan pemangku kebijakan agar tercipta gelombang kesadaran untuk senantiasa menghiasi diri dengan syariat yang Allah berikan. Oleh karena itu, peran Muslimah pun dibutuhkan untuk hadir di tengah masyarakat dengan apa pun potensi yang dimiliki, baik dengan lisan, tulisan, ataupun konten yang sarat perjuangan.
Khatimah
Semua ikhtiar di atas adalah cara agar Muslimah merasa aman dan nyaman dalam bermedia sosial. Dua benteng yang bersinergi tersebut insyaallah akan menemukan jalannya untuk menyelematkan Muslimah dari dekapan media sosial yang membahayakan. Sebaliknya, media sosial akan menjadi alat bagi Muslimah untuk meluaskan ajaran Islam yang menebarkan rahmat untuk seluruh alam.
Penulis: Naila Dhofarina Noor
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)
Cirebon, Pustaka Al-Bahjah News-Petugas Keamanan LPD AL-Bahjah Cirebon Menutup Jalan untuk Sementara Waktu pada Saat Shalat Berjamaah Sedang Berlangsung di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saudaraku sekalian, sebagai orang yang beriman kita telah mengenal rukun Islam dan rukun iman yang telah masyhur.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keutamaan bulan Ramadan benar adanya. Banyak hadis-hadis Nabi, kisah orang-orang saleh, dan berbagai riwayat yang telah menyebutkannya.... selengkapnya
(Bagian terakhir dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dengan semakin gencarnya arus informasi di media sosial, Muslimah harus melek literasi. Pandai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita seringkali mendapatkan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang yang umumnya menimpa kaum perempuan.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Mendaki gunung merupakan aktivitas luar ruangan yang belakangan ini banyak diminati masyarakat Indonesia. Pada gunung-gunung tertentu, proses pendakian... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika mendengar kata ibadah, hal yang pertama kali terlintas dalam pikiran orang awam mungkin adalah suatu amalan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 dan surat Al-Hijr ayat 27 diterangkan, bahwa jin merupakan makhluk yang... selengkapnya
HUJAN turun pelan sejak sore, seperti sengaja menunda reda. Tidak deras, tidak pula berhenti. Butirannya jatuh satu-satu di atas atap... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Delapan puluh tahun lalu, bangsa ini mengucapkan kata paling sakral dalam sejarahnya: merdeka. Kata itu lahir dari rahim... selengkapnya
Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000
Saat ini belum tersedia komentar.