Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Meski Belum Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Amalan Ini Setara dengan Pahala Haji

Meski Belum Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Amalan Ini Setara dengan Pahala Haji

Diposting pada 14 Mei 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 813 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ibadah haji merupakan impian setiap Muslim. Setiap Muslim rindu untuk bisa berangkat haji. Sebab, ibadah haji itu merupakan bagian dari rukun Islam yang kelima dan jika kita melakukannya maka sempurnalah rukun Islam kita. Ibadah haji memiliki banyak keutamaan, salah satunya diampuni dosa-dosa yang pernah dilakukan selama hidupnya.

Terkadang kita hanya bisa mendengarkan cerita jamaah haji yang baru pulang dari tanah suci, atau menyaksikan suasana thawaf dan wukuf di Arafah melalui layar televisi, insyaaallah mereka mendapatkan pengampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lalu bagaimana dengan kita yang belum mampu berangkat ke tanah suci? Bisakah kita mendapatkan keutamaan layaknya ibadah haji?

Kita mempunyai Nabi yang sangat perhatian kepada umatnya. Mengetahui hal tersebut Nabi Muhammad Sallahu ‘Alaihi Wassalam pun gundah. Beliau ingin yang diampuni tidak hanya orang-orang yang sedang wukuf di Arafah saja. Dalam suatu kesempatan, seorang sahabat bertanya kepada beliau mengenai puasa Arafah. Lalu Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wassalam memberikan kabar gembira bagi seluruh umat di penjuru dunia yang belum bisa pergi haji. Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wassalam menjelaskan bahwa puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sebagaimana diriwayatkan:

عَنْ أَبِى قَتَادَةَ الأَنْصَارِىِّ رَضِىَ الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ … صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ …[رواه الجماعة إلا البخارى والترمذى]

“Dari Abu Qatadah (diriwayatkan) bahwa Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wassalam ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab: ‘(Puasa hari Arafah itu) menghapus dosa-dosa satu tahun lalu dan satu tahun yang akan datang…’” (HR Al-Bukhari dan At-Tirmidzi).

Dari hadis tersebut, kita dapat ambil hikmahnya bahwa ketika kita belum bisa wukuf di Arafah, namun ingin mendapatkan pengampunan yang sama seperti orang yang melakukan wukuf, maka berpuasalah. Puasa Arafah menjadi sebab diampuni dosa yang telah lalu dan dosa yang akan datang, maka dari itu jangan sampai kita tidak melakukan puasa Arafah.

Kita jangan sampai berkecil hati ketika belum mampu untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima, yaitu haji. Di samping itu merupakan panggilan khusus dari Allah Subhanu wa Ta’ala yang tidak semua orang bisa terpanggil meskipun ia mampu ataupun kurang dari segi finansial. Terdapat amalan-amalan yang pahalanya sama seperti orang yang melakukan ibadah haji dan umrah. Jika kita tidak mampu pergi haji, maka lakukanlah amalan ini.

Dari Anas bin Malik r. a. dia berkata, Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ، ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ، كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ . قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ (رواه الترمذي، رقم 586، وقال : حسن غريب . وصححه الألباني في ” السلسلة الصحيحة، رقم 3403)

“Siapa yang shalat Subuh secara berjamaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka baginya pahala bagaikan pahala haji dan umrah. Dia (Anas) berkata, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Sempurna, sempurna, sempurna’” (HR. Tirmizi)

 

Penulis: Moh. Minanur Rohman

Penyunting: Assyifa

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Meski Belum Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Amalan Ini Setara dengan Pahala Haji

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Kembali kepada Allah sebagai Solusi Depresi?
24 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Fenomena stres dan depresi bukanlah hal baru dalam kehidupan manusia. Namun pada zaman modern dengan tekanan hidup yang... selengkapnya

Cara Memakai Cincin Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad Saw
26 November 2024

Salah satu bentuk kesunahan yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan cincin. Tidak hanya sebagai perhiasan dan alat... selengkapnya

Halal Bihalal Santri Formal Al-Bahjah Pusat
19 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-15 Syawal 1446 H/Senin 14 April 2025 M – Liburan santri formal Al-Bahjah Pusat telah usai. Para santri... selengkapnya

Mempertahankan Silaturahmi yang Kian Memudar
19 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Silaturahmi merupakan salah satu amaliyah yang semakin sulit bahkan mulai ditinggalkan pada era high tech seperti sekarang... selengkapnya

Bolehkah Mengambil Air dari Sumur Masjid untuk Kebutuhan Pribadi?
4 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di beberapa desa, sering muncul perdebatan soal boleh tidaknya mengambil air dari sumur masjid untuk kepentingan pribadi, misalnya... selengkapnya

Bala Tentara Allah Datang di Saat yang Tepat (Cerpen)
4 Agustus 2024

Sang surya mulai menampakkan sinarnya pertanda hari mulai merangkak siang. Teguh duduk termangu di teras rumahnya. Matanya mendelik ke arah... selengkapnya

Bolehkah Mengucapkan Selamat Natal? Buya Yahya Menjawab
22 Desember 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Perbedaan sudah menjadi identitas masyarakat Indonesia. Ia juga bukan merupakan sesuatu yang buruk dan mesti dijelek-jelekkan.... selengkapnya

Dampak Judi Online dalam Perspektif Maqashid Syariah
12 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Judi atau yang dikenal sebagai maisir dalam konteks Islam, merupakan aktivitas yang dilarang keras karena dampaknya yang... selengkapnya

Shalat dalam Keadaan Mengantuk: Tetap Shalat atau Ditunda?
3 Oktober 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengantuk adalah sifat manusia yang dapat dialami oleh setiap orang. Rasa kantuk ini bisa disebabkan oleh berbagai... selengkapnya

Solusi Buya Yahya untuk Mengurangi Kasus Kekerasan dan Pelecehan pada Wanita
10 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada era sekarang ini, banyak sekali kasus kekerasan dan pelecehan yang menimpa kaum wanita, dimulai dari pemerkosaan,... selengkapnya

Meski Belum Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Amalan Ini Setara dengan Pahala Haji

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: