Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Tak Hanya Dibaca dan Dihafal, Hadirkanlah Hati untuk Mencintai Al-Qur’an

Tak Hanya Dibaca dan Dihafal, Hadirkanlah Hati untuk Mencintai Al-Qur’an

Diposting pada 19 Juni 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 662 kali / Kategori: ,

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam secara turun-temurun dalam bahasa Arab Fushah (baku dan resmi). Al-Qur’an merupakan firman Allah yang berisi pedoman hidup untuk umat Islam dari segala lini kehidupan yang di dalamnya mencangkup perintah, larangan, peringatan, pelajaran, kabar gembira, aturan, dan kisah-kisah teladan penuh hikmah dari para nabi, sahabat, orang saleh terdahulu.

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan batil).”(QS. Al-Baqarah: 185)

Membaca Al-Qur’an bernilai pahala. Bahkan ganjaran pahalanya dinilai per huruf. Begitu mudahnya untuk mendulang pahala bukan?

“Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘Alif Laam Miim’ satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf.”(HR. At-Tirmidzi, no. 2910-Hadis hasan sahih)

Pahala per hurufnya adalah 10 kebaikan. Maka bisa kita bayangkan ketika membaca selembar Al-Qur’an sudah berapa ayat yang kita baca? Berapa huruf di dalamnya? Berapa kebaikan yang Allah limpahkan kepada kita? Masyallah. Namun pernahkan kamu merasa hambar dalam membaca ataupun menghafalkan? Itu kenapa ya? Sempat mempertanyakan hal yang serupa tidak?

Sering membaca dan menghafalkan Al-Qur’an, tetapi hatinya tetap kering kerontang? Sering membaca dan menghafalkan Al-Qur’an, tetapi hanya sekadar rutinitas belaka? Sering membaca dan menghafalkan Al-Qur’an, tetapi tidak tergerak untuk mengamalkan isinya? Sering membaca dan menghafalkan Al-Qur’an tapi karena tuntutan kejar target gurunya atau disuruh orang tua?

Jika demikian maka sungguh sangat disayangkan. Padahal Al-Qur’an akan menjadi syafaat kita kelak di hari akhir. Sebagaimana Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.” (Imam Muslim, Shahih Muslim, Beirut: Dar Ihya’ Ihya’ al-Turats al-Arabi, tt, juz 1, hal. 553).

Akan tetapi, pernahkah kita bertanya apakah membaca dan menghafalnya saja tanpa menghadirkan kecintaan dalam mengamalkannya sudah cukup? Jawabanya adalah belum. Kita mestilah menyertainya dengan penuh rasa kecintaan.

Sebagai manusia normal, kita tentu punya rasa cinta. Tidak mungkin manusia tidak punya rasa cinta kecuali orang hilang akalnya, karena cinta adalah anugerah terindah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu, kecintaan menjadi fondasi keridhaan dan keikhlasan seseorang untuk membaktikan dirinya kepada suatu hal, termasuk dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an sebagai suatu ibadah.

Contoh lainnya seperti mencintai Nabi Muhammad dan Allah. Menghadirkan kecintaan kepada Nabi dan Allah adalah syarat beriman kepada Allah dan Rasul-Nya yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Beriman tanpa tumbuh rasa cinta maka hanya iman di mulut semata. Akhirnya iman karena cinta ini termanifestasi dalam ketaatan dan ketaqwaan, mengikuti ajaran, meneladani sunah-sunahnya Nabi, serta lainnya.

Mari cek, kegiatan apa yang kita cintai? Pasti ketika melakukan hal tersebut kita sangat menikmatinya. Ada rasa bahagia saat menjalaninya sampai lupa waktu. Benar bukan?  Begitulah kekuatan terbesar dari rasa cinta. Dengan cinta semua yang tampak jelek jadi cantik, semua yang tampak sulit jadi mudah, semua yang tampak berat menjadi ringan, semua yang terasa pahit jadi manis (nikmat). Cinta adalah kunci kebahagiaan. Melakukan segala sesuatu atas dasar cinta akan ada rasa kenikmatan dalam menjalaninya.

Dari sini kita menjadi paham bahwa penting sekali menghadirkan hati dan mencintai Al-Qur’an (karena Allah) sebelum, saat, maupun setelah membaca dan menghafalkannya. Ketika kita menghadirkan cinta saat mengamalkannya, setidaknya ada 6 manfaat yang tentu bernilai kebaikan yang bisa kita dapatkan:

  1. Di saat membaca Al-Qur’an terasa berat dilidah maka akan menjadi ringan.
  2. Kita akan mudah khusyuk membaca maupun menghafalkannya secara tartil (membaca dengan perlahan-lahan, tenang, jelas, dan memperhatikan kaidah tajwid).
  3. Kita akan merasa bahagia menjalani proses membaca dan menghafalkannya.
  4. Memotivasi kita untuk berlama-lama membacanya.
  5. Lebih mudah mengerti dalam memaknainya lalu tergerak mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Kita akan merasakan kenikmatan dan kesejukan di dalam hati sehingga menjadi obat penenang yang mujarab ketika kita mendapatkan sebuah masalah, kendala, atau musibah.

Semoga dengan ikhtiar kita selalu menghadirkan hati untuk mencintai Al-Qur’an di saat membaca maupun menghafalkannya dapat menghantarkan kita menjadi Mukmin sejati yang senantiasa meningkatkan kualitas ibadahnya. Selain itu, dengan menghadirkan cinta di hati dalam mengamalkan Al-Qur’an menjadi wasilah dalam menggapai ridhanya Allah Subhanu wa Ta’ala sehingga akhirnya Al-Qur’an benar-benar menjadi syafaat bagi kita semua kelak di hari akhir. Aamiin Allahumma Aamiin.

 

Penulis: Erna Septiana

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Tak Hanya Dibaca dan Dihafal, Hadirkanlah Hati untuk Mencintai Al-Qur’an

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Penyakit Hati Paling Berbahaya: Refleksi Filosofis atas Pesan Buya Yahya
11 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati dalam pandangan Islam, bukan hanya organ biologis, melainkan pusat kesadaran spiritual dan moral. Ia adalah cermin kehidupan... selengkapnya

Benarkah Menjadikan Pakaian Bekas sebagai Lap Bisa Menyempitkan Rezeki?
20 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebagian masyarakat, terdapat anggapan bahwa menggunakan pakaian bekas sebagai kain lap dapat menyempitkan rezeki. Di antaranya menyebutnya... selengkapnya

Haramkah Menulis dan Membaca Cerita Fiksi?
17 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah
18 September 2024

  Dzikrullah Luasnya bumi terhampar Indahnya langit terbentang Megahnya pegunungan kokoh ditinggikan Matahari pun dihangatkan   Apalagi yang perlu diragukan?... selengkapnya

Do’a Akhir Tahun Hijriah dan Do’a Awal Tahun Hijriah
18 Juli 2023

DO’A AKHIR TAHUN HIJRIAH & DO’A AWAL TAHUN HIJRIAH Semoga di tahun yang baru ini, kita semua selalu diberikan keberkahan... selengkapnya

2 Golongan Muslim Yang Tidak Akan Diberikan Pengampunan Saat Malam Nisfu Sya’ban
7 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam dimana amal kita diangkat kelangit. Pada malam ini satu hal yang... selengkapnya

Heboh! Gurun Tandus Di Arab Menghijau Disebut Pertanda Kiamat, Begini Penjelasan Buya Yahya
16 Januari 2023

Pustaka Al-Bahjah – Pengguna media sosial dihebohkan dengan fenomena alam yang terjadi di Arab Saudi. Pasalnya, negeri yang terkenal dengan... selengkapnya

Masih Punya Utang Puasa Namun Tidak Ingat Jumlahnya, Apa Yang Harus Dilakukan?
20 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat sekalian, puasa merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Siapa pun yang meninggalkan puasa... selengkapnya

Nabi Berbangga Terhadap Ummatnya: Pesan Buya Yahya untuk Para Pencinta Nabi
14 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Para pencinta Rasul terus menunjukkan semangat besar mereka dalam mencintai Nabi tercinta. Semangat mencintai Nabi Saw... selengkapnya

Kolaborasi dengan Musisi Hijrah, Buya Yahya Rilis Single Nasyid Terbaru ‘Lentera Kasih-Nya’, ini Liriknya
2 Januari 2022

  Pustaka Al-Bahjah–Dakwah merupakan tugas umat Baginda Nabi Saw. Semua orang mempunyai tugas untuk menyebarluaskan dakwah sesuai dengan keahlian serta... selengkapnya

Tak Hanya Dibaca dan Dihafal, Hadirkanlah Hati untuk Mencintai Al-Qur’an

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: